Desa Eka Mulya Diresmikan Jadi Kampung Tangguh Nusantara

Bupati Mesuji Saply TH meresmikan Desa Eka Mulya sebagai Kampung Tangguh Nusantara, Senin (08/03/2021). Hadir dalam acara tersebut, Wakil Bupati Mesuji Haryati Cendralela, Wakapolres Mesuji Kompol M. Joni, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Indra Kusuma Wijaya, Plt. Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kab. Mesuji Dahuri Santoni, Camat Mesuji Timur Tarbin Putra, dan kepala desa se-Kecamatan Mesuji Timur.

Dalam sambutannya, Bupati Saply mengatakan Pemerintah Kabupaten Mesuji bersama Polres Mesuji telah menetapkan Kampung Tangguh Nusantara (KTN) dalam melawan Covid-19 di Kabupaten Mesuji.

“Dengan adanya KTN ini diharapkan dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dan memberikan edukasi kepada masyarakat dengan mendisiplinkan masyarakat melalui adaptasi kebiasaan baru, serta membangkitkan aksi solidaritas dari masyarakat untuk membantu masyarakat yang terkena dampak Covid-19,” jelas Saply.

Lanjutnya, Pemerintah melalui Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi telah mengeluarkan Keputusan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Nomor 63 Tahun 2020 tentang Protokol Normal Baru Desa sebagai pedoman pelaksanaan kenormalan baru di tingkat desa.

Untuk itu, menurutnya diperlukan sinergitas bersama untuk menyukseskan KTN sebagai sarana memberikan pemahaman dan pembudayaan protokol kesehatan kepada masyarakat, terlebih saat memasuki fase adaptasi kebiasaan baru dalam beraktivitas sehari-hari.

Saply berharap tidak dimaknai sebagai acara seremonial belaka, tetapi dapat bermanfaat bagi masyarakat karena program ini sebagai bentuk respons Pemerintah atas kekhawatiran masyarakat di tengah pandemi Covid-19 di mana telah terjadi krisis kesehatan dan berpengaruh pada krisis ekonomi dan ditakutkan akan mengganggu stabilitas keamanan.

“Saya ucapkan selamat atas diresmikannya Desa Eka Mulya sebagai KTN di Kabupaten Mesuji. Mudah-mudahan dengan kekompakan dan upaya kita bersama, pelaksanaan KTN di sini dapat berjalan kondusif seperti yang diharapkan dan menjadi contoh bagi desa-desa lainnya,” ucap Saply. (Kominfo/AS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *