Informasi

Pemprov Lampung Gelar Pasar Murah Bersubsidi di Desa Harapan Jaya

0 0
Read Time:1 Minute, 45 Second

Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) menggelar kegiatan pasar murah bersubsidi di lapangan Desa Harapan Jaya, Kecamatan Simpang Pematang, Selasa (04/05/2021).

Hadir pada kesempatan itu, Bupati Mesuji Saply TH, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Mesuji Nelly Wati Saply, Kepala Dinas Perindag Provinsi Lampung Elvira Umihanni, Kabid Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Provinsi Lampung Mohammad Zimmi Skil, dan Kepala Dinas Koperindag Kabupaten Mesuji Elvita.

Bupati Saply menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Lampung atas diselenggarakannya kegiatan pasar murah bersubsidi di Kabupaten Mesuji.

Ia menilai, kegiatan ini sangat tepat untuk dilaksanakan, terutama di saat kebutuhan masyarakat akan barang kebutuhan sehari-hari semakin meningkat selama bulan Ramadan dan mendekati hari raya.

“Bagi masyarakat yang kurang mampu, tentu kegiatan ini sangat membantu meringankan beban dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, terlebih dengan kondisi ekonomi yang tak menentu akibat pandemi yang masih terjadi untuk memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau,” ucap Saply.

Dalam sambutan Gubernur Lampung yang dibacakan Kepala Dinas Perindag Provinsi Lampung Elvira Umihanni menjelaskan pihaknya melaksanakan pasar murah bersubsidi di lima lokasi, yakni Lampung Utara, Metro, Pesisir Barat, Lampung Barat, dan Mesuji.

“Fenomena kenaikan harga beberapa kebutuhan pokok pada bulan puasa selalu terjadi, untuk itu perlu diantisipasi dan tentunya pemerintah hadir di tengah masyarakat dalam bentuk berbagai kegiatan salah satunya kegiatan pasar murah bersubsidi,” ujar Elvira.

Sementara itu, dijelaskan Kabid Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Provinsi Lampung Mohammad Zimmi Skil pada operasi pasar kali ini pihaknya menyediakan beras sebanyak 3.750 kg, gula pasir 2 ton, minyak 2 ton, tepung terigu 2 ton, dan telur 250 kg.

Adapun harga beras Rp9.000 per kilogram ditebus dengan harga Rp4.000, gula harga Rp12.000 per kilogram ditebus dengan harga Rp7.000, minyak goreng Rp13.000 per liter ditebus dengan harga Rp8.000, telur harga Rp22.000 per kilogram ditebus dengan harga Rp17.000, dan tepung harga Rp9.000 ditebus dengan Rp4.000 per kilogram.

“Harga barang kebutuhan dijual di bawah harga eceran tertinggi. Masyarakat menebus bahan pokok tersebut dengan satu kupon satu kepala keluarga. Kegiatan ini dikhususkan bagu masyarakat tak mampu, dan terdampak pandemi Covid-19,” jelas Zimmi. (Kominfo/CS)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *