Haryati Cendralela Resmi Dilantik Jadi Wakil Bupati Mesuji

Category : Informasi

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi atas nama Presiden Republik Indonesia melantik dan mengambil sumpah jabatan Haryati Cendralela sebagai Wakil Bupati Mesuji Sisa Masa Jabatan 2017 – 2022 di Balai Keratun, Kantor Gubernur Lampung, Selasa (05/01/2021).

Adapun pelantikan ini berdasarkan pada Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor: 132.18-4716 Tahun 2020 tanggal 21 Desember 2020 tentang Pengesahan Pelantikan Wakil Bupati Mesuji Sisa Masa Jabatan 2017 – 2022.

Meskipun dihadiri oleh undangan terbatas berkaitan dengan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, pelantikan tetap berjalan dengan khidmat dan lancar.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Lampung, saya ucapkan selamat. Semoga dapat mengemban amanah dan tanggung jawab sebaik-baiknya sesuai dengan undang-undang dan ketentuan yang berlaku,” ucap Gubernur Arinal.

Dalam sambutannya, Gubernur Arinal berpesan agar Bupati Mesuji dan Wakil Bupati Mesuji dapat bekerja bersama-sama untuk menyelesaikan segala persoalan yang ada.

“Kabupaten Mesuji mungkin masih tertinggal secara kualitas dan kuantitas, tapi secara potensi masih sangat besar. Oleh karenanya dibutuhkan tata kelola yang baik, yang memahami permasalahannya, maka akan mudah dalam melaksanakan pembangunan,” ucap Gubernur.

Untuk itu, Arinal menekankan pentingnya koordinasi, baik dengan Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Pusat.

“Apa yang dibutuhkan dikoordinasikan, agar saya bisa koordinasikan dengan pusat dan para Menteri. Ke depan Mesuji akan menjadi daerah penyeberangan Lampung dengan Bangka Belitung,” tutur Arinal. (Diskominfotik Prov. Lampung/Prokompim/CS)


Undang Ombudsman RI, Pemkab Mesuji Sosialisasikan Standar Pelayanan Publik

Category : Informasi

Pelayanan publik yang baik, merupakan salah satu indikator keberhasilan pemerintah, utamanya peningkatan kualitas pelayanan merupakan bagian penting dari pelaksanaan reformasi birokrasi.

Hal itu disampaikan Asisten Bidang Administrasi Umum Nawawi Matni saat membuka acara sosialisasi penilaian standar pelayanan publik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mesuji di Hotel Azam Brabasan, Selasa (15/12/2020). Hadir pada kesempatan itu, Kabag Organisasi Setdakab Mesuji Herpransyah Putra, dan narasumber dari Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Lampung.

Dikatakannya, perubahan paradigma penyelenggaraan pemerintahan daerah, telah membawa konsekuensi perubahan, salah satunya adalah sektor pelayanan publik, sejalan dengan tuntutan publik akan kualitas pelayanan yang prima.

Oleh karena itu, menurutnya, diperlukan upaya perbaikan dan penyempurnaan secara berkesinambungan terhadap manajemen, administrasi pelayanan publik, dan peningkatan kapasitas aparatur pemerintah yang lebih profesional guna mewujudkan layanan publik yang cepat, tepat, dan sesuai dengan harapan masyarakat.

Ia pun menyambut baik kegiatan sosialisasi ini dalam rangka menambah pengetahuan tentang penyelenggaraan pelayanan publik sesuai Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik dan Peraturan Pemerintah Nomor 96 Tahun 2012 tentang Pelaksanaan Undang-Undang Pelayanan Publik.

“Membangun kepercayaan masyarakat atas pelayanan publik merupakan hal mutlak. Pelayanan publik pada dasarnya merupakan representasi dan eksistensi dari birokrasi pemerintah yang memangku sebagai fungsi pemberi layanan terhadap masyarakat,” jelas Nawawi. (Prokompim/CS)


Jaga Keseimbangan Alam, Pemkab Mesuji Tebar Ratusan Ribu Benih Ikan

Category : Informasi

Dalam rangka menjaga kelestarian alam, Pemerintah Kabupaten Mesuji melalui Dinas Kelautan dan Perikanan melakukan penebaran (restocking) benih ikan di Sungai Kabung, Wiralaga.

Penebaran ikan dilakukan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Mesuji Syamsudin, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Mesuji Yudhi Santoso, Camat Mesuji Iwan Rifai Harahap, dan beberapa pejabat lainnya, Selasa (08/12/2020).

Adapun benih ikan yang ditebar sebanyak 201.950 benih ikan tersebut terdiri atas 20.000 benih ikan jelabat, 10.000 benih ikan gabus, 10.000 benih ikan toman, 1.950 benih ikan belida, 100.000 benih ikan patin, dan 60.000 benih ikan baung.

Sekretaris Daerah Kabupaten Mesuji Syamsudin mengatakan kegiatan ini salah satu wujud perhatian Pemerintah Kabupaten Mesuji bagi kelestarian alam dan peningkatan ekonomi masyarakat dan kemajuan di bidang perikanan, terlebih dengan potensi perikanan yang besar di Kabupaten Mesuji harus dioptimalkan dengan baik.

Dikatakannya, dalam rangka mendorong peningkatan gerakan konsumsi ikan yang tengah digencarkan beberapa tahun terakhir harus dibarengi dengan peningkatan produksi ikan, sekaligus harus berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat.

“Melalui kegiatan restocking ini diharapkan mampu mendukung keberlanjutan usaha-usaha perikanan dengan memperhatikan aspek ekologi, sosial, dan ekonomi di masa yang akan datang, pada akhirnya akan mewujudkan visi keberlanjutan sumber daya untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat,” terangnya.

Namun demikian, menurutnya juga diperlukan kesadaran dan kepedulian masyarakat untuk menjaga kelestarian aliran sungai menjadi poin yang penting untuk dapat menjadikan perairan umum sebagai sumber perekonomian yang menyejahterakan masyarakat.

“Semoga melalui kegiatan yang kita laksanakan hari ini dapat berkontribusi terhadap menjaga keseimbangan ekosistem alam dan peningkatan produksi ikan di Kabupaten Mesuji,” ujarnya. (Prokompim/CS)


Mudahkan Layanan Kepegawaian, Pemkab Mesuji Luncurkan Aplikasi SIASN

Category : Informasi

Pemerintah Kabupaten Mesuji resmi meluncurkan aplikasi Sistem Informasi Aparatur Sipil Negara (SIASN), Senin (07/12/2020) di Aula Kantor Bupati Mesuji, Wiralaga Mulya.

Dijelaskan, Sekretaris Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKDD) Kabupaten Mesuji Dwi Supratikno, penggunaan aplikasi SIASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mesuji ini bertujuan memberikan kemudahan pegawai dalam mendapatkan pelayanan kepegawaian yang meliputi pelayanan kenaikan gaji berkala secara otomatis dan cuti pegawai.

“Melalui aplikasi berbasis website dan android ini memudahkan dalam penyimpanan data kepegawaian secara elektronik, yang bisa diakses kapanpun dan di manapun. Selain itu, juga ada layanan administrasi persuratan berupa disposisi surat masuk dan surat keluar,” jelas Dwi.

Sementara itu, Asisten Bidang Administrasi Umum Nawawi Matni mewakili Bupati Mesuji mengapresiasi dan menyambut baik dengan diluncurkannya aplikasi SIASN yang bertujuan untuk memudahkan ASN dalam mendapatkan pelayanan kepegawaian.

Menurutnya, penyelenggaraan layanan pemerintah secara digital atau e-government menjadi suatu keharusan saat ini dalam rangka mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif dan efisien seiring perkembangan teknologi yang begitu pesat dewasa ini.

“Dengan adanya aplikasi SIASN ini, tentu saya harap mampu berdampak positif terhadap peningkatan produktivitas kinerja karena adanya kemudahan pengurusan administrasi kepegawaian,” ujarnya. (Prokompim/CS)


Bupati Saply Serahkan Bantuan Paket ODF dan Pencegahan Stunting di Tirtalaga

Category : Informasi

Bupati Mesuji Saply TH menyerahkan bantuan paket Open Defecation Free (ODF) dan bantuan pencegahan stunting di Desa Tirtalaga, Kecamatan Mesuji, Kamis (03/12/2020).

Turut mendampingi pada kesempatan itu, Sekretaris Daerah Kab. Mesuji Syamsudin, Kepala Dinas PMD Mesuji Sunardi, Camat Mesuji Iwan Rifai Harahap, dan Kepala Desa Tirtalaga Sikun.

Adapun bantuan yang diserahkan berasal dari Dana Desa tahun 2020, antara lain paket ODF berupa 1 buah closet, 1 buah pipa paralon, 1 sak semen, dan 3 lori pasir per keluarga bagi total 180 keluarga. Selain itu, bantuan makanan tambahan bagi 42 balita, dan bantuan alat pencegahan untuk kader posyandu berupa timbangan bayi, timbangan balita, pengukur lila, tensimeter digital, pengukur tinggi badan, dan argometri.

Bupati Saply dalam sambutannya menyambut baik diserahkannya bantuan ini. Dia berharap bantuan ini bermanfaat guna mencapai lingkungan yang sehat dan kehidupan yang sehat untuk mencegah stunting dan berbagai penyakit lainnya dalam rangka peningkatan taraf kesehatan masyarakat.

Dijelaskannya, kesehatan masyarakat sangat berkaitan erat dengan perilaku dan lingkungan. Menurutnya, dengan membiasakan masyarakat berperilaku hidup bersih merupakan upaya pencegahan penyakit dan dapat menurunkan kejadian penyakit berbasis lingkungan diantaranya penyakit diare, tifoid, cacingan, dan lain sebagainya. Selain itu, penyakit tersebut juga dapat menyebabkan timbulnya kondisi stunting pada bayi dan balita.

Lanjutnya, anak yang menderita maupun berpotensi stunting perlu mendapat penanganan serius sejak dini, jika tidak anak akan mengalami penurunan tingkat kecerdasan, rentan terhadap penyakit, hal ini akan merembet pada menurunnya tingkat produktivitas.

“Masyarakat Mesuji harus sehat, cerdas, dan kreatif sehingga bisa bersama-sama bersatu membangun Kabupaten Mesuji yang maju dan sejahtera,” pungkasnya. (Prokompim/CS)


Bupati Saply Resmikan Lembaga Pelatihan Kerja di Mesuji Timur

Category : Informasi

Bupati Mesuji Saply TH meresmikan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Bintang Permata Lestari di Desa Tanjung Menang Raya, Kecamatan Mesuji Timur, Rabu (02/12/2020).

Hadir pada kesempatan itu, Direktur Pelayanan Pengaduan Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Herianto, Kepala LPK Bintang Permata Lestari Laimena Nelly, Asisten Bidang Administrasi Umum Nawawi Matni, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Mesuji Ripriyanto, dan Camat Mesuji Timur Tarbin Putra.

Dalam sambutannya, Bupati Saply menyambut baik keberadaan LPK Bintang Permata Lestari. Dia berharap nantinya mampu membekali, meningkatkan, dan mengembangkan kompetensi kerja yang terkait langsung dengan pekerjaan yang diinginkan atau sesuai kebutuhan pasar kerja bagi angkatan kerja di Kabupaten Mesuji yang pada tahun 2019 tingkat partisipasinya sebesar 68,63% dari total 99.120 angkatan kerja dan tingkat pengangguran sebesar 3,62%.

Saply menjelaskan, ketenagakerjaan erat kaitannya dengan penyediaan sumber daya manusia yang terlatih, kompeten dan berdaya saing. Terlebih saat ini, persaingan global sudah terjadi di era kemajuan teknologi informasi dan revolusi industri 4.0. Untuk itu, diperlukan program penanganan yang yang komprehensif dari hulu sampai ke hilir.

“Hulunya adalah menyediakan tenaga kerja untuk dapat memasuki pasar kerja, artinya angkatan kerja pasca pendidikan harus disiapkan kompetensinya untuk dapat
diterima oleh pasar sampai kepada penempatan. Sedangkan hilirnya adalah penanganan pasca bekerja, terutama yang bekerja di luar negeri. Diharapkan LPK ini dapat menjadi jembatan penghubung antara angkatan kerja dengan dunia kerja,” ucap Saply. (Prokompim/CS)


Kemensos Launching Pelopor Perdamaian Indonesia di Mesuji

Category : Informasi

Kementerian Sosial RI menggelar acara launching dan pengukuhan Pelopor Perdamaian Indonesia di Taman Kehati, Mesuji, Selasa (01/12/2020). Hadir pada acara itu, Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Pepen Nazarudin mewakili Menteri Sosial, Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim, Bupati Mesuji Saply TH, Dirjen Penanganan Fakir Miskin Asep Sasa Purnama, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto, Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial Sunarti, Forkopimda Kabupaten Mesuji, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.

Dalam laporannya, Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial (PSKBS) Kementerian Sosial Sunarti, mengatakan bahwa kegiatan yang diselenggarakan oleh Kemensos RI ini diikuti oleh 170 orang dari 14 Provinsi di Indonesia serta diikuti secara virtual di seluruh Indonesia.

“Dipilihnya Provinsi Lampung sebagai tempat Launching dan Pengukuhan Pelopor Perdamaian karena Lampung dinilai mampu dan berhasil dalam memelihara perdamaian di daerah. Kami ucapkan terima kasih atas sambutan dan dukungan dari Bupati Mesuji dan jajaran,” jelas Sunarti.

Sementara itu, Wakil Gubernur Lampung Chusnunia dalam sambutannya menyambut baik dengan dipilihnya Provinsi Lampung sebagai lokasi acara ini. Menurutnya, Provinsi Lampung merupakan Indonesia versi mini, karena beraneka ragam masyarakat hidup damai di sini, tidak ada konflik, dan kondusif.

“Daerah seperti apapun gagahnya, kalau daerahnya tidak kondusif tidak dapat membangun, tidak akan maju, tidak akan sejahtera masyarakatnya. Maka, kondusivitas menjadi keharusan,” ucap Chusnunia.

Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Pepen Nazarudin mewakili Menteri Sosial dalam sambutan mengungkapkan dalam upaya mencegah dan mengantisipasi kerawanan konflik sosial, Kemensos telah membentuk Pelopor Perdamaian dengan jumlah 1.500 relawan di seluruh Indonesia sejak tahun 2010.

Lebih lanjut, Pepen berpesan kepada seluruh masyarakat di Indonesia agar selalu mengedepankan persatuan, dan dalam keberagaman agar masyarakat senantiasa dapat meningkatkan kerjasama dan kepedulian sosial sehingga dapat meminimalisir potensi konflik yang mungkin timbul.

Dengan dilaksanakannya kegiatan Launching dan Pengukuhan Pelopor Perdamaian ini, Pepen berharap agar pemuda dapat berperan aktif dan peduli dengan perdamaian dengan multi talenta yang dimiliki untuk menjadi mediator dalam konflik sosial yang terjadi di masyarakat.

“Kegiatan ini merupakan momentum terkukuhkannya pelopor perdamaian di Indonesia dengan semangat baru,” ungkapnya.

Dalam kegiatan, juga penandatanganan prasasti Pelopor Perdamaian Indonesia dan penyerahan bantuan senilai Rp 910 juta kepada Kabupaten Mesuji yang terdiri atas bahan pokok berupa sembako dan peralatan kesehatan.

Sementara itu, Bupati Mesuji Saply TH mengucapkan terima kasih atas dipilihnya Kabupaten Mesuji sebagai lokasi acara launching dan pengukuhan Pelopor Perdamaian Indonesia. Menurutnya, merupakan sebuah kehormatan bagi Mesuji untuk dapat menjadi tuan rumah acara berskala nasional.

“Mudah-mudahan dari Mesuji inilah dapat menginspirasi serta memberikan semangat motivasi pelopor perdamaian di seluruh Indonesia sesuai dengan semboyan Kabupaten Mesuji “Bumi Ragab Begawe Caram” yang berarti daerah yang dihuni oleh masyarakat yang damai dalam kebersamaan dan kegotong-royongan,” pungkas Saply.

Acara dilanjutkan dengan pengukuhan Pelopor Perdamaian Indonesia yang diikuti oleh para relawan perwakilan dari masing-masing provinsi. Di akhir acara, dilakukan peletakan batu pertama pembangunan monumen Pelopor Perdamaian Indonesia di Taman Kehati.
(Prokompim/CS)


Bangga! Salam Tabek Oy Jadi Salam Pelopor Perdamaian Indonesia

Category : Informasi

Salam tabek oy atau dikenal sebagai salam khas Mesuji akan digunakan sebagai salam pelopor perdamaian Indonesia. Hal itu disampaikan Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial (PSKBS) Kementerian Sosial Sunarti saat menghadiri malam ramah tamah dengan Bupati Mesuji dan peserta pengukuhan Pelopor Perdamaian Indonesia di Taman Kehati, Mesuji, Senin malam (30/11/2020).

Dikatakan Sunarti, ditetapkannya Mesuji sebagai lokasi peluncuran dan pengukuhan Pelopor Perdamaian Indonesia merupakan penunjukan langsung dari Menteri Sosial Juliar Batubara.

Sunarti mewakili Kementerian Sosial juga mengucapkan terima kasih atas sambutan yang baik dari pemerintah daerah dan masyarakat Mesuji.

“Mesuji bagi kami adalah satu wilayah yang menjadi ikon besar harmonisasi Indonesia. Kami merasakan keniscayaan yang sangat besar mampu menggerakkan komunitas untuk pencegahan konflik sosial dan bencana sosial,” ucap Sunarti.

Sementara itu, Bupati Mesuji Saply TH mengucapkan terima kasih atas digunakannya salam tabek oy sebagai salam Pelopor Perdamaian Indonesia.

Dijelaskannya, salam tabek oy merupakan salam khas Mesuji yang berarti permisi, kemudian dijawab dengan kata “ja’o” yang berarti silakan.

Saply menyambut baik dengan dipilihnya Kabupaten Mesuji sebagai lokasi acara peluncuran dan pengukuhan Pelopor Perdamaian Indonesia. Menurutnya, merupakan sebuah kehormatan bagi Mesuji untuk dapat menjadi tuan rumah acara berskala nasional.

“Mudah-mudahan dari Mesuji inilah dapat menginspirasi serta memberikan semangat motivasi pelopor perdamaian di seluruh Indonesia sesuai dengan semboyan Kabupaten Mesuji “Bumi Ragab Begawe Caram” yang berarti daerah yang dihuni oleh masyarakat yang damai dalam kebersamaan dan kegotong-royongan,” pungkas Saply. (Prokompim/CS)


Digelar Terbatas, Upacara HUT Ke-12 Mesuji Tetap Berjalan Khidmat

Category : Informasi

Tak seperti pada tahun-tahun sebelumnya, upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-12 Kabupaten Mesuji Tahun 2020 berlangsung dengan sederhana di halaman Kantor Bupati Mesuji, Wiralaga Mulya, Kamis (26/11/2020).

Upacara digelar secara terbatas dengan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 dan diikuti peserta yang terdiri atas prajurit TNI, Polri, Korpri, Satpol PP, Dishub, Damkar, guru, pelajar, pramuka, dan ormas.

Upacara ini juga dirangkai dengan acara peringatan HUT Ke-75 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan HUT Ke-49 Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri). Meski digelar sederhana, upacara tetap berlangsung dengan khidmat. Bertindak sebagai inspektur upacara yakni Bupati Mesuji Saply TH dan komandan upacara Pelda Asrel.

Hadir pada kesempatan itu, Danlanud Pangeran M. Bun Yamin Letkol Nav. Yohanas Ridwan, Kapolres Mesuji AKBP Alim, Dandim 0426/Tuba Letkol Kav. Joko Sunarto, Ketua DPRD Kabupaten Mesuji Elfianah, Sekretaris Daerah Syamsudin, Kasi Intel Kejari Tulang Bawang Raden Akmal, tokoh pendiri Kabupaten Mesuji, dan pejabat lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Mesuji Saply TH mengatakan pada tahun ini peringatan diselenggarakan secara sederhana dan terbatas sesuai protokol kesehatan yang berlaku. Beberapa kegiatan yang telah dijadwalkan harus ditunda, hal ini dilakukan demi pencegahan penyebaran Covid-19 sesuai imbauan dari Pemerintah.

“Pada hari ini, kita kembali memperingati hari lahir Kabupaten Mesuji yang telah memasuki usia 12 tahun, sejak kelahirannya yang ditetapkan melalui Undang-Undang Nomor 49 Tahun 2008 tentang Pembentukan Kabupaten Mesuji di Provinsi Lampung, meski digelar terbatas dan sederhana,” ucap Saply.

Dikatakannya, pandemi Covid-19 yang telah menerpa seluruh dunia, mengakibatkan segala lini kehidupan terkena dampak, pola hidup dan kebiasaan seketika berubah, tak terkecuali di Kabupaten Mesuji.

“Menghadapi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Mesuji melalui refocusing anggaran telah melakukan berbagai upaya dalam penanganannya, baik dalam upaya pencegahan maupun pemberian bantuan bagi warga terdampak pandemi,” terangnya.

Pada kesempatan itu, Saply kembali mengingatkan agar senantiasa mendisiplinkan diri untuk menerapkan protokol kesehatan dalam segala aktivitas sehari-hari.

“Sesuai dengan tema besar peringatan HUT ke-12 Kabupaten Mesuji kali ini, yaitu Adaptasi Hadapi Pandemi, relevan dengan kondisi saat ini. Mudah-mudahan dapat memotivasi kita bersama dalam menerapkan adaptasi kebiasaan baru,” pungkasnya.

Di akhir acara, dilakukan pemotongan tumpeng dan penyerahan hadiah lomba-lomba, serta penanam pohon dalam rangka hari menanam pohon. (Prokompim/CS)


Lestarikan Tradisi, Pemkab Mesuji Gelar Lomba Melebung

Category : Informasi

Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-12 Kabupaten Mesuji, Pemerintah Kabupaten Mesuji menyelenggarakan berbagai acara, salah satunya lomba melebung.

Kegiatan lomba melebung ini diselenggarakan setiap tahun sebagai bagian dari rangkaian acara Festival Sungai Mesuji 2020 yang digelar di halaman Kantor Kecamatan Mesuji, Wiralaga II, Kamis (19/11/2020).

Dikatakan Bupati Mesuji Saply TH, perlombaan melebung ini sebagai salah satu cara melestarikan budaya dan tradisi, khususnya masyarakat Mesuji.

“Kegiatan melebung ini tidak hanya tradisi menangkap ikan bersama, namun juga untuk menjaga silaturahmi antarmasyarakat,” jelas Saply.

Lanjutnya, melebung menjadi salah satu kearifan lokal yang kaya manfaat dan yang terpenting dari acara ini bukan hanya mendapatkan ikan yang ada di dalam lebung, melainkan adalah kegembiraan dan kemeriahan bersama-sama.

“Tradisi melebung ini harus dilestarikan kembali karena ini adalah kearifan lokal Mesuji yang diwariskan leluhur kita. Tradisi melebung ini ke depan juga berpotensi menarik wisatawan asal bisa mengemasnya dengan menarik,” ucap Saply. (Prokompim/CS)