Gandeng PGRI dan Pramuka, PMI Mesuji Akan Lakukan Penyemprotan Disinfektan Serentak

Category : Informasi

Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Mesuji bersama Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Mesuji dan Kwarcab Gerakan Pramuka Mesuji akan melaksanakan penyemprotan disinfektan serentak.

Dikatakan Asisten Bidang Administrasi Umum Setdakab Mesuji yang juga pengurus PMI Mesuji Nawawi Matni, penyemprotan secara serentak akan dilaksanakan esok hari (22/04/2020) di seluruh desa se-Kabupaten Mesuji.

Lanjutnya, penyemprotan ini akan dilakukan pada lokasi strategis dan fasilitas umum secara berkelanjutan setiap 15 hari sekali dengan melibatkan personel dari PGRI dan Pramuka guna mencegah penyebaran virus Covid-19 di Kabupaten Mesuji.

“Penyemprotan akan dilakukan sebanyak 16 personel dari PGRI dan Pramuka di setiap desa. Hari ini telah kita salurkan bantuan dari PMI berupa bahan disinfektan total 75 paket kardus ke seluruh kecamatan,” ucap Nawawi saat menyerahkan bantuan di rumah dinas Bupati Mesuji, Simpang Pematang, Selasa (21/04/2020). (Prokompim/CS)



Pantau Posko Covid-19, Bupati Mesuji Bagi-Bagi Masker

Category : Informasi

Guna memastikan Posko Penanganan Covid-19 berjalan dengan baik, Bupati Mesuji Saply TH memantau langsung posko di beberapa desa, Senin (13/04/2020). Dalam kunjungan itu, Saply didampingi Wakapolres Mesuji Kompol M. Joni, serta jajaran Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Mesuji dan PMI Kabupaten Mesuji.

Pada kesempatan itu, ada 12 posko desa yang dikunjungi, antara lain Desa Adi Mulyo, Adi Luhur, Fajar Baru, Fajar Asri, Fajar Indah, Adi Karya Mulya, Mukti Karya, Berasan Makmur, Brabasan, Gedung Ram, Wiralaga I, dan Wiralaga II.

Selain memantau kondisi posko, Saply juga membagikan bantuan sekitar 500 buah masker dan bantuan sembako kepada tenaga kesehatan dan relawan di setiap posko. Tak hanya itu, ia juga memastikan kesiapan sarana dan prasarana, termasuk alat semprot disinfektan, tempat cuci tangan, dan thermo gun.

Saply menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh relawan, baik dari unsur tenaga kesehatan, TNI, Polri, masyarakat yang telah bekerja keras siaga menjaga Kabupaten Mesuji dari penyebaran virus Covid-19.

“Saya harap dengan kesadaran sendiri masyarakat yang baru pulang dari rantau dan telah didata agar dapat melakukan isolasi mandiri selama 14 hari di rumah. Mohon tetangga juga saling mengingatkan, ini untuk kebaikan kita bersama,” ucap Saply.

Pada kesempatan yang sama, Saply juga memberikan bantuan kepada salah seorang warga Desa Wiralaga II yang tertimpa musibah kebakaran rumah. (Prokompim/CS)


Musrenbang RKPD Mesuji 2021 Akan Digelar via Konferensi Video

Category : Informasi

Meski di tengah pandemi Covid-19, tidak menghalangi Pemerintah Kabupaten Mesuji untuk melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2021. Namun, kali ini Musrenbang tidak dilakukan dengan pertemuan berskala besar seperti pada tahun-tahun sebelumnya.

Kabid Bina Program dan Pendanaan Pembangunan Bappeda Kabupaten Mesuji Eka Apriyanto menjelaskan, Musrenbang RKPD merupakan agenda tahunan sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional. Namun, dengan kebijakan pembatasan pertemuan dan pembatasan fisik guna mengurangi persebaran Covid-19 oleh Pemerintah, kegiatan tersebut dialihkan secara daring melalui video konferensi.

Lanjutnya, Musrenbang RKPD rencananya akan diikuti oleh sekitar 70 peserta yang terdiri atas Pemprov Lampung, Forkopimda Plus Kabupaten Mesuji, kepala OPD, perwakilan kecamatan, dan lain-lain.

“Atas arahan dari Pemerintah Provinsi Lampung, Musrenbang RKPD Kabupaten Mesuji tahun ini dilaksanakan melalui video konferensi pada 15 April 2020. Kami telah melakukan uji coba video konferensi, hanya terkendala jaringan untuk Kecamatan Rawa Jitu Utara. Dia berharap pada pelaksanaan nanti tidak terjadi gangguan sehingga dapat berjalan dengan lancar,” terang Eka di kantornya, Senin (13/04/2020).

Seperti diketahui, penyelenggaraan Musrenbang RKPD ini merupakan tindak lanjut dari hasil Musrenbang tingkat kecamatan di Kabupaten Mesuji yang telah dilaksanakan pada tanggal 17 Februari – 3 Maret 2020. Pada tahun 2021, Pemerintah Kabupaten Mesuji mengambil tema pembangunan: “Infrastruktur yang Berkelanjutan dan Pembangunan Perekonomian Masyarakat melalui Pemberdayaan Masyarakat yang Bertumpu pada Peningkatan Produksi Pertanian dan Nilai Tambah”. (Prokompim/CS)


Cegah Penyebaran Covid-19, Pemkab Mesuji Dirikan Lima Titik Posko

Category : Uncategorized

Guna mencegah penyebaran Covid-19 masuk di wilayah Kabupaten Mesuji, Pemerintah Kabupaten Mesuji melalui Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 mendirikan posko di lima lokasi.

Dikatakan Plt. Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setdakab Mesuji Angga Pramudita, Jumat (03/04/2020), kelima titik itu antara lain Simpang Pematang, Pintu Tol Mulya Agung, Simpang Asahan, Desa Sidang Bandar Anom, dan Desa Sidang Iso Mukti.

Posko ini didirikan guna menyaring setiap pergerakan keluar masuk masyarakat untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 sebagai tindak lanjut dari edaran Protokol Kesehatan dari Bupati Mesuji.

Posko dijaga oleh tim pelaksana dari Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Mesuji yang terdiri atas personel dari TNI, Polri, Dinas Kesehatan, BPBD, Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan relawan.

Lanjutnya, setiap warga yang memasuki wilayah Kabupaten Mesuji akan didata dan dicek kesehatannya, serta diberikan pengarahan untuk mengisolasi diri selama 14 hari ke depan di rumah masing-masing.

“Selain itu kita juga lakukan penyemprotan cairan disinfektan pada kendaraan dan barang-barang yang dibawa masuk ke Mesuji,” jelas Angga.

Dia juga mengatakan Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 akan melakukan pemantauan langsung ke kecamatan dan desa untuk memastikan kegiatan pencegahan berjalan dengan baik.

“Kemarin Bupati baru saja mengeluarkan edaran nomor 414/1380/IV.13/IV/2020 tentang Desa Tanggap Covid-19 dan Penegasan Padat Karya Tunai Desa sesuai arahan Menteri Desa dan PDT untuk mendukung pencegahan Covid-19 dan penanganan dampaknya di tingkat desa. Kita harapkan masyarakat juga ikut aktif melakukan pencegahan, karena ini kerja kita bersama,” pungkasnya. (Prokompim/CS)


Bupati Mesuji Pimpin Penyemprotan Disinfektan Serentak

Category : Uncategorized

Dalam rangka mencegah penyebaran virus Covid-19 (Corona) di Kabupaten Mesuji, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Mesuji melaksanakan penyemprotan cairan disinfektan secara serentak di seluruh kecamatan.

Kegiatan diawali dengan apel bersama yang dipimpin Bupati Mesuji Saply TH, Kapolres Mesuji AKBP Alim, dan Danramil 426-01/Mesuji Mayor Kav. Chaerul di Alun-Alun Simpang Pematang, Selasa (31/03/2020) dan diikuti peserta dari Pemkab Mesuji, Polres Mesuji, Kodim 0426/Tuba, BPBD, dan relawan lainnya.

Pada kesempatan itu, Bupati Saply turut serta dalam penyemprotan disinfektan dengan kendaraan watercanon dan alat penyemprot lainnya di wilayah Simpang Pematang dan Rest Area KM 234 Jalan Tol Trans Sumatra.

Bupati Saply meminta seluruh organisasi perangkat daerah dan instansi terkait untuk ikut terlibat dalam gerakan itu sesuai dengan arahan Pemerintah guna penanggulangan pandemi Covid-19 tersebut.

“Mohon dukungan kepada semua pihak dalam penanganannya, namun yang lebih utama saat ini adalah kepatuhan dan kedisiplinan kita bersama karena yang merupakan penentu dari berhasilnya kita dalam penanganan Covid-19, selalu ikuti imbauan protokol kesehatan dari Pemerintah,” ujar Saply.

Selain itu, Saply juga mengimbau kepada masyarakat menunda bepergian jauh karena berpotensi ikut menjadi pembawa virus dalam perjalanan.

Kemudian, bagi masyarakat yang telah terlanjur datang dari perantauan maupun perjalanan dari wilayah luar Mesuji terutama wilayah yang berdampak Covid-19 untuk dapat melapor kepada kepala desa setempat untuk didata, serta melakukan konsultasi pada fasilitas kesehatan terdekat melalui nomor telepon yang telah disebarluaskan.

“Kita berupaya maksimal dalam upaya penanganan Covid-19, terutama pada tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19. Jaga jarak, jaga kesehatan, jaga keluarga, dan jaga Mesuji,” pungkasnya. (Prokompim/CS)


Ikuti Anjuran Pemerintah, Umat Hindu di Mesuji Batasi Rangkaian Upacara Nyepi

Category : Uncategorized

Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Mesuji membatasi sejumlah kegiatan dalam rangkaian Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1942 yang jatuh pada 25 Maret 2020. Hal ini sebagai langkah antisipasi penyebaran virus covid-19 di Kabupaten Mesuji.

Dikatakan Ketua Parisada Hindu Dharma Indinesia (PHDI) Kabupaten Mesuji I Komang Sutiaka, Senin (23/03/2020), keputusan ini didasarkan atas imbauan Presiden RI Joko Widodo, imbauan PHDI Pusat melalui surat bernomor 310/PHDI Pusat/III/2020 tanggal 19 Maret 2020, dan edaran Bupati Mesuji Nomor: 440/1126/I.01/MSJ/2020 tentang Tindak Lanjut Pencegahan Penyebaran Covid-19 di Kabupaten Mesuji.

Komang mengatakan tidak seperti tahun-tahun sebelumnya yang melibatkan banyak massa, pada tahun ini rangkaian upacara Hari Suci Nyepi dibatasi, salah satunya tidak melaksanakan pawai ogoh-ogoh.

“Kemarin dan hari ini telah dilaksanakan upacara Melasti di masing-masing pura, dengan jumlah umat yang dibatasi untuk tetap menjaga pembatasan sosial (social distancing), selain itu kami anjurkan umat agar sembahyang di rumah masing-masing,” jelas Komang.

Lanjutnya, esok hari umat Hindu akan menjalankan upacara Tawur Agung Kesanga dan selanjutnya melaksanakan Catur Brata Penyepian. Sementara itu, untuk Dharmasanti hanya digelar di rumah masing-masing.

“Meskipun ada pembatasan, namun tidak mengganggu kekhidmatan beribadah. Kita sepakat soal pembatasan sosial, kita ikuti anjuran Pemerintah demi kebaikan kita bersama untuk mencegah penyebaran virus covid-19 makin meluas,” ujarnya. (Prokompim/CS)


Cegah Masuknya Covid-19, Penumpang Bus dari Luar Mesuji Dicek di Mesuji Timur

Category : Uncategorized

Demi mencegah masuknya virus covid-19 (Corona) di wilayah Mesuji Timur, Camat Mesuji Timur Tarbin Putra dibantu Polsubsektor Mesuji Timur, Koramil 426-01/Mesuji, Puskesmas Tanjung Mas Makmur, dan  Puskesmas Margo Jadi melakukan penyemprotan disinfektan dan cek kesehatan bagi penumpang dan awak bus yang masuk dari luar wilayah Kabupaten Mesuji.

Dikatakannya, pihaknya telah melakukan upaya pencegahan tersebut sejak 18 Maret 2020. Upaya ini dilakukannya sebagai langkah preventif dan kesiapsiagaan menghadapi penyebaran virus covid-19.

Lanjutnya, sejauh ini belum ada penumpang maupun awak bus yang memiliki gejala terpapar covid-19. Namun, tetap dilakukan pemantauan dan imbauan agar dapat tinggal di dalam rumah selama 14 hari.

“Edaran imbauan juga telah kami sampaikan kepada penyelenggara jasa angkutan. Selain bus dari trayek reguler Jakarta dan Bandar Lampung, juga berlaku bagi bus carteran, serta mobil travel. Kami tegaskan agar dapat mematuhi imbauan ini, jika menolak tidak akan kami izinkan untuk memasuki wilayah  Kecamatan Mesuji Timur,” terang Tarbin, Senin (23/03/2020).

Dia juga berharap kepada Dinas Kesehatan dan Dinas Perhubungan agar dapat melakukan penyaringan cek kesehatan penumpang setiap angkutan yang memasuki wilayah Mesuji.

“Saya mengimbau kepada masyarakat agar mematuhi setiap anjuran dari Pemerintah karena keberhasilan pencegahan tergantung dari kepatuhan kita bersama. Saya juga mengajak seluruh pihak, sampai dengan kepala desa, RT, dan RK untuk memberikan sosialisasi ke masyarakat,” tutupnya. (Prokompim/CS)


Pelaksanaan SKB Ditunda, Pengumuman Hasil SKD Tetap Sesuai Jadwal

Category : Uncategorized

Pemerintah secara resmi menetapkan penundaan pelaksanaan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi Tahun 2019. Agenda SKB yang rencananya akan berlangsung mulai tanggal 25 Maret 2020 akan ditunda sampai dengan kebijakan lebih lanjut oleh Panitia Seleksi Nasional (Panselnas). Keputusan penundaan ini dilatarbelakangi oleh situasi wabah virus Covid-19 yang sudah ditetapkan sebagai Bencana Nasional.

Dikatakan Plt Kepala Biro Humas BKN Paryono, Selasa (17/03/2020), untuk pengumuman hasil Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) akan tetap dilaksanakan sesuai jadwal yang ditetapkan, yakni pada tanggal 22 – 23 Maret 2020 melalui portal resmi penerimaan CPNS Formasi Tahun 2019 masing-masing instansi.

“Bagi pelamar yang dinyatakan lulus dan lanjut SKB pada pengumuman hasil SKD agar tetap memantau laman dan media sosial resmi instansi, menunggu keputusan pelaksanaan SKB yang akan ditentukan kemudian,” terang Paryono.

Keputusan ini disampaikan Panselnas melalui Surat Menteri PANRB Nomor B/318/M.SM.01.00/2020 tanggal 17 Maret 2020 perihal Penundaan Jadwal SKB Seleksi CPNS Formasi Tahun 2019, dengan merujuk pada Permen PANRB Nomor 23 Tahun 2019 tentang Kriteria Penetapan Kebutuhan Pegawai Negeri Sipil dan Pelaksanaan Seleksi CPNS Tahun 2019, dan Surat Kepala BKN Nomor K 26-30/V 205-4/99 tentang Jadwal Pelaksanaan Seleksi Penerimaan CPNS Formasi Tahun 2019.

Secara terpisah, Kabid Pengadaan, Mutasi, dan Kepangkatan BKDD Kabupaten Mesuji Dwi Supratikno, Rabu (18/03/2020), mengatakan pihaknya sejauh ini belum menerima kepastian jadwal pelaksanaan SKB untuk Kabupaten Mesuji akan diundur sampai kapan.

“Untuk lokasi tes SKB di Itera Lampung, sedangkan waktu pelaksanaan sendiri seharusnya secara nasional dilaksanakan pada 25 Maret – 5 April, namun harus diundur karena situasi pandemi Convid-19. Sejauh ini kami belum ada informasi lebih lanjut terkait penundaan jadwal pelaksanaan SKB,” jelas Dwi. (Prokompim/CS)


Pastikan Pelayanan Tetap Berjalan, Bupati Mesuji Tinjau Puskesmas dan Kantor Camat

Category : Uncategorized

Pastikan Pelayanan Tetap Berjalan, Bupati Mesuji Tinjau Puskesmas dan Kantor Camat

Bupati Mesuji Saply TH didampingi Pj Sekretaris Daerah Edyson Basid Habibi dan Plt Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokompim) Setdakab Mesuji Angga Pramudita meninjau sejumlah puskesmas dan kantor camat, Rabu (18/03/2020).

Adapun sejumlah lokasi yang dikunjungi yakni Puskesmas Simpang Pematang, Kantor Camat Simpang Pematang, Kantor Camat Panca Jaya, dan Puskesmas Adi Luhur.

Hal ini dilakukan untuk memastikan pelayanan dasar kepada masyarakat tetap berjalan meski sedang dilakukan pembatasan sosial (social distancing) yang diberlakukan di wilayah Kabupaten Mesuji.

Selain itu, Saply juga mengecek kondisi fasilitas di puskesmas, termasuk penyediaan penyanitasi tangan dan masker, sekaligus memberikan arahan kepada tenaga kesehatan yang bertugas dan sosialisasi pencegahan Covid-19 ke masyarakat.

Seperti diketahui, Pemerintah Kabupaten Mesuji melalui Surat Edaran Bupati Mesuji Nomor: 440/1126/I.01/MSJ/2020 tentang Tindak Lanjut Pencegahan Penyebaran Covid-19 di Kabupaten Mesuji, untuk sementara meliburkan aktivitas perkantoran dan kegiatan belajar mengajar di wilayah Kabupaten Mesuji.

Menurutnya, selain pelayanan kesehatan yang masih tetap beroperasi, kantor kecamatan juga masih tetap beroperasi, walaupun terbatas. Namun, ada beberapa pelayanan yang tidak beroperasi seperti biasanya, semisal pelayanan administrasi kepndudukan, tetapi ada pengecualian untuk keadaan mendesak.

“Jangan sampai masyarakat tidak terlayani, hal ini malah dapat menimbulkan kepanikan nantinya, pada situasi saat ini kita harus tetap tenang, tapi juga harus waspada,” jelas Saply. (Prokompim/CS)