Harganas 2020, Pemkab Mesuji Siap Sukseskan Pelayanan Serentak Sejuta Akseptor

Category : Informasi

Dalam rangka menyukseskan pelayanan serentak satu juta akseptor Keluarga Berencana (KB) yang dicanangkan BKKBN Pusat pada peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-27 Tahun 2020, Pemerintah Kabupaten Mesuji menargetkan 1.215 akseptor KB di wilayahnya.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak Kabupaten Mesuji Herawati, Kamis (25/06/2020), menjelaskan kegiatan tersebut guna mendukung tercapainya target sebanyak 39.177 akseptor KB untuk Provinsi Lampung.

Lanjutnya, kegiatan tersebut akan dilaksanakan bertepatan pada peringatan Harganas yang jatuh pada 29 Juni mendatang dan dipusatkan di dua lokasi, yaitu Puskesmas Wirabangun dan Brabasan. Selain itu, dia menambahkan bahwa peringatan Harganas kali ini akan dilakukan secara sederhana.

“Kegiatan ini bekerja sama dengan Tim Penggerak PKK Mesuji, Dinas Kesehatan Mesuji, dan Ikatan Bidan Indonesia Mesuji. Pelaksanaannya diatur menggunakan protokol kesehatan yang berlaku,” terang Herawati. (Prokompim/CS)


Tumbuhkan Budaya Literasi, Dispusar Mesuji Gelar Lomba Bercerita Anak

Category : Informasi

Dalam rangka menumbuhkan budaya literasi di kalangan generasi muda, serta kecintaan terhadap budaya daerah, Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispusar) Kabupaten Mesuji menyelenggarakan lomba bercerita anak bagi siswa SD/MI tingkat Kabupaten Mesuji.

Acara digelar di kantor Dispusar Kabupaten Mesuji, Selasa (23/06/2020) dan dibuka Bupati Mesuji Saply TH dan dihadiri Bunda Literasi Kabupaten Mesuji Ny. Nelli Wati Saply, Ketua Dharma Wanita Persatuan Ny. Chosiatun Syamsudin, Kepala Dispusar Kabupaten Mesuji Najmul Fikri, dan beberapa pejabat Pemkab Mesuji lainnya.

Dalam sambutannya Bupati Saply mengapresiasi kegiatan tersebut, guna membudayakan kegemaran membaca kepada generasi muda, khususnya kemampuan anak dalam mengeksplorasi berbagai cerita rakyat yang berlatar budaya daerah.

“Kita ketahui bersama bahwa kebanyakan anak-anak kita lebih suka menyaksikan audio visual daripada membaca dan bercerita. Padahal kebiasaan membaca dan bercerita ini, selain mampu menambah wawasan, berbagai penelitian juga menunjukkan bahwa membaca dapat melatih fungsi otak, menjernihkan pikiran, dan memperkuat daya ingat,” jelas Saply.

Lomba ini menurutnya, merupakan salah satu upaya untuk pembudayaan kegemaran membaca dan bercerita sejak dini, serta menumbuhkembangkan minat dan potensi anak di bidang seni bercerita.

“Bukan tidak mungkin, yang menjadi juara pada lomba ini mampu menjadi putra putri terbaik yang akan mengharumkan nama Kabupaten Mesuji di tingkat Provinsi Lampung hingga tingkat nasional,” ucap Saply.

Sementara itu, Bunda Literasi Kabupaten Mesuji Ny. Nelli Wati Saply mengajak para orang tua untuk meluangkan sedikit waktu setiap harinya untuk bercerita kepada anak guna menumbuhkan budaya membaca dan bercerita.

“Bercerita merupakan media komunikasi yang menjadi tradisi dari generasi ke generasi. Bercerita kepada anak merupakan salah satu metode pembelajaran yang ampuh untuk menanam dan menumbuhkan kepribadian anak sejak dini. Budaya bercerita atau bertutur ini merupakan budaya bangsa kita dari generasi ke generasi yang mesti kita lestarikan,” ungkap Nelli Wati Saply.

Kepala Dispusar Kabupaten Mesuji Najmul Fikri mengatakan, bahwa lomba bercerita ini merupakan agenda tahunan yang diikuti peserta perwakilan dari masing-masing kecamatan yang terlebih dahulu melalui seleksi. Selain lomba bercerita, juga ditampilkan pertunjukan seni dari siswa-siswa SLB Negeri Mesuji.

“Lomba ini diikuti tujuh peserta yang mewakili masing-masing kecamatan. Tampil sebagai juara pertama yakni Fanisa Aprilia Azizah dari SD N 17 Tanjung Raya, juara II diraih Hafizh Lutfhi Harel dari SD N 2 Way Serdang, dan juara III diraih Ni’matus Siriah dari SD N 7 Mesuji,” terang Najmul. (Prokompim/CS)


Bupati Saply Lakukan Tanam Padi Perdana Musim Gadu di Pangkal Mas

Category : Informasi

Bupati Mesuji Saply TH bersama Direktur Perbenihan Tanamam Pangan Kementerian Pertanian RI Muhammad Takdir Mulyadi melaksanakan penanaman padi perdana musim tanam gadu, Jumat (19/06/2020) di Desa Pangkal Mas, Kecamatan Mesuji Timur.

Turut mendampingi pada kesempatan itu, Ketua TP PKK Kabupaten Mesuji Ny. Nelli Wati Saply, Sekretaris Daerah Kabupaten Mesuji Syamsudin, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mesuji Pariman, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Mesuji Huminsa Lubis, dan Camat Mesuji Timur Tarbin Putra.

Dikatakan Bupati Saply, penanaman perdana yang dilakukan ini menggunakan padi varietas inpara pada lahan seluas dua hektare, sebagai pertanda masuk musim tanam gadu 2020 dan dilaksanakan secara serentak.

Lanjutnya, penanaman musim gadu ini sebagai langkah Pemkab Mesuji untuk memperkuat ketahanan pangan. Apalagi dengan adanya pandemi Covid-19 ini, penyediaan stok pangan menjadi prioritas pemerintah.

“Ini menjadi salah satu upaya mewujudkan ketahan­an pangan dan kedaulatan pangan karena Mesuji merupakan lumbung beras di Provinsi Lampung serta menjadi penopang bagi daerah lainnya,” ucap Saply.

Di Desa Pangkal Mas sendiri terdapat lahan sawah seluas 496 hektare. Sementara, untuk total luas lahan sawah di Kabupaten Mesuji seluas 31.687,23 hektare.

Pihaknya optimistis tar­get produksi dalam satu tahun sebesar 363.714 ton Gabah Kering Panen (GKP) atau enam ton per hektare dapat tercapai pada tahun ini.

“Kita belum tahu sampai kapan pandemi ini berakhir. Jika berkepanjangan dikhawatirkan akan menimbulkan krisis pangan secara global, maka dari itu kita harus persiapkan dari sekarang,” pungkasnya. (Prokompim/CS)


Bupati Mesuji Lantik Empat Kepala OPD

Category : Uncategorized

Bupati Mesuji Saply TH melantik empat pejabat pimpinan tinggi pratama sebagai kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan pemerintahannya. Pelantikan ini didasarkan atas keputusan Bupati Mesuji Nomor: 821/731/V.03/KPTS/MSJ/2020 tanggal 18 Juni tentang Pengangkatan Aparatur Sipil Negara dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Mesuji.

Pelantikan dilaksanakan dengan penerapan protokol kesehatan di Aula Kantor Bupati Mesuji, Kamis (18/06/2020). Keempat pejabat yang dilantik, antara lain Yopi Saputra sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah, Elvita Krisnawati sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Mursalin sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, dan Herawati sebagai Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak.

Pelantikan yang dilaksanakan ini merupakan hasil proses seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Pemerintah Kabupaten Mesuji yang dilakukan beberapa waktu lalu dengan berpedoman pada Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara dan Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil.

“Saya ucapkan selamat kepada yang telah dilantik pada hari ini. Semoga dapat mengemban amanah ini dengan penuh tanggung jawab. Mari kita senantiasa memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, khususnya menghadapi era Kenormalan Baru,” ucap Saply. (Prokompim/CS)


Saply: ASN Harus Jadi Teladan dan Corong Sosialisasi Kenormalan Baru

Category : Informasi

Dalam rangka kesiapan penerapan kenormalan baru di Kabupaten Mesuji, Bupati Mesuji Saply meminta jajaran aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mesuji untuk menjadi teladan dan ikut menyosialisasikan kepada masyarakat dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19.

Pernyataan itu disampaikan Bupati Saply saat memberikan arahan dan sambutan dalam acara Paparan dan Sosialisasi Operasi Pendisiplinan Pelaksanaan Protokol Kesehatan di Kabupaten Mesuji yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Mesuji, Rabu (10/06/2020).

Melalui kesempatan ini, saya minta juga mohon kepada kita semua untuk senantiasa memberikan teladan bagi masyarakat tentang penerapan protokol kesehatan ini, seperti menjaga kebersihan diri, memakai masker dengan benar, tetap menjaga jarak, dan menghindari kegiatan berkerumun.

“Kita yang hadir di tempat ini harus menjadi corong sosialisasi penerapan protokol kesehatan dalam rangka menghadapi penerapan Kenormalan Baru bagi masyarakat,” ucap Saply.

Seperti diketahui, Kabupaten Mesuji merupakan salah satu daerah percontohan penerapan kenormalan baru karena tergolong daerah hijau penyebaran Covid-19. Namun demikian, Saply mengingatkan untuk selalu waspada, salah satunya melalui penerapan protokol kesehatan bagi masyarakat khususnya menjelang penerapan Kenormalan Baru.

Untuk itu, Saply juga mengimbau masyarakat agar dapat senantiasa mengikuti imbauan menjalankan protokol kesehatan di manapun dan kapanpun demi kebaikan bersama. Menurutnya, kepatuhan dan kedisplinan bersama merupakan penentu dari berhasilnya penanganan Covid-19 ini.

“Saya ingatkan bahwa Kenormalan Baru bukan berarti kita bebas dan mengabaikan protokol kesehatan. Namun, bagaimana kita mendisiplinkan diri untuk menerapkan protokol kesehatan dalam beraktivitas sehari-hari. Pemahaman seperti ini yang harus disosialisasikan, jangan sampai menimbulkan persepsi yang salah di masyarakat,” harapnya. (Prokompim/CS)


Syamsudin Resmi Jabat Sekda Mesuji Definitif

Category : Informasi

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Mesuji Syamsudin akhirnya resmi menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Mesuji, setelah selama satu tahun, tujuh bulan terjadi kekosongan jabatan definitif Sekda.

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dilaksanakan Sekda dilakukan oleh Bupati Mesuji Saply TH di rumah dinas Bupati Mesuji, Kamis (04/06/2020) serta dihadiri oleh Kapolres Mesuji AKBP Alim, Kasi Intel Kejari Tulang Bawang Rd. Akmal, Danramil 426-01/Mesuji Mayor Kav. Chairul, dan beberapa pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mesuji.

Adapun pelantikan ini didasarkan atas Surat Keputusan Bupati Mesuji Nomor: 821/645/V.03/KPTS/MSJ/2020 tentang Pengangkatan Pejabat Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Mesuji.

Dalam sambutannya, Bupati Saply mengatakan bahwa penetapan Syamsudin sebagai sekda telah melalui proses seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama Pemerintah Kabupaten Mesuji yang dilakukan beberapa waktu lalu dengan berpedoman pada Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara dan Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil.

Perlu saya sampaikan bahwa jabatan sekda memiliki peran yang vital dalam membantu kepala daerah menyusun kebijakan, serta membina hubungan kerja dengan dinas, lembaga teknis, dan unit pelaksana lainnya.

“Dengan demikian, maka seorang sekda sesungguhnya merupakan motor penggerak organisasi pemerintahan daerah. Untuk itu, kepada Saudara Syamsudin, saya minta agar dapat menjalankan peran dan fungsinya tersebut,” pesan Saply.

Menurutnya, selain harus mampu mengemban seluruh aktivitas maupun tugas-tugas administratif, seorang sekda harus terus meningkatkan kemampuan dalam menyikapi teritorial dan penyelenggaraan otonomi daerah, serta mampu berkoordinasi dan berkomunikasi secara produktif, kepada seluruh institusi, baik internal maupun eksternal.

“Kita sepenuhnya harus menyadari bahwa tantangan tugas-tugas Pemerintah Kabupaten Mesuji di hari-hari mendatang akan semakin berat, terutama untuk memenuhi tuntutan dan harapan masyarakat,” ujar Saply.

Terakhir, Saply berpesan agar kepercayaan yang telah diberikan ini dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya, serta selalu memberikan teladan bagi Aparatur Sipil Negara lainnya.

“Pelantikan pada hari ini hendaknya dimaknai sebagai momentum langkah awal untuk memulai pelaksanaan tugas pemerintah daerah yang lebih baik, khususnya untuk menjalankan pelayanan yang tetap prima selama masa “Kenormalan Baru” ini,” tutupnya. (Prokompim/CS)