You cannot copy content of this page

Pemkab Mesuji Awali Safari Ramadan di Desa Eka Mulya

Category : Informasi

Pemerintah Kabupaten Mesuji mengawali rangkaian kegiatan Safari Ramadan 1440 Hijriah di Masjid Attaqwa, Desa Eka Mulya, Kecamatan Mesuji Timur, Senin (13/05/2019). Hadir pada kesempatan itu, Plt Bupati Mesuji Saply TH, Kapolres Mesuji AKBP Edi Purnomo, Kepala Kantor Kemenag Mesuji Sanusi, Wakil Ketua Pengadilan Agama Mesuji Abdurrahman, Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Mesuji Indra Kusuma Wijaya, beserta jajaran pejabat Pemkab Mesuji.
Pada kegiatan tersebut, juga diserahkan bantuan bantuan genset, speaker pengeras suara, karpet masjid, dan alquran, serta menyerahkan sebanyak 22.361 kartu Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) BPJS Kesehatan untuk Kecamatan Mesuji Timur. Usai penyerahan bantuan, acara dilanjutkan dengan penyampaian tausiah dari ustaz KH Asnawi.
Kegiatan Safari Ramadan ini merupakan agenda rutin tahunan yang dilaksanakan oleh unsur Pemerintahan Daerah Kabupaten Mesuji, baik Pemerintah Kabupaten Mesuji, DPRD Kabupaten Mesuji, beserta jajaran Forkopimda Kabupaten Mesuji.
Tahun ini, kegiatan Safari Ramadan dilaksanakan oleh satu tim yang diketuai oleh Plt Bupati Mesuji dan akan berkeliling di tujuh kecamatan se-Kabupaten Mesuji. Selain menyemarakkan syiar di bulan suci Ramadan, kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antara Pemerintah Daerah dengan masyarakat.
Dalam sambutannya, Saply mengajak seluruh masyarakat untuk memaknai ibadah puasa sebagai wahana pengendalian diri. Berpuasa menurutnya, salah satu latihan untuk menahan emosi dan perilaku negatif karena dalam berpuasa seseorang dikondisikan untuk hidup sehat, ikhlas, sabar, taat, berdisiplin, tolong-menolong, dan menebar kasih sayang kepada sesama.
“Melalui kegiatan Safari Ramadan ini mudah-mudahan akan terbangun rasa persaudaraan dan kebersamaan antara unsur Pemerintahan Kabupaten Mesuji, dengan para para alim ulama, tokoh masyarakat, dan juga seluruh komponen masyarakat khususnya di bulan suci ini. Semoga di bulan penuh rahmat ini kita senantiasa diberikan kesehatan dan kemampuan untuk menunaikan ibadah puasa dan amalan ibadah lainnya secara sempurna, serta diterima semua amalan ibadah kita,” ucap Saply. (Humas Mesuji/CS)


Plt Bupati Saply Sampaikan LKPJ Bupati Mesuji Tahun 2018

Category : Informasi

Plt Bupati Mesuji Saply TH menyampaikan nota pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Mesuji Tahun Anggaran 2018. Itu dia sampaikan dalam Rapat Paripurna Pembicaraan Tingkat I Penyampaian LKPJ Bupati Mesuji Tahun Anggaran 2018 di Gedung DPRD Kabupaten Mesuji, Wiralaga Mulya, Senin (13/05/2019).
Penyampaian LKPJ ini didasarkan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah sebagaimana telah diubah beberapa kali, terakhir dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015 dan Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun 2007 tentang Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah kepada Pemerintah, Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Kepala Daerah kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, dan Informasi Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah kepada Masyarakat.
Ada tiga hal pokok yang menjadi fokus utama penyampaian LKPJ, yakni kebijakan umum pemerintah daerah, pengelolaan keuangan daerah, dan penyelenggaraan urusan pemerintahan daerah.
Arah kebijakan umum Pemerintah Kabupaten Mesuji Tahun Anggaran 2018 mengacu kepada Peraturan Daerah Kabupaten Mesuji Nomor 11 Tahun 2017 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Mesuji Tahun 2017-2022, yang memuat visi dan misi Pemerintah Kabupaten Mesuji yang dijabarkan dalam berbagai strategi, kebijakan, dan prioritas daerah yang dilaksanakan secara bertahap dan berkesinambungan.
“Dalam hal pengelolaan keuangan daerah, realisasi Pendapatan Daerah Tahun 2018 sebesar Rp.843.954.181.774,55 atau sebesar 97,44% dari target yang ditetapkan sebesar Rp.866.170.510.780,21 dan realisasi Belanja Daerah sebesar Rp.812.367.315.256,- atau mencapai 86% dari target sebesar Rp.946.641.796.292,-,” ucapnya.
Dalam pencapaian visi Kabupaten Mesuji, Pemerintah Kabupaten Mesuji menitikberatkan pada peningkatan infrastruktur guna menopang pertumbuhan ekonomi. Pemerintah Kabupaten Mesuji mengutamakan pembangunan jalan dan jembatan yang meliputi pembangunan ruas jalan dan jembatan, pelebaran jalan, perbaikan, maupun pemeliharaan jalan dan jembatan. Hal ini telah membuahkan hasil terhadap aksesibilitas pada 105 desa yang ada di Kabupaten Mesuji.
Di bidang perumahan rakyat, pada tahun 2018 Pemerintah Kabupaten Mesuji telah melakukan penanganan rumah layak huni sebanyak 1.882 unit rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah. Secara akumulatif, dari tahun 2012 sampai dengan tahun 2018 telah melakukan penanganan rumah tidak layak huni menjadi layak huni sebanyak total 8.835 unit.
Di bidang kesehatan, pada tahun 2018 Angka Kematian Bayi di Kabupaten Mesuji 10,4 per 1.000 kelahiran hidup. Sedangkan Angka Kematian Ibu pada tahun 2018 sebesar 2,13 per 1.000 kelahiran hidup dari target sebesar 2,39 per 1.000 kelahiran hidup.
Pada Indikator Cakupan Pelayanan Kesehatan Dasar bagi Masyarakat Miskin, pada tahun 2018 tercatat mencapai 100% Penduduk Miskin telah mendapat fasilitas Jaminan Kesehatan yang didanai oleh Pemerintah Daerah dengan masuk ke dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) atau Penerima Bantuan Iuran (PBI) Daerah dengan berkoordinasi dengan BPJS Kesehatan sebagai penyelenggaranya, sementara itu sebanyak 65.815 penduduk miskin menerima bantuan iuran yang berasal dari APBN (PBI Pusat).
Di bidang Pendidikan, berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, pada tahun 2018 Angka Partisipasi Kasar PAUD/TK mencapai 94,76%, Angka Partisipasi Kasar untuk SD/sederajat mencapai 97,69%, sedangkan Angka Partisipasi Kasar SMP/sederajat mencapai 97,41%.
Lanjutnya, keberhasilan dan kemajuan di segala bidang yang telah dicapai selama ini menurutnya merupakan hasil kerja keras dan upaya bersama, baik Pemerintah Daerah, DPRD, serta seluruh stakeholder terkait.
“Selaku eksekutif di daerah, kami telah berusaha semaksimal mungkin untuk melaksanakan tugas-tugas yang telah dipercayakan. Kami menyadari bahwa dalam pelaksanaan tugas-tugas tersebut tentunya masih banyak kendala dan permasalahan yang harus kita selesaikan bersama,” pungkasnya.


Enam Tahun Berjalan, Program Baperlahu Sukses Bangun 8.835 Unit Rumah Layak Huni

Category : Informasi

Dalam kurun waktu enam tahun, yakni dari tahun 2012 sampai dengan tahun 2018, program Bantuan Pembangunan Rumah Layak Huni (Baperlahu) yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Mesuji telah melakukan penanganan rumah tidak layak huni menjadi layak huni sebanyak total 8.835 unit.
Hal ini disampaikan Plt Bupati Mesuji Saply TH saat menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) dalam Rapat Paripurna Pembicaraan Tingkat I Penyampaian LKPJ Bupati Mesuji Tahun Anggaran 2018 di Gedung DPRD Kabupaten Mesuji, Wiralaga Mulya, Senin (13/05/2019).
“Di bidang perumahan rakyat, dengan berpedoman pada Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman dan Peraturan Pemerintah Nomor 64 Tahun 2016 tentang Pembangunan Perumahan Masyarakat Berpenghasilan Rendah, secara akumulatif dari tahun 2012 sampai dengan tahun 2018 telah melakukan penanganan rumah tidak layak huni menjadi layak huni sebanyak total 8.835 unit. Pada tahun 2018 Pemerintah Kabupaten Mesuji telah melakukan penanganan rumah layak huni sebanyak 1.882 unit rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah,” ucap Saply.
Ditambahkan Kabid Perumahan dan Bangunan Gedung Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Mesuji Andre Al Rendra, Baperlahu merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Kabupaten Mesuji dalam rangka mengentaskan rumah yang kurang layak huni menjadi rumah yang layak huni untuk ditinggali. Program ini muncul dilatarbelakangi masih banyaknya masyarakat yang masih tinggal di rumah yang kurang layak.
“Sejak dimulai tahun 2012, dari tahun ke tahun, program Baperlahu menjadi program prioritas sebagai wujud komitmen Pemkab Mesuji dalam mengatasi permasalahan kemiskinan masyarakat. Pada tahun 2019 ini, Pemerintah Kabupaten Mesuji telah mengalokasikan dana sebesar Rp 16,3 miliar untuk program Baperlahu. Rencananya, sebanyak 564 unit rumah akan dibangun tahun ini,” terang Andre.