You cannot copy content of this page

Ratusan Personel Ikuti Apel Siaga Bencana Aman Nusa II di Mesuji

Category : Uncategorized

Pemerintah Kabupaten Mesuji bersama Polres Mesuji dan Kodim 0426/Tulang Bawang menggelar Apel Bersama Siaga Penanggulangan Bencana Aman Nusa II Kabupaten Mesuji Tahun 2020, Rabu (08/01/2020) di Alun-Alun Simpang Pematang.

Apel dihadiri oleh Plt Bupati Mesuji Saply TH didampingi Kapolres Mesuji AKBP Alim, Perwira Penghubung Kodim 0426/TB Mayor Arh. Wahyudi, para kepala OPD, dan para camat. Apel diikuti oleh 300 personel yang terdiri atas BPBD Kabupaten Mesuji, anggota Polres Mesuji, prajurit TNI, pemadam kebakaran, Satpol PP, Tagana, Dinas Kesehatan, Dinas PUPR, RAPI, Pramuka, dan relawan lainnya, serta seluruh sarana penanggulangan bencana.

Disampaikan Plt Bupati Saply saat menjadi pembina apel, apel ini digelar dalam rangka kesiapsiagaan dalam menghadapi kemungkinan bencana yang sewaktu-waktu dapat terjadi di Kabupaten Mesuji, khususnya memasuki musim penghujan ini.

Menurutnya, wilayah Kabupaten Mesuji yang cenderung aman dari bencana alam secara geologis dan geografis, tidak lantas membuat lengah karena bencana bisa terjadi di mana saja dan kapan saja. Untuk itu, diperlukan usaha kesiapsiagaan dan kewaspadaan bersama agar siap dalam menghadapi bencana.

“Kita semua menyadari, bahwa bencana alam memang tidak dapat ditolak. Namun, yang lebih penting adalah bagaimana upaya kita semua untuk dapat meminimalisir dampak yang mungkin terjadi akibat bencana tersebut atau yang biasa disebut dengan mitigasi bencana,” ujar Saply.

Pada kesempatan itu, Saply juga menegaskan bahwa penanggulangan bencana bukan hanya tugas Pemerintah Daerah, TNI, Polri, BPBD maupun instansi terkait semata, namun seluruh masyarakat harus menyadari bahwa tanggap bencana merupakan panggilan kemanusiaan dan menjadi tanggung jawab bersama selaku masyarakat Kabupaten Mesuji.

Dia juga berpesan kepada para pemangku kepentingan antar pelaksana penanganan bencana untuk selalu berkoordinasi dengan baik dan menjaga kekompakan dalam menghadapi bencana yang bisa terjadi sewaktu-waktu.

“Kepada para camat, kepala desa, RK, dan RT untuk selalu memonitor wilayahnya masing-masing agar kita semakin siap dan dapat meminimalisir resiko bencana,” pungkas Saply. (Humas/CS)


Leave a Reply