You cannot copy content of this page

Seleksi ASN 2019 Dibuka Oktober, BKN Proyeksi Pelamar Capai 5,5 Juta

Category : Informasi

Hari ini pemerintah mengumumkan secara resmi seleksi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diagendakan pada Oktober 2019. Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana memprediksi peserta seleksi akan mencapai 5,5 juta. Pada pelaksanaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2018 total sebanyak 3.636.251 pelamar, dengan rincian jumlah pelamar di 76 instansi pusat mencapai 1.446.460 pelamar dan pelamar di 481 instansi daerah sebanyak 2.189.791 pelamar. Selanjutnya formasi CPNS 2018 Provinsi Papua diberikan sebanyak 12.831 posisi dan Provinsi Papua Barat sejumlah 6.208 posisi. Sementara untuk seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Tahap Pertama sejumlah 51.293 peserta melampaui passing grade. Formasi P3K Tahap Pertama ini dibuka khusus bagi tenaga honorer dengan jabatan Guru, Tenaga Kesehatan, Dosen, dan Tenaga Kependidikan PTN baru, serta Penyuluh Pertanian.
Selaku Ketua Pelaksana Panitia Seleksi ASN Nasional (Panselnas), Kepala BKN juga menyampaikan sejumlah kendala yang dialami pelamar CPNS 2018, di antaranya: 1) Database kependudukan yang tidak update, terutama kesulitan pelamar melakukan update Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) di Kantor Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) daerah dan pusat; 2) Sejumlah ijazah pelamar tidak sesuai kualifikasi Pendidikan yang dipersyaratkan; 3) KTP yang diunggah pelamar tidak jelas/bukan KTP asli, dan 4) Sejumlah dokumen pendukung yang dilampirkan tidak lengkap. Beberapa permasalahan ini yang menjadikan peserta tidak memenuhi syarat administrasi.

Untuk rencana pelaksanaan seleksi ASN pada Oktober 2019 akan dibuka dengan dua jenis pilihan, yakni seleksi CPNS dan P3K Tahap Kedua. Total kebutuhan ASN nasional 2019 sejumlah 254.173 yang mencakup 100.000 ribu formasi CPNS dan 100.000 formasi P3K Tahap Kedua, dan sisanya sudah dilaksanakan pada seleksi P3K Tahap Pertama. Dari aspek infrastruktur seleksi, 108 titik lokasi di seluruh Indonesia dapat dimanfaatkan melalui fasilitas yang disediakan BKN dan bekerja sama dengan sejumlah instansi pusat dan daerah. Jumlah ini tentu tidak cukup untuk pelaksanaan seleksi serentak, oleh karena itu beberapa opsi sedang disiapkan dengan kerja sama instansi di pusat dan daerah.


Enak dan Harum, Restoran di Bekasi ini Gunakan Beras Asli Mesuji

Category : Informasi

Sebuah restoran di Bekasi, Jawa Barat yang bernama Resto Saung Ikan Nusantara tak disangka menggunakan beras asli Mesuji sebagai bahan baku makanannya. Ini diketahui saat Plt Bupati Mesuji Saply TH mengunjungi restoran tersebut usai mengikuti Rakornas Pengendalian Inflasi Tahun 2019 di Jakarta, Kamis (25/07/2019).

Sang pemilik restoran yang beralamat di Jalan Bintara Raya, Bekasi ini, Jhon Martin mengatakan, sudah setahun dirinya menggunakan beras Mesuji.

Dia menceritakan awalnya menggunakan beras Mesuji saat istrinya yang bekerja di Kementerian Desa PDTT mendapat oleh-oleh beras dari Pemkab Mesuji, kemudian dicoba di restorannya, ternyata banyak pelanggan puas.

Menurutnya beras Mesuji mutunya bagus. Walaupun bentuknya kecil, tapi rasanya enak dan wanginya harum.

“Kami sudah satu tahun menggunakan beras Mesuji dan pelanggan juga puas dengan rasanya. Kami berharap mutunya terus dipertahankan dan pasokan produksinya ke depan dapat ditingkatkan karena peminatnya banyak di sini,” tuturnya.

Pada kesempatan itu, Plt Bupati Saply berterima kasih kepada pemilik restoran Saung Nusantara yang sudah menggunakan beras dari Mesuji dan ikut mempromosikan beras dari Mesuji.

Menurutnya, ini suatu kebanggaan bagi masyarakat Mesuji karena beras Mesuji sudah dikenal dan dikonsumsi sampai di Bekasi.

“Saya ikut bangga beras dari Mesuji dikenal sampai di Bekasi. Beras Mesuji memang memiliki rasa yang khas dibanding beras dari daerah lainnya karena ditanam di lahan gambut secara organik, tanpa bahan kimia. Mudah-mudahan respon positif ini semakin memotivasi kami untuk semakin mengembangkan produksi beras asli Mesuji,” ungkap Saply saat berkunjung di restoran tersebut.


Pj Sekda Mesuji Buka Latsar CPNS Angkatan I dan II

Category : Informasi

Sebanyak 70 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi Umum Tahun 2018 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mesuji, mengikuti Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS Angkatan I dan II Tahun 2019. Kegiatan dibuka oleh Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Mesuji Indra Kusuma Wijaya di Auditorium Bapelkes Provinai Lampung, Bandarlampung, Senin (22/07/2019).

Acara tersebut dihadiri Kasubbid Pengembangan Kepemimpinan Jabatan Tinggi BPSDM Provinsi Lampung Misbar Basyarudin, Kepala BKDD Kabupaten Mesuji Sobirin, serta sejumlah jajaran BKDD Kabupaten Mesuji.

Dalam sambutannya, Pj Sekda Indra mengatakan Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebagai bagian dari Aparatur Sipil Negara (ASN) merupakan birokrat yang memiliki peranan yang menentukan dalam pembangunan.

Oleh karena itu, agar mampu menjalankan peranan tersebut, diperlukan sosok PNS yang profesional, yaitu PNS yang mampu memenuhi standar kompetensi jabatannya sehingga mampu melaksanakan tugas secara efektif dan efisien. Untuk dapat membentuk sosok PNS profesional seperti itu, perlu dilaksanakan pembinaan melalui jalur pelatihan.

Dia berharap dengan diselenggarakannya Pelatihan Dasar ini mampu menjadi wahana peningkatan keterampilan, kompetensi, dan sikap selaku aparatur yang pada akhirnya bermuara pada peningkatan kinerja dan pelayanan.

“Untuk itu, saya mengingatkan agar setiap peserta merubah pola pikir asal lulus dan dapat sertifikat. Ikuti Pelatihan Dasar dengan sungguh-sungguh dan penuh kedisiplinan. Jadikan Pelatihan Dasar ini sebagai kesempatan emas untuk meningkatkan kapasitas diri menuju ASN yang berkualitas dan profesional,” jelasnya.

Pelatihan Dasar CPNS Angkatan I dan II ini dijadwalkan akan berlangsung selama 51 hari dengan metode 21 hari on campus dan 30 hari off campus. Pelatihan Dasar ini merupakan salah satu prasyarat bagi CPNS untuk dapat diangkat menjadi PNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mesuji.


Kominda Ogan Ilir Sumsel Orientasi Lapangan ke Mesuji

Category : Informasi

Komunitas Intelijen Daerah (Kominda) Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumatra Selatan, Jumat (19/07/2019) mengunjungi Kabupaten Mesuji. Kunjungan tersebut dalam rangka orientasi lapangan.

Rombongan diterima oleh Plt Bupati Mesuji di rumah dinasnya, didampingi Kapolres Mesuji AKBP Edi Purnomo, Dandim 0426/Tulang Bawang Letkol Inf. Kohir, Pj Sekretaris Daerah Indra Kusuma Wijaya, pengurus Kominda Kabupaten Mesuji, dan jajaran pejabat di lingkup Pemkab Mesuji.

Dalam sambutannya, Plt Bupati Mesuji menyambut baik kedatangan Kominda Ogan Ilir di Kabupaten Mesuji dalam rangka silaturahmi dan koordinasi terkait kemajuan intelijen di kedua wilayah tersebut. Selain itu, dia juga menjelaskan kondisi Kabupaten Mesuji secara geografis, administratif, dan sosio-kultural.

“Saya ucapkan selamat datang kepada jajaran Badan Kesbangpol dan Kominda Kabupaten Ogan Ilir di Kabupaten Mesuji.
Saya menyambut baik dengan diselenggarakannya kegiatan ini karena selain mempererat silaturahmi, juga bermanfaat dalam rangka koordinasi dan mengoptimalkan kinerja komunitas intelijen daerah,” ucap Saply.

Sementara itu, dalam sambutannya mewakili Kominda Ogan Ilir dan Pemkab Ogan Ilir, Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Ogan Ilir Wilson Efendi menyampaikan bahwa Kabupaten Mesuji dan Ogan Ilir memiliki banyak persamaan.

Dikatakan Wilson, Kabupaten Mesuji dan Ogan Ilir memiliki persamaan, yakni merupakan sama-sama wilayah pemekaran. Kabupaten Ogan Ilir merupakan pemekaran dari Kabupaten Ogan Komering Ilir pada tahun 2005. Saat ini Ogan Ilir merupakan wilayah penyangga dari Kota Palembang, kurang lebih berjarak 22 km jika dihitung dari Kota Indralaya.

“Pada kesempatan ini kami mohon kerjasama untuk berbagi pengalaman guna menambah wawasan dan pengetahuan bidang intelijen yang diterapkan di Mesuji untuk dapat diimplementasikan di Ogan Ilir nantinya,” jelas Wilson.


Kunjungi Lokasi Bentrok Register 45, Wagub Nunik akan Berkoordinasi dengan Pemprov Sumsel

Category : Informasi

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung akan berkoordinasi dengan Pemprov Sumatera Selatan untuk menyelesaikan konflik lahan di wilayah Register 45 Sungai Buaya, Kabupaten Mesuji yang terjadi pada Rabu (17/07/2019) kemarin.

Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim saat mengunjungi lokasi bentrok di Wilayah Kelompok Mekar Jaya Abadi Register 45, Kamis (18/07/2019), didampingi Danrem 043/Garuda Hitam Kolonel Inf. Taufiq Hanafi, Kapolres Mesuji AKBP Edi Purnomo, Dandim 0426/Tulang Bawang Letkol Inf. Kohir, dan Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Mesuji Indra Kusuma Wijaya.

Menurut Nunik (sapaan Chusnunia Chalim), konflik lahan di Register 45, sudah berulang kali terjadi. Untuk itu, penyelesaiannya harus melibatkan seluruh stakeholder terkait, baik secara jangka panjang dan jangka pendek.

Lanjutnya, untuk meredam agar tidak adanya konflik susulan, Pemprov Lampung akan terus menjalin komunikasi dengan unsur Forkopimda baik di tingkat Provinsi Lampung, Provinsi Sumatra Selatan, Kabupaten Mesuji, dan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).

Selain itu, Nunik juga mengajak Pemkab Mesuji dan seluruh pihak berkolaborasi dengan Pemprov Lampung untuk memikirkan bersama korban bentrokan ini, baik korban meninggal maupun yang saat ini tengah menjalani perawatan.

Dia juga meminta kepada seluruh pihak untuk turut membantu meredam suasana agar kembali kondusif pasca kejadian bentrokan ini.

“Jadi, karena beberapa korban yang meninggal merupakan warga Sumatra Selatan, maka kita akan berkoordinasi juga dengan Pemprov Sumatra Selatan, secara khusus Pemkab OKI. Ada upaya jangka pendek dan jangka panjang untuk penyelesaiannya,” ucapnya. (Humas/CS)


Plt Bupati Mesuji Resmikan BNI KCP Mesuji

Category : Informasi

Plt Bupati Mesuji Saply TH meresmikan Bank BNI Kantor Cabang Pembantu (KCP) Mesuji yang berada di Desa Brabasan, Kecamatan Tanjung Raya, Selasa (16/07/2019).

Peresmian tersebut ditandai dengan pengguntingan pita oleh Plt Bupati Saply didampingi Kepala BNI Kantor Wilayah Palembang Dodi Widjayanto, Deputi Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan OJK Provinsi Lampung Aprianus John Risnad, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Lampung Tengah Widodo, Kepala BNI Cabang Metro Mus Adral, Kepala BNI KCP Mesuji Wayan, dan beberapa pejabat di lingkup Pemkab Mesuji.

Dalam dalam kesempatan itu, juga dilakukan penyerahan secara simbolis kartu BPJS Ketenagakerjaan bagi aparatur desa dan tenaga honorer Pemda, penyerahan Kredit Usaha Rakyat (KUR), dan penyerahan bantuan coorporate social resposibility (CSR) BNI, serta simulasi transaksi perbankan.

Dalam sambutannya, Plt Bupati Saply menyampaikan apresiasi dan menyambut baik atas dibukanya outlet Bank BNI KCP Mesuji yang merupakan outlet pertama Bank BNI di Kabupaten Mesuji.

Dia berharap dengan adanya Kantor Cabang Pembantu ini, akan lebih mempermudah masyarakat dalam melakukan transaksi perbankan, khususnya bagi nasabah BNI.

“Selama ini nasabah BNI di Mesuji yang ingin bertransaksi, harus menempuh perjalanan jauh karena KCP Bank BNI yang terdekat adalah di Unit II Tulang Bawang yang jaraknya kurang lebih dua jam perjalanan dari sini, ataupun dengan memanfaatkan Agen 46 yang dimiliki BUMDes,” jelasnya.

Selain itu, dengan kehadiran outlet Bank BNI di Kabupaten Mesuji ke depan diharapkan juga mampu memberikan kontribusi yang optimal bagi perkembangan usaha sebagai motor penggerak perekonomian, salah satunya melalui program penyaluran kredit dan lain sebagainya.

“Semoga kehadiran Bank BNI Kantor Cabang Pembantu Mesuji berdampak positif bagi pembangunan ekonomi di Kabupaten Mesuji dan mampu menjadi bank pilihan masyarakat di Kabupaten Mesuji,” ucap Saply.


Hadiri Peda KTNA Lampung XVI, Plt Bupati Mesuji Terima Bantuan Pertanian Rp 10 Miliar

Category : Informasi

Plt Bupati Mesuji Saply TH didampingi Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Mesuji Ny. Nelli Wati Saply menghadiri acara pembukaan Pekan Daerah (Peda) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) XVI Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2019.

Acara dilaksanakan di Lapangan Cipta Karya, Kalianda, Lampung Selatan dan dibuka secara resmi oleh Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan Provinsi Lampung Taufik Hidayat mewakili Gubernur Lampung, Senin (15/7/2019).

Peda KTNA ini diikuti sekitar 1.500 peserta petani dan nelayan dari kontingen kabupaten/kota se-Provinsi Lampung dan dilaksanakan mulai tanggal 14-18 Juli 2019. Pembukaan Peda KTNA diawali prosesi parade kontingen KTNA dari seluruh kabupaten/kota.

Dalam sambutannya, Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan Taufik Hidayat mengatakan Peda KTNA merupakan momentum yang tepat sebagai upaya membangun komitmen bersama mewujudkan visi dan misi “Masyarakat Lampung Berjaya”.

Dia berharap melalui kegiatan ini dapat menggali potensi yang seluas-luasnya, menambah pengetahuan, wawasan dan keterampilan para Kontak Tani Nelayan Andalan serta menjadi motivasi dan pendorong bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat petani dan nelayan dalam upaya meningkatkan kemandirian wirausaha tani dan nelayan di Provinsi Lampung.

“Saya harap kegiatan ini dapat diikuti dengan seksama oleh para peserta KTNA untuk menggali potensi yang seluas-luasnya, menambah pengetahuan, wawasan dan keterampilan, serta membangun jaringan dengan semua KTNA se-Provinsi Lampung,” ucap Taufik Hidayat saat menyampaikan sambutan sekaligus membuka acara.

Dalam acara itu, Pemerintah Provinsi Lampung secara seremoni menyerahkan bantuan program/kegiatan di lingkup pertanian untuk Kabupaten Mesuji sebesar Rp 10.075.506.000,-. Selain itu, Pemprov Lampung juga menyerahkan bantuan serupa bagi 14 kabupaten/kota lainnya dengan total bantuan sebesar Rp 84.035.913.000,-.

Sementara itu, Plt Bupati Saply menyampaikan rasa terima kasihnya atas bantuan yang diberikan. Dia berharap bantuan itu dapat digunakan untuk pembangunan di bidang pertanian di Kabupaten Mesuji.

“Kami ucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas bantuan yang diberikan Pemprov Lampung ini. Semoga dengan bantuan ini dapat lebih meningkatkan pembangunan di bidang pertanian di Kabupaten Mesuji,” kata Saply usai menerima bantuan.

Pada Peda KTNA kali ini, stan Kontingen Kabupaten Mesuji menampilkan hasil pertanian dan perkebunan, diantaranya beras petani Mesuji, jeruk chokun, jeruk siam, jeruk sate, jeruk nipis, jeruk purut, jeruk sunkist, berbagai olahan ikan asin, kerupuk ikan, terasi, kelapa pandan wangi, dan lain sebagainya.


Plt Bupati Mesuji Jenguk Nabilatus Solihatul, Pasien Luka Pipi yang Sempat Viral

Category : Informasi

Plt Bupati Mesuji Saply TH menjenguk Nabilatus Solihatul Faridah, seorang anak warga Desa Agung Batin, Kecamatan Simpang Pematang yang sempat viral karena penyakit di wajahnya beberapa waktu lalu di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Moeloek, Bandarlampung, Sabtu (14/07/2019).

Kedatangan Plt Bupati Saply ini didampingi istri Hj. Nelli Wati Saply dan beberapa pejabat di lingkungan Pemkab Mesuji.

Dikatakan Plt Kabag Humas dan Protokol Angga Pramudita yang turut mendampingi, kehadiran Plt Bupati Saply dalam rangka kepedulian terhadap warganya dan memberikan semangat serta perhatian kepada pasien dan keluarga agar kuat dalam menghadapi musibah.

Pada kesempatan yang sama, Plt Bupati Saply juga menjenguk Muhammad Bilal Kaisar, anak warga Desa Sungai Cambai, Kecamatan Mesuji Timur yang diduga menderita infeksi paru-paru di rumah sakit yang sama.

“Bapak Plt Bupati sangat prihatin atas apa yang telah dialami oleh dua anak warga Mesuji yang sedang berbaring sakit di RSUD Abdul Moeloek ini. Beliau telah memerintahkan kepada dinas terkait agar dapat membantu pengobatan. Pemerintah Daerah harus hadir melayani di saat masyarakat sedang mengalami musibah,” ujarnya.

Sementara itu, dijelaskan Dr. Isura, dokter yang menangani Nabilatus, pasien dirujuk ke RSUD Abdul Moeloek sejak 25 Juni 2019 dengan diduga menderita kelainan sistem darah anemia aplastik dan luka terbuka di area pipi kiri diduga karena soft tissue nekrotizing.

“Kondisi pasien dalam keadaan sadar. Luka terbuka di pipi kiri saat ini dalam perawatan tim luka. Pasien kini dirawat bersama dokter anak dan dokter bedah plastik. Sementara untuk pasien atas nama Muhammad Bilal Kaisar, seorang anak warga Desa Sungai Cambai, Kecamatan Mesuji Timur diduga menderita infeksi paru-paru,” jelas Dr. Isura.


Pemkab Mesuji Targetkan 100% ODF Tahun 2020

Category : Informasi

Pemerintah Kabupaten Mesuji menargetkan sebagai kabupaten bebas buang air besar sembarangan (BABS) atau open defecation free (ODF) pada tahun 2020 mendatang.

Hal tersebut diungkapkan Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Mesuji Indra Kusuma Wijaya saat membuka acara pertemuan sinergitas dan komitmen bersama calon desa ODF di Aula Kantor Bupati Mesuji, Wiralaga Mulya, Rabu (03/07/2019).

Sejak dimulai pertama kali di Kabupaten Mesuji tahun 2017 saat deklarasi pertama desa ODF di Desa Margo Mulyo, Kecamatan Mesuji Timur, hingga 2019 ini, sudah ada 16 desa di Kabupaten Mesuji yang telah mendeklarasikan diri sebagai desa ODF.

Indra Kusuma berharap dengan pertemuan yang dilaksanakan ini, mampu menyamakan persepsi dan menyelaraskan program masing-masing OPD, serta menguatkan komitmen dari desa-desa calon ODF, sehingga percepatan pencanangan deklarasi desa ODF dapat dipercepat.

“Saat ini baru terdapat 16 desa yang sudah ODF. Tahun 2019 ini, saya harap 43 desa sudah ODF dan saya targetkan tahun 2020 Kabupaten Mesuji sudah menjadi kabupaten ODF,” ucap Indra dalam sambutannya.

Lanjutnya, perjalanan untuk mewujudkan Kabupaten Mesuji menjadi kabupaten ODF secara 100% memang masih panjang, sehingga diperlukan kerjasama dan peran serta dari seluruh pihak.

Ke depan, dia berharap semakin banyak inovasi-inovasi baru, baik dari OPD terkait maupun dari masyarakat untuk menerapkan ODF di seluruh desa guna mendukung terwujudnya Kabupaten Mesuji menjadi kabupaten yang sehat.

“Namun, yang paling penting adalah komitmen dan konsistensi untuk menjaga agar warga tidak BABS, mendorong, membangun, serta kesadaran masyarakat sendiri,” pungkasnya.


DPRD dan Pemkab Mesuji Setujui Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2018

Category : Informasi

Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Mesuji Tahun Anggaran 2018 disetujui bersama DPRD Kabupaten Mesuji dan Pemerintah Kabupaten Mesuji.

Persetujuan bersama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepakatan antara Ketua DPRD Mesuji Fuad Amrulloh dan Plt Bupati Mesuji Saply TH dalam rapat paripurna yang digelar di Gedung DPRD Kabupaten Mesuji, Wiralaga Mulya, Selasa (02/07/2019).

Dalam keputusan ini, dicantumkan persetujuan dewan atas Laporan Realisasi Anggaran, Laporan Perubahan Saldo Anggaran Lebih, Laporan Arus Kas, Laporan Operasional, Neraca, Laporan Perubahan Ekuitas dan Catatan atas Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2018 yang telah disampaikan Plt Bupati Mesuji pada paripurna sebelumnya tanggal 24 Juni 2019 lalu.

Selain juga, laporan pertanggungjawaban realisasi pelaksanaan APBD tahun anggaran 2018. Meliputi, komposisi realisasi pendapatan daerah sebesar Rp 844 miliar, belanja Rp 812 miliar, surplus Rp 31 miliar, penerimaan pembiayaan Rp 81 miliar, dan sisa lebih penggunaan anggaran Rp 113 miliar.

Sementara itu, Plt Bupati Saply menyampaikan terima kasih kepada DPRD Mesuji atas respon positifnya terhadap Raperda tersebut. 

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Mesuji, saya mengucapkan ribuan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada segenap Pimpinan dan Anggota, serta Panitia Khusus DPRD Kabupaten Mesuji atas kerjasama dan kebersamaan selama pembahasan Raperda, sehingga dapat kita sepakati bersama pada hari ini,” ungkap Saply.

Selanjutnya, pihaknya setelah Rapat Paripurna ini, akan menyampaikan Raperda ini kepada Gubernur Lampung selaku perpanjangan tangan Pemerintah Pusat untuk dievaluasi.

“Kita berharap proses evaluasi di Pemerintah Provinsi Lampung nanti dapat berlangsung dengan baik dan lancar, sehingga kemudian dapat ditetapkan sebagai Peraturan Daerah,” pungkasnya.