Cegah DBD, Saply Ajak Masyarakat Lakukan 3M Plus

Category : Uncategorized

Bupati Mesuji Saply TH mengajak masyarakat untuk menggalakkan program Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan gerakan 3M Plus secara berkelanjutan untuk mencegah Demam Berdarah Dengue (DBD). Hal itu disampaikannya saat melakukan sosialisasi PSN dan pencanangan Gerakan 1 Rumah 1 Juru Pemantau Jentik (Jumantik) di Balai Desa Tanjung Mas Makmur, Kecamatan Mesuji Timur, Sabtu (15/02/2020).

Hadir pada kesempatan itu, Ketua TP PKK Kabupaten Mesuji Nelli Wati Saply, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mesuji Yanuar Fitrian, Camat Mesuji Timur Tarbin Putra, dan beberapa kepala puskesmas.

Kegiatan ini merupakan respon cepat Pemerintah Kabupaten Mesuji atas terjadinya kasus DBD pada awal tahun ini sampai dengan Februari 2002 sebanyak 19 kasus di Kabupaten Mesuji, dari jumlah itu sebanyak 10 kasus terjadi di wilayah Mesuji Timur.

Pada kesempatan itu, Bupati Saply juga menjenguk beberapa pasien Demam Berdarah Dengue (DBD) di Puskesmas Tanjung Mas Makmur, menyerahkan bantuan abate, dan menyaksikan kegiatan fogging di salah satu rumah warga.

Bupati Saply mengatakan bahwa dalam penanganan DBD, peran serta masyarakat untuk menekan kasus ini sangat menentukan, salah satunya melalui Gerakan 3M Plus tersebut.

Gerakan 3M Plus yang dimaksud yakni Menguras, yaitu membersihkan tempat yang sering dijadikan tempat penampungan air seperti bak mandi, ember air, tempat penampungan air minum, penampung air lemari es dan lain-lain. Kemudian Menutup, yaitu menutup rapat-rapat tempat-tempat penampungan air seperti drum, kendi, toren air, dan lain sebagainya, dan terakhir Memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang bekas yang memiliki potensi untuk jadi tempat perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti.

“Oleh karenanya, program Pemberantasan Sarang Nyamuk dengan cara 3M Plus perlu terus dilakukan secara berkelanjutan, serta pelaksanaan Gerakan 1 Rumah 1 Jumantik, sebagai salah satu upaya mengantisipasi dan mencegah DBD,” pesannya. (Prokompim/CS)


Leave a Reply