You cannot copy content of this page

Wabup Saply Jabat Plt Bupati Mesuji

Category : Informasi

Wakil Bupati Mesuji Saply TH, resmi menjabat Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Mesuji, terhitung sejak Senin (28/01/2019). Saply menggantikan Khamami yang saat ini ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) karena dugaan kasus gratifikasi.

Penunjukan Saply sebagai Plt Bupati Mesuji melalui surat nomor: 132.18/0178/01/2019 tanggal 28 Januari 2019 tentang Penugasan Wakil Bupati Mesuji Selaku Pelaksana Tugas Bupati Mesuji yang ditandatangani oleh Wakil Gubernur Lampung Bachtiar Basri.

Dalam waktu dekat, Saply akan memberikan pengarahan kepada staf ahli, asisten, kepala organisasi perangkat daerah di lingkup Pemerintah Kabupaten Mesuji untuk kembali menekankan kinerja pemerintah dan pelayanan publik. Saply memastikan akan meneruskan program-program prioritas Bupati Mesuji yang sudah tersusun.

“Jalannya pemerintahan akan terus berjalan seperti biasa. Jangan sampai karena peristiwa ini, pelayanan publik jadi terganggu,” jelasnya, Selasa (29/01/2019).


BMKG Imbau Masyarakat Waspada Puncak Musim Hujan 2019

Category : Informasi

Jakarta, Kominfo – Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melanjutkan imbauan yang telah dikeluarkan sebelumnya tanggal 16 Januari 2019, agar masyarakat tetap waspada dan siaga dalam menghadapi periode puncak musim hujan 2019.

“Khususnya akan dampak dari curah hujan tinggi yang akan memicu Bencana Hidrometeorologi seperti banjir, longsor, banjir bandang dan angin kencang yang meningkat pada akhir Januari 2019,” kata Deputi Bidang Metereologi BMKG, Mulyono R. Prabowo, dalam siaran persnya Selasa (22/01/2019) siang.

Berdasarkan hasil analisis dinamika atmosfer pada hari ini, menurut Deputi Bidang Metereologi BMKG itu, terpantau masih terdapat aliran massa udara basah dari Samudera Hindia yang masuk ke wilayah Jawa, kalimantan, Bali, NTB hingga NTT. Bersamaan dengan itu, masih kuatnya Monsun Dingin Asia beserta hangatnya Suhu Muka Laut di wilayah perairan Indonesia menyebabkan tingkat penguapan dan pertumbuhan awan cukup tinggi.

Dari pantauan pergerakan angin, BMKG mendeteksi adanya daerah pertemuan angin yang konsisten dalam beberapa hari terakhir memanjang dari wilayah Sumatera bagia Selatan, Laut Jawa, Jawa Timur, Bali, hingga NTB dan NTT.

Secara khusus, BMKG melalui Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) di Jakarta tengah memonitor adanya tiga bibit badai tropis di dekat wilayah Indonesia. “Salah satu bibit siklon yang saat ini berada di Laut Timor ( 94S) berpotensi meningkat menjadi siklon tropis dalam 3 hari ke depan dan mengakibatkan potensi cuaca ekstrem berupa angin kencang yang dapat mencapai diatas 25 knot terjadi di wilayah Indonesia seperti Riau, Kep. Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Bangka Belitung,  Banten, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Selatan,” jelas Mulyono.

Deputi Bidang Metereologi BMKG itu menyampaikan secara rinci wilayah-wilayah yang berpotensi hujan lebat untuk periode 23 – 26 Januari 2019, antara lain: 1. Aceh; 2. Lampung; 3. Banten; 4. DKI Jakarta; 5. Jawa Barat; 6. Jawa Tengah; 7. DI Yogyakarta; 8. Jawa Timur; 9. Bali; 10. NTB; 11. NTT; 12. Kalimantan Utara; 13. Sulawesi Selatan; 14. Sulawesi Tenggara; 15. Papua Barat; dan 16, Papua.

Sedangkan Wilayah-wilayah yang berpotensi hujan lebat untuk periode 27 – 30 Januari  2019, antara lain: 1. Sumatera Selatan; 2. Bangka Belitung; 3. Bengkulu; 4. Lampung; 5. Banten; 6. DKI Jakarta; 7. Jawa Barat; 8. Jawa Tengah; 9. DI Yogyakarta; 10. Jawa Timur; 11. Bali; 12. NTB; 13. NTT; 14. Kalimantan Timur; 15. Kalimantan Utara; 16. Sulawesi Selatan; 17. Sulawesi Tenggara; 18. Maluku; 19. Papua Barat; dan 20. Papua.

Gelombang Tinggi

Tidak hanya hujan lebat, menurut Deputi Metereologi BMKG Mulyono R. Prabowo, masyarakat nelayan dan pesisir juga perlu mewaspadai potensi gelombang tinggi 2.5 hingga 4.0 meter yang diperkirakan terjadi di Perairan Barat P. Simeulue Hingga Kep. Mentawai, Perairan P. Enggano Hingga Barat Lampung, Selat Sunda bagian Selatan, Perairan Selatan Banten Hingga Jawa Tengah, Samudra Hindia Barat Sumatra Hingga Jawa Tengah, Perairan Utara Kep. Anambas dan Laut Natuna, Laut Jawa bagian Tengah, Laut Bali, Perairan Selatan Baubau – Kep. Wakatobi, Laut Banda bagian Selatan, Perairan Kep. Sermata – Kep. Babar, Laut Arafuru bagian Barat.

Sedangkan potensi gelombang tinggi 4.0 hingga 6.0 meter diperkirakan terjadi di Laut Cina Selatan dan Laut Natuna Utara, Perairan Utara Kep. Natuna, Laut Jawa Bagian Timur Hingga Laut Sumbawa, Selat Makassar Bagian Selatan, Perairan Selatan Jawa Timur Hingga P. Rote, Selat Bali – Selat, Lombok – Selat Alas Bagian Selatan, Samudra Hindia Selatan Jawa Timur Hingga NTT, Perairan Utara Flores, Perairan Kep. Sabalana – Kep. Selayar, Laut Flores, Laut Sawu dan Laut Timor Selatan NTT.

“Masyarakat dihimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan dari curah hujan tinggi dan angin kencang yang akan terjadi pada akhir Januari 2019 ini,” kata Mulyono seraya menambahkan, dampak dimaksud meliputi  potensi banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang dan jalan licin. 


Pemkab Mesuji Serahkan Bantuan Hibah Rp 200 Juta Bantu Korban Tsunami Lamsel

Category : Informasi

Pemerintah Kabupaten Mesuji menyerahkan bantuan dana hibah sebesar Rp 200 juta untuk korban bencana tsunami di Lampung Selatan.

Bantuan secara simbolis diserahkan oleh Bupati Mesuji Khamami didampingi Wakil Bupati Mesuji Saply TH, Penjabat Sekretaris Daerah Adi Sukamto, beserta seluruh jajaran pejabat Pemkab Mesuji dan diterima langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Lamsel Nanang Ermanto di Posko Logistik Penanggulangan Darurat Bencana Tsunami yang berlokasi di Rumah Dinas Bupati Lampung Selatan, Kalianda, Sabtu (19/01/2019).

Selain itu, Pemkab Mesuji menyerahkan bantuan yang diperoleh dari sumbangan dan penggalangan dana dari masyarakat Kabupaten Mesuji senilai total Rp 273 juta berupa 300 buah tabung gas 5,5 kg, 300 peralatan masak, 300 buah kasur, bantal, guling, dan bantuan baju.

Khamami pada kesempatan itu mewakili Pemkab Mesuji dan masyarakat Mesuji menyampaikan bela sungkawa yang mendalam atas bencana tsunami yang terjadi di wilayah Lampung Selatan beberapa waktu lalu.

“Mungkin bantuan yang kami berikan ini tidak ada artinya, tetapi mudah-mudahan mampu mengurangi beban dari masyarakat korban bencana tsunami,” ujar Khamami saat menyerahkan bantuan.

Sementara itu, Plt. Bupati Lamsel Nanang Ermanto menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Nanang mengaku bangga atas kepedulian Pemkab Mesuji dan masyarakat Mesuji terhadap masyarakat Kabupaten Lamsel yang terkena musibah tsunami.

“Kehadiran Pak Bupati Mesuji beserta jajarannya ini tentu menjadi penyemangat bagi kami untuk terus memberikan pelayanan kepada masyarakat. Atas nama pemerintah dan masyarakat, sekali lagi kami sampaikan ribuan terima kasih dan hanya Allah SWT yang bisa membalasnya,” ucap Nanang.

Usai memberikan bantuan secara simbolis, Bupati Khamami beserta jajaran Pemkab Mesuji mengunjungi lokasi pengungsian di Desa Kunjir dan Desa Way Muli, Kecamatan Rajabasa.