You cannot copy content of this page

Pelaksanaan SKB CPNS Formasi 2019 Diperkirakan Agustus-September 2020

Category : Informasi

Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Bima Haria Wibisana selaku Ketua Pelaksana Panselnas mengatakan bahwa penetapan jadwal Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi Tahun 2019 diperkirakan pada Agustus – September 2020, setelah pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Sekolah Kedinasan (Dikdin) Formasi Tahun 2020 pada Juli 2020.

Hal itu diungkapkannya dalam rapat Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) CPNS formasi tahun 2019 yang berlangsung Selasa, (19/05/2020) melalui Video Conference, diputuskan pelaksanaan akan digelar sekitar bulan Agustus – September 2020, yakni setelah pelaksanaan .

Namun, menurutnya bahwa realisasi jadwal yang disusun Panselnas ini bergantung pada penetapan status kedaruratan Covid-19. Untuk itu, selain menunggu persetujuan Presiden terhadap jadwal yang ditetapkan tersebut, Panselnas juga mempertimbangkan rekomendasi dari Gugus Tugas Pandemi soal status darurat Covid-19.

“Jika SKD Dikdin 2020 terlaksana sesuai jadwal yang ditetapkan, yakni pada Juli 2020, maka jadwal SKB CPNS Formasi Tahun 2019 diperkirakan dapat berlangsung pada Agustus – September 2020,” terang Bima.

Dari aspek kesiapan infrastruktur pelaksanaan tes, Deputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian BKN, Suharmen memaparkan soal antisipasi metode pelaksanaan seleksi dengan sistem Computer Assisted Test (CAT) bila digelar di masa pandemi Covid-19. Suharmen menyebutkan bahwa BKN saat ini terus melakukan uji coba atau stress testing sistem CAT online sebagai antisipasi pelaksanaan SKD Dikdin Tahun 2020 dan SKB CPNS Formasi Tahun 2019.

“Dari sisi pelaksanaan secara teknis, kami sudah mencoba antisipasi metode tes pelaksanaan SKB CPNS 2019 dan SKD Dikdin 2020. Salah satu yang sudah dilakukan uji coba adalah pelaksanaan ujian CAT pada seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Kementerian Agama dengan menggunakan metode CAT Online pada 12 Mei 2020 lalu. BKN juga terus melakukan pemutakhiran secara sistem dan teknologi untuk pelaksanaan seleksi secara massal di masa pandemi Covid-19 seperti ini,” jelas Suharmen. (Humas BKN)


Demi Transparansi, Bupati Mesuji Minta Daftar Penerima Bantuan Ditempel di Kantor Desa

Category : Informasi

Bupati Mesuji Saply TH meminta agar pemerintah desa di wilayah Kabupaten untuk menempel daftar penerima bantuan yang ada di desa pada kantor desa masing-masing agar masyarakat dapat mengetahui dan dapat ikut mengawasi pelaksanaannya.

Hal itu disampaikannya lantaran banyak menerima laporan dari masyarakat terkait penyaluran BLT Dana Desa tidak tepat sasaran. Selain itu, dia minta agar setiap desa memiliki nomor pusat laporan pengaduan masyarakat sehingga masyarakat dapat memberikan laporan terkait penyaluran bantuan apapun.

Lanjutnya, transparansi mutlak diperlukan demi menjaga kepercayaan publik, terlebih di masa pandemi ini, menurutnya ini adalah isu yang sensitif.

“Demi keterbukaan, saya minta kepada seluruh kepala desa agar menempel daftar penerima bantuan di kantor desa masing-masing, agar masyarakat dapat mengetahui dan dapat ikut mengawasi pelaksanaannya,” ucapnya di rumah dinasnya, Jumat (08/06/2020). (Prokompim/CS)


Bupati Saply Serahkan BLT Dana Desa di Telogo Rejo dan Sidang Makmur

Category : Informasi

Masyarakat terdampak pandemi Covid-19 di Desa Telogo Rejo dan Desa Sidang Makmur, Kecamatan Rawa Jitu Utara akhirnya dapat tersenyum. Pasalnya, mereka baru saja mendapat Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa.

Penyerahan BLT secara simbolis dilakukan oleh Bupati Mesuji Saply TH kepada penerima bantuan di balai desa setempat, Senin (04/05/2020).

Penerima bantuan merupakan warga yang terdampak pandemi Covid-19 yang tidak terdaftar dalam bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Nontunai (BPNT).

Di Desa Telogo Rejo sendiri jumlah penerima bantuan sebanyak 91 kepala keluarga (KK), dan Desa Sidang Makmur sebanyak 51 KK, dengan jumlah bantuan sebesar Rp 600 ribu per bulan.

Dijelaskan Bupati Saply, sedikit terhambatnya penyaluran BLT Dana Desa periode April ini ada beberapa sebab, salah satunya karena proses administrasi yang belum lengkap.

Seperti diketahui, saat ini baru tiga desa di Kabupaten Mesuji yang telah menyalurkan BLT Dana Desa periode April, yakni Desa Tanjung Makmur, Telogo Rejo, dan Sidang Makmur yang merupakan BLT Dana Desa pertama kali di Lampung yang tersalurkan.

Bupati Saply mengingatkan kepada seluruh kepala desa agar bantuan dapat diberikan pada yang berhak menerima melalui musyawarah desa secara transparan.

“Saya minta masyarakat untuk ikut mengawasi. Saya kumpulkan penerima bantuan pada hari ini agar masyarakat mengetahui para penerimanya, tanpa mengabaikan protokol kesehatan dari Pemerintah. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat,” ucap Saply. (Prokompim/CS)