You cannot copy content of this page

Sertijab Camat Rawa Jitu Utara, Samijo Minta Dukungan

Category : Informasi

Serah terima jabatan (sertijab) Camat Rawa Jitu Utara dari Agung Subandara kepada camat yang baru Samijo dilaksanakan Sabtu (03/03/2018) di GOR Rawa Jitu Utara, Panggung Jaya dan disaksikan Bupati Mesuji Khamami dan Wakil Bupati Mesuji Saply. Selain itu, juga dilaksanakan pelantikan Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Raw Jitu Utara.

Dalam kesempatan itu, Samijo yang sebelumnya menjabat Sekretaris Camat Rawa Jitu Utara mengucapkan terima kasih atas amanah yang diberikan untuk menjabat Camat Rawa Jitu Utara. Untuk itu dia minta dukungan dari seluruh stakeholder untuk menjalankan tugas membangun Rawa Jitu Utara.

“Terima kasih saya ucapkan kepada Bapak Bupati atas kepercayaannya. Saya ucapkan terima kasih juga kepada Pak Agung atas ilmunya yang diberikan selama menjabat camat, saya rasa ini terlalu cepat kami berpisah. Saya mohon dukungan dari seluruh pihak untuk menjalankan amanah ini,” ujar Samijo.

Sementara itu, Agung Subandara mengucapkan selmaat kepada camat yang baru. Dia meyakini jika di bawah kepemimpinan camat yang baru ini, Kecamatan Rawa Jitu Utara akan maju.

“Kurang lebih empat bulan 10 hari saya menjabat Camat Rawa Jitu Utara, belum banyak yang mampu saya berikan. Sebuah kebanggaan bagi saya pernah diberikan kepercayaan menjadi camat, karena tidak semua PNS dapat memakai seragam PDUB,” ucap Agung Subandara yang kini menjabat Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Permukiman Kabupaten Mesuji.


Wabup Saply Buka Musrenbang Kecamatan Simpang Pematang

Category : Informasi

Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tingkat kecamatan merupakan wadah sekaligus proses perencanaan pembangunan dari bawah. Sebagai sebuah proses tahunan, Musrenbang berusaha menangkap aspirasi dan kebutuhan masyarakat sesuai dengan situasi, kondisi, dan perkembangan terkini.

Hal itu disampaikan Wakil Bupati Mesuji Saply pada acara pembukaan Musrenbang Kecamatan Simpang Pematang yang berlangsung di Balai Desa Rejo Binangun, Kamis (01/03/2018), sekaligus membuka rangkaian kegiatan Musrenbang Tingkat Kecamatan Tahun 2018. Hadir pada kesempatan itu, diantaranya Anggota DPRD Kabupaten Mesuji Suyadi, Asisten II Yudhi Santoso, Kepala Bappeda Sukarman, Camat Simpang Pematang Darwis, kepala OPD, serta para kepala desa, perangkat desa, BPD, dan tokoh masyarakat.

“Musrenbang Kecamatan ini merupakan kegiatan penting. Saya katakan demikian, karena kegiatan ini adalah bagian dari proses perencanaan pembangunan daerah Kabupaten Mesuji, setelah sebelumnya telah dilakukan Musrenbang pada tingkat desa,” ucapnya.

Kegiatan ini merupakan suatu proses penyaringan aspirasi masyarakat yang selanjutnya dijadikan sebagai bahan perencanaan pembangunan. Dengan demikian diharapkan pembangunan di Kabupaten Mesuji akan benar-benar mencerminkan partisipasi masyarakat. Musrenbang tingkat kecamatan merupakan forum perencanaan pembangunan bagi semua stakeholder dalam rangka penyusunan RKPD tahun anggaran 2019.

Disamping itu, Wabup Saply mengingatkan keterlibatan berbagai pihak dalam forum Musrenbang ini merupakan sesuatu yang mutlak dan selaras dengan semangat otonomi daerah dewasa ini. Ini berarti dari awal proses perencanaan dan pengambilan kebijakan publik masyarakat luas harus terlibat secara nyata sehingga produk kebijakan program kegiatan pembangunan selaras dengan aspirasi dan kebutuhan masyarakat.

“Oleh Karena itu saya berharap, agar kegiatan Musrenbang ini hendaknya diikuti dengan sungguh-sungguh, bukan hanya kegiatan seremonial saja, serta mampu menjaring aspirasi masyarakat pada tingkat kecamatan, sekaligus memadupadankan program antarsektor dan arah kebijakan pemerintah, serta aspirasi dari bawah, yang semuanya bermuara kepada penyempurnaan perencanaan pembangunan,” pungkasnya.


Wabup Mesuji Terima Kunjungan Reses DPRD Provinsi Lampung Dapil VI

Category : Informasi

Wakil Bupati Mesuji Saply mewakili Pemerintah Kabupaten Mesuji menerima kunjungan anggota DPRD Provinsi Lampung Daerah Pemilihan VI (Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat, dan Mesuji), Kamis (01/03/2018).

Kehadiran anggota dewan tersebut dalam rangka kegiatan reses untuk beraudiensi dengan jajaran Pemerintah Kabupaten Mesuji. Pada acara yang digelar di Aula Taman Kehati, Mekar Jaya Tampak hadir dalam kesempatan itu, diantaranya Ketua DPRD Provinsi Lampung Dedi Afrizal, Wakil Ketua Komisi V Haidir Bujung, anggota Komisi I Suprapto, dan anggota Komisi III Budi Yuhanda.

Wakil Bupati Saply menyambut baik dengan dilaksanakannya kegiatan ini. Menurutnya, selain mempererat silaturahmi dan memperkuat sinergitas antara Pemerintah Kabupaten Mesuji dan DPRD Provinsi Lampung.

“Dengan terciptanya sinergitas, saya yakin pembangunan di Kabupaten Mesuji dapat berjalan dengan maksimal dengan peran serta para Anggota DPRD Provinsi Lampung Dapil VI untuk dapat mendukung pembangunan Kabupaten Mesuji di tingkat Provinsi Lampung,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Saply juga memaparkan program-program Pemerintah Kabupaten Mesuji di tahun 2018. Dengan APBD sebesar Rp 886 Milyar dan merupakan salah satu yang terkecil di Provinsi Lampung digunakan untuk menjalankan program-program prioritas yang sangat menyentuh kepentingan masyarakat.

Dikatakannya pada tahun ini Pemkab Mesuji mengalokasikan dana Rp 24 milyar untuk Program Bantuan Perumahan Layak Huni (baperlahu) dengan dua macam bantuan, yakni bantuan bagi orang tua jompo yang tidak memiliki rumah dan tanah sebesar Rp 32 juta dan bantuan bagi rumah tangga sasaran yang memiliki material sebesar Rp 15 Juta. Selain itu, melalui Alokasi Dana Desa (ADD), Pemkab Mesuji akan membangun rumah desa yang diperuntukkan bagi rumah tangga tidak mampu dan tidak memiliki tempat tinggal.

Lanjutnya, jalan yang menjadi kewenangan Kabupaten Mesuji akan dibangun dengan rigid beton kurang lebih sepanjang 88 kilometer sampai tahap lean concrete yang dilaksanakan secara swakelola dengan menggandeng tenaga perencanaan dan konsultan dari Unila, UBL, dan Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) sesuai Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstrusi.

“Penyediaan material dilakukan oleh pihak ketiga, untuk proses job mix akan menggunakan alat berat milik Pemkab Mesuji, sedangkan pelaksanaannya menggunakan tenaga kerja masyarakat sekitar yang sudah terlatih secara padat karya (cash for work). Dan, masih banyak lagi program-program pro rakyat yang digulirkan pada tahun ini. Dengan keterbatasan APBD yang ada, Pemkab Mesuji terus berupaya melakukan inovasi di berbagai bidang, guna memaksimalkan pembangunan,” ucapnya.


21 Anggota PPK se-Mesuji untuk Pemilu 2019 Dilantik

Category : Informasi

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mesuji melantik 21 anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se-Kabupaten Mesuji dalam rangka Pemilihan Umum Tahun 2019. Pelantikan dilaksanakan di Aula Pemkab Mesuji, Brabasan, Selasa (27/02/2018) oleh Ketua KPU Kabupaten Mesuji Saipul Anwar dan disaksikan Wakil Bupati Mesuji Saply.

Dalam sambutannya, Saply berpesan kepada anggota PPK agar menjalankan tugas dan wewenang untuk membantu KPU kabupaten dalam melaksanakan seluruh tahapan penyelenggaraan pemilihan di tingkat kecamatan.

Dia juga minta kepada anggota PPK untuk aktif melakukan sosialisasi kepada masyarakat, sehingga bagi calon pemilih dapat memperoleh informasi secara gamblang dan dapat menggunakan haknya dengan baik dan benar, secara langsung, umum, bebas, dan rahasia.

“Saya berharap agar amanah yang telah diberikan kepada anggota PPK dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya dan penuh tanggung jawab, serta selalu menjunjung tinggi integritas dan menjaga netralitas,” ucapnya.

Selain melantik anggota PPK untuk Pemilu Tahun 2019, pada kesempatan yang sama KPU Kabupaten Mesuji juga melantik sembilan orang anggota PPK dan satu orang anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) pergantian antarwaktu (PAW) untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung Tahun 2018.


Sertijab, Taufiq Widodo Resmi Jabat Camat Panca Jaya

Category : Informasi

Taufiq Widodo resmi menjabat Camat Panca Jaya menggantikan camat sebelumnya, Tusman. Serah terima jabatan (sertijab) dilaksanakan di Halaman Balai Desa Fajar Baru, Kecamatan Panca Jaya dan disaksikan oleh Bupati Mesuji Khamami, Selasa (27/02/2018).

Dalam sambutannya, Tusman mengucapkan terima kasih diberi kepercayaan selama kurang lebih dua tahun, 7 bulan, 20 hari menjabat Camat Panca Jaya.

“Saya ucapkan terima kasih yang sebanyak-banyaknya kepada Bapak Bupati atas kepercayaan yang diberikan selama ini. Mohon maaf atas segala kekurangan selama menjabat. Ini akan menjadi kenangan dan sejarah bagi saya pribadi dan keluarga,” ucapnya.

Sementara itu, Camat Panca Jaya Taufiq Widodo mengaku siap untuk menjalankan amanah yang diberikan oleh Bupati Mesuji. Menurutnya, amanah ini menjadi ujian tersendiri baginya.

“Saya mohon dukungan dari seluruh jajaran forum koordinasi Kecamatan Panca Jaya, serta akan dalam menjalankan tugas berpedoman pada peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ujarnya.

Bupati Khamami dalam kesempatan itu, berpesan kepada Camat Panca Jaya yang baru agar dapat meneruskan camat yang lama, yang sudah bagus agar ditingkatkan dan yang masih belum baik agar dibenahi kedepan, serta agar rajin berkoordinasi dengan pemerintah daerah.

“Saya kasih target enam bulan, Kecamatan Panca Jaya harus lebih baik dari saat ini, harus ada perubahan. Jika tidak ada perubahan akan saya ganti, karena dia (Taufiq-red) ini sudah faham betul dengan program-program yang dijalankan Pemkab Mesuji. Saya tidak main-main dalam menempatkan ASN,” tegasnya.


Pemkab Mesuji Usulkan Sertifikasi 3.036 Bidang Tanah

Category : Informasi

Pemerintah Kabupaten Mesuji mengusulkan sebanyak 3.036 bidang tanah untuk mendapatkan sertifikat. Usulan tersebut telah disampaikan kepada Badan Pertanahan Nasional (BPN) Tulang Bawang untuk diikutsertakan dalam Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dari Pemerintah.

Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) Pemkab Mesuji, Gunarso mengatakan dari usulan yang disampaikan merupakan usulan dari camat dan kepala desa, dan disampaikan kepada BPN melalui Bagian Tapem. Lanjutnya, dari usulan yang disampaikan yang terbanyak adalah Desa Sungai Cambai, Kecamatan Mesuji Timur sebanyak 300 bidang tanah.

Selama ini proses sertifikasi mengalami hambatan karena BPN Tulang Bawang melayani tiga kabupaten sekaligus dan personel yang terbatas sehingga penerbitan sertifikat tanah dilakukan berdasarkan dengan skala prioritas. Diharapkan tahun ini, BPN Mesuji sudah dapat beroperasi penuh sehingga dalam proses sertifikasi tanah dapat diselesaikan lebih cepat.

“Selain usulan sertifikasi 3.036 bidang tanah melalui program PTSL, Mesuji mendapat jatah sertifikasi 200 bidang tanah bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui usulan dari dinas terkait. Jika dimungkinkan, rencananya penyerahan sertifikat akan dilakukan oleh Presiden Joko Widodo berbarengan dengan peresmian Jalan Tol Trans Sumatera di Mesuji. Tahun 2018 ini, Pemerintah menargetkan penerbitan sebanyak tujuh juta sertifikat tanah secara nasional,” jelasnya.


Bupati Khamami Inginkan Saluran Irigasi Ditangani secara Swakelola

Category : Informasi

Bupati Mesuji Khamami melakukan pemaparan kondisi saluran irigasi, rawa, dan sungai Kabupaten Mesuji di Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PU-Pera) di Jakarta, Rabu (21/02/2018). Pemaparan tersebut dalam rangka tindak lanjut atas instruksi Presiden Joko Widodo saat kunjungan kerjanya di Kabupaten Mesuji pada 21 Januari 2018 lalu. Hadir dalam kesempatan itu, Direktur Irigasi dan Rawa Mochammad Mazid.

Ada beberapa hal yang diharapkan dalam kesempatan itu, diantaranya normalisasi Sungai Buaya dan Sungai Mesuji, pembangunan dan rehabilitasi tanggul penangkis, pembangunan pintu air di muara saluran primer, normalisasi saluran primer, sekunder, dan tersier sampai penanganan saluran beton, Pembangunan dan rehabilitasi pintu air, serta penanganan abrasi di unit II di Desa Sidang Iso Mukti dan Sidang Sido Rahayu.

“Kami berharap penanganan saluran irigasi di Mesuji dapat dikerjakan secara swakelola. Selain menghemat anggaran, hasil yang diharapkan juga dapat maksimal. Untuk itu, saya mohon kepada Kementerian PU-PR agar memaksimalkan bantuan yang ada berupa alat-alat berat. Usulan dari kami juga disambut baik oleh Pak Menteri,” ujarnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Mesuji Najmul Fikri yang ikut serta mendampingi, berharap dengan pembangunan saluran irigasi tersebut berdampak pada peningkatan produksi pertanian di Kabupaten Mesuji guna mendukung kedaulatan pangan di Indonesia.

“Selain itu, dengan berfungsinya saluran irigasi, rawa, dan sungai diharapkan kejadian banjir yang melanda beberapa area permukiman dan lahan pertanian di Mesuji dapat diatasi,” ucapnya.


Tingkatkan Kesejahteraan Petani, Pemkab Mesuji Wajibkan PNS Beli Beras Lokal

Category : Informasi

Pemerintah Kabupaten Mesuji membuat terobosan untuk menyejahterakan para petani di daerahnya. Melalui surat edaran nomor: 04/IV.01/MSJ/2018, Bupati Mesuji Khamami mewajibkan para pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungannya untuk membeli dan mengkonsumsi beras lokal produksi petani Mesuji.

Bupati Khamami mengatakan edaran tersebut dilakukannya dalam rangka menjaga kestabilan harga beras di Kabupaten Mesuji, meningkatkan kesejahteraan petani, dan mendukung daya saing produk lokal Mesuji.

Selain PNS, himbauan tersebut juga diperuntukkan bagi pimpinan/anggota DPRD, kepala sekolah, guru, puskesmas, kepala desa, BPD, perangkat desa, dan staf non PNS se-Kabupaten Mesuji. Seperti diketahui, di Kabupaten Mesuji terdapat 2.201 PNS, 35 anggota DPRD, 105 kepala desa 1.098 Tenaga Honor Pemkab, 1.156 Guru honor, serta 3.580 perangkat desa, BPD, RK, RT, dan Linmas.

Dalam penyediaan stok berasnya, Pemkab Mesuji bekerjasama dengan Rice Milling Plant (RMP) Mesuji Timur. Sedangkan untuk mekanisme pembelian yaitu melalui pemotongan gaji yang dibayarkan pada minggu pertama setiap bulannya oleh bendahara masing-masing organisasi perangkat daerah dan disetorkan kepada Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Mesuji.

Sesuai edaran itu, besaran ukuran beras yang dibeli bervariasi mulai dari beras ukuran 20 kg per bulan bagi bupati, wakil bupati, pimpinan/anggota DPRD, dan pejabat eselon II, serta beras ukuran 15 kg per bulan bagi pejabat eselon III. Sedangkan bagi pejabat eselon IV, kepala sekolah, guru, puskesmas, kepala desa, BPD, perangkat desa, dan staf PNS/non PNS sebesar 10 kg per bulan.

“Ini kami lakukan dalam rangka menindaklanjuti arahan Presiden Joko Widodo agar membuat terobosan untuk menjadikan petani di daerah dapat sejahtera. Salah satunya melalui langkah ini, kami terus mendorong petani untuk menjual beras, bukan gabah seperti selama ini dilakukan, untuk meningkatkan kesejahteraan petani. Presiden Jokowi juga mengapresiasi langkah yang kami lakukan ini saat berkunjung ke Mesuji beberapa waktu lalu,” ucapnya, Rabu (14/02/2018).


Bantu Keluarga Tak Mampu, Pemkab Mesuji akan Bangun Rumah Desa

Category : Informasi

Pemerintah Kabupaten Mesuji pada tahun 2018 ini berencana membangun rumah desa di beberapa desa. Dikatakan Bupati Mesuji Khamami, Kamis (08/02/2018), rumah desa yang dibangun nantinya akan diperuntukkan bagi rumah tangga tidak mampu dan tidak memiliki tanah tempat tinggal, serta minimal telah bermukim selama lima tahun di desa itu.

Lanjutnya, pembangunan rumah desa menggunakan dana Alokasi Dana Desa (ADD) yang bersumber dari APBD Kabupaten Mesuji Tahun Anggaran 2018. Rumah desa yang dibangun berukuran 6 meter x 8 meter dengan nilai sebesar Rp 32 juta per rumah dan dibangun di atas tanah aset desa.

“Rumah desa nantinya dihuni oleh rumah tangga tersebut sampai dia mampu. Rumah desa akan menjadi aset desa dan tidak bisa dimiliki penghuninya karena khawatir kalau dihibahkan akan dijual,” jelasnya.


Rawa Jitu Utara Siap Panen 9.483 Hektare Sawah

Category : Informasi

Lahan persawahan padi di Kecamatan Rawa Jitu Utara seluas 9.483 hektare siap panen pada musim tanam rendeng ini. Panen direncanakan akan berlangsung pada pertengahan bulan Februari-Maret 2018 ini.

Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Mesuji Rosidin mengatakan pada musim tanam rendeng kali ini, panen di Rawa Jitu Utara diprediksi menjadi yang terbaik sejauh ini dibandingkan pada tahun-tahun sebelumnya. Pada tahun ini ditargetkan hasil produksi pada musim tanam rendeng di Rawa Jitu Utara sebanyak 49.311,6 ton gabah kering panen (GKP) atau sekitar 5,2 ton per hektare.

Menurutnya, hal ini terjadi karena kondisi curah hujan yang normal dan tidak adanya serangan hama dan penyakit tanaman yang menyerang, serta didukung dengan bantuan kapur pertanian yang diberikan bagi petani.

“Panen perdana Rawa Jitu Utara pada persawahan padi di Desa Sungai Buaya seluas 700 hektare pada bulan ini. Disusul pada pertengahan Maret direncanakan panen pada lahan seluas 1.600 hektare di Desa Sidang Way Puji, Sidang Kurnia Agung, Sidang Iso Mukti, dan Sidang Sido Rahayu. Pada musim tanam rendeng kali ini ditargetkan hasil produksi sebanyak 49.311,6 ton GKP,” jelas Rosidin, Rabu (07/02/2018).