You cannot copy content of this page

Tinjau Pelaksanaan Tes SKD CPNS, Ini Pesan Bupati Khamami kepada Peserta

Category : Informasi

Bupati Mesuji Khamami, Minggu Pagi (28/10/2018) meninjau pelaksanaan tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Mesuji Tahun 2018 yang berlangsung di Wisma Haji Al-Khairiyah, Kota Metro.

Kunjungan tersebut dalam rangka memastikan proses tes SKD berjalan dengan lancar. Dalam kesempatan itu pula Bupati meninjau proses pendaftaran, lokasi pengumuman tes SKD, dan sempat menyalami para peserta di lokasi ruang tunggu peserta.

Pada hari ketiga atau hari terakhir pelaksanaan tes SKD ini dibagi menjadi tiga sesi dan diikuti oleh sebanyak 709 peserta. Dalam sesi terakhir, tes SKD dilaksanakan berbarengan dengan Kabupaten Lampung Utara.

Di depan para peserta, Bupati Khamami berpesan agar berkonsentrasi dan serius dalam mengerjakan soal tes SKD. Dia juga mengimbau para peserta untuk tidak mempercayai oknum yang menjanjikan untuk membantu agar diterima menjadi CPNS, dia memastikan hal itu adalah penipuan.

“Bagi yang belum berhasil jangan berkecil hati, serta jangan berprasangka buruk. Saya pastikan proses seleksi CPNS di Mesuji gratis. Jika  ada yang menemukan pungli silakan laporkan kepada saya,” ucapnya.


Sempat Molor, Pelaksanaan Tes SKD CPNS Mesuji Berjalan Lancar

Category : Informasi

Pelaksanaan Tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Mesuji Tahun Anggaran 2018 berjalan lancar. Tes SKD dilaksanakan di Wisma Haji Al-Khairiyah, Kota Metro, Jumat (26/10/2018) dengan sistem Computer Assisted Test (CAT).

Sekretaris BKDD Kabupaten Mesuji Yopi Saputra, mengatakan meski sempat mengalami molor selama setengah jam dari jadwal semula karena gangguan server, pelaksanaan tes pada hari pertama ini secara keseluruhan berjalan dengan lancar.

Dijelaskannya, hari ini tes dilaksanakan dalam tiga sesi dengan total kehadiran 938 peserta dari total 1.050 peserta yang dijadwalkan mengikuti tes SKD pada hari pertama. Saat mengikuti tes, peserta tidak diperkenankan membawa benda apapun selain KTP-el dan kartu peserta, serta dilakukan pemeriksaan metal detector sebelum memasuki ruangan tes.

Pada hari pertama ini menurutnya masih ada peserta yang hadir terlambat sehingga terpaksa harus digugurkan. Dia juga mengingatkan kepada peserta agar membawa KTP-el asli dan kartu peserta, serta memakai pakaian yang disyaratkan sesuai tata tertib karena panitia tidak akan mengizinkan peserta untuk mengikuti tes SKD jika ada tata tertib yang tak ditaati.

“Tes SKD masih akan berlanjut pada dua hari ke depan. Pada hari Sabtu tes akan dilakukan dalam lima sesi dan pada hari Minggu akan digelar dalam tiga sesi. Jadwal pelaksanaan tes SKD masih sama, tidak ada perubahan. Untuk hasil tes SKD sendiri kemungkinan akan diumumkan pada tanggal 11-13 November 2018,” ucapnya.


Pendaftaran CPNS Ditutup, Pelamar di Mesuji Capai 3.897 Orang

Category : Informasi

Pendaftaran seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2018 resmi ditutup secara nasional, Senin (15/10/2018) pukul 23.59 WIB. Adapun total jumlah pendaftar seleksi CPNS di Kabupaten Mesuji mencapai 3.897 pelamar.

Dijelaskan Sekretaris Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKDD) Kabupaten Mesuji Yopi Saputra, Selasa (16/10/2018), secara rinci dari total 3.897 pelamar tersebut terdiri atas formasi tenaga guru sebanyak 1.895 pelamar, tenaga kesehatan, 1.261 pelamar, tenaga teknis sebanyak 737 pelamar, tenaga honorer K2 sebanyak tiga pelamar, dan formasi disabilitas sebanyak satu orang.

Dari formasi tersebut formasi bidan terampil menjadi yang terbanyak peminatnya yakni sebanyak 700 pelamar. Berbanding terbalik, formasi dokter gigi ahli pertama yang disediakan sebanyak sembilan formasi tidak ada satupun pelamar.

Lanjutnya, saat ini pihaknya telah menyelesaikan verifikasi terhadap 3.114 berkas pelamar, masih ada 488 berkas pelamar yang belum selesai diverifikasi. Berkas yang diverifikasi bisa saja lulus, bisa juga tidak lulus. Ini tergantung dengan valid atau tidaknya data yang diunggah pelamar. Kali ini verifikasi dilakukan secara ketat, termasuk dengan menyertakan surat pernyataan tidak mengajukan mutasi selama 10 tahun.

“Dari 3.114 berkas pelamar yang kita lakukan verifikasi, sebanyak 295 pelamar harus gugur karena tidak memenuhi persyaratan administrasi. Kami juga tidak menerima pengiriman berkas via pos, semua berkas hanya melalui unggahan di situs sscn.bkn.go.id,” ujarnya.

Sedangkan untuk tes seleksi penerimaan CPNS Kabupaten Mesuji akan dilaksanakan di Kota Metro dengan metode Computer Asissted Test (CAT). Sedangkan untuk jadwal pelaksanaan belum dapat dipastikan dan akan dibahas usai tahap verifikasi berkas.

“Untuk jadwal pelaksanaan tes masih belum dapat dipastikan karena berkaitan dengan jumlah pendaftar yang lulus verifikasi berkas. Sedangkan lokasi tes sudah dipastikan dilaksanakan di Wisma Haji Al Khairiyah Kota Metro,” jelasnya.


Jadi Narasumber Rakornas Perdesaan, Bupati Khamami Paparkan Program Pengentasan Kemiskinan di Mesuji

Category : Informasi

Bupati Mesuji Khamami menjadi salah satu narasumber dalam dialog yang digelar pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pembangunan Kawasan Perdesaan di Hotel Sultan, Jakarta, Selasa (16/10/2018). Ini merupakan kali kedua Bupati Khamami diundang menjadi narasumber pada tingkat nasional oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT).

Dalam Dialog Interaktif tersebut bersama Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi Prof. Dr. Ahmad Erani Yustika, Bupati Berau Muharram, dan perwakilan PT Berau Coal dengan tema “Pengembangan Produk Unggulan Kawasan Perdesaan: Solusi Mengatasi Kemiskinan dan Mengurangi Pengangguran”.

Rakornas yang dibuka langsung oleh Menteri Desa PDTT Eko Putro Sandjojo tersebut diikuti oleh para kepala daerah, kepala bappeda, dan kepala Dinas PMD dari 60 pemerintah provinsi dan kabupaten/kota se-Indonesia.

Program pengentasan kemiskinan di Mesuji menjadi pokok bahasan yang disampaikan dalam kesempatan itu, diantaranya program kolamisasi ikan, program pembangunan lean concrete secara swakelola yang pelaksanaannya menggunakan tenaga kerja masyarakat yang sudah terlatih secara padat karya, bantuan rastrada, bantuan santunan dan beras anak yatim, dan lain sebagainya.

“Guna meningkatkan kesejahteraan petani dan meningkatkan daya saing produk unggulan Mesuji, Pemkab Mesuji mewajibkan para pegawai negeri sipil untuk membeli dan mengkonsumsi beras produksi petani Mesuji. Selain PNS, kita wajibkan juga bagi anggota DPRD, kepala sekolah, guru, puskesmas, kepala desa, BPD, perangkat desa, RT, Linmas, dan staf non PNS se-Kabupaten Mesuji dengan besaran yang bervariasi. Beras yang kita beli dari petani pun di atas harga pasaran sesuai Inpres Nomor 5 Tahun 2015 tentang Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Gabah dan Beras, guna menjaga kestabilan harga beras,” terangnya.

Pemkab Mesuji melalui APBD Kabupaten Mesuji juga menjalankan program Bantuan Pembangunan Rumah Layak Huni (Baperlahu). Pada 2018 ini mengalokasikan dana sekitar Rp 24 miliar, dengan dua macam bantuan, yakni bantuan Rumah Kita bagi orang tua jompo sebesar Rp 32 juta dan bantuan stimulan bagi Rumah Tangga Sasaran yang memiliki material sebesar Rp 15 juta.

Selain itu, Pemkab Mesuji melalui Alokasi Dana Desa (ADD) yang bersumber dari APBD Kabupaten Mesuji akan membangun Rumah Desa. Rumah yang dibangun akan diperuntukkan bagi rumah tangga tidak mampu dan tidak memiliki tanah tempat tinggal, serta minimal telah bermukim selama lima tahun di desa itu.

“Kabupaten Mesuji meskipun dengan jumlah APBD yang terkecil di Provinsi Lampung yakni sebesar Rp 886 miliar dikelola dengan baik secara efektif dan efisien melalui program-program inovatif yang sangat berpihak pada masyarakat,” pungkasnya.

 


Pemkab Mesuji Terima Penghargaan dari Kemenkes RI atas Capaian Imunisasi MR

Category : Informasi

Pemerintah Kabupaten Mesuji menerima Piagam Penghargaan Pencapaian Target Kampanye Imunisasi Measles Rubella (MR) Fase II dari Kementerian Kesehatan RI bersama 51 pemerintah daerah se-Indonesia. Penghargaan diberikan oleh Menteri Kesehatan RI Nila Moeloek bertepatan dengan kegiatan Pencanangan Nasional Bulan Eliminasi Kaki Gajah Tahun 2018 di Sorong, Papua Barat, Senin (15/10/2018).

Penghargaan itu didapat atas capaian pelaksanaan Imunisasi MR di Kabupaten Mesuji yang mencapai 50.455 jiwa dari target 53.050 jiwa atau mencapai 95,11%. Selain Kabupaten Mesuji, di Provinsi Lampung sendiri, kabupaten lain yang menerima penghargaan serupa, diantaranya Kabupaten Pesisir Barat, Tulang Bawang, Lampung Barat, Way Kanan, dan Tanggamus.

Wakil Bupati Mesuji Saply saat menerima penghargaan tersebut mengucapkan terima kasih atas penghargaan yang diberikan Kementerian Kesehatan RI sebagai salah satu wujud apresiasi atas capaian Imunisasi MR di Kabupaten Mesuji.

“Penghargaan ini merupakan buah dari hasil kerja keras jajaran Pemkab Mesuji, khususnya Dinas Kesehatan Kabupaten Mesuji, camat, kepala desa, puskesmas, tenaga kesehatan, serta kesadaran masyarakat Mesuji untuk menyukseskan Program Nasional Imunisasi Measles Rubella,” ucap Saply.


Bupati Khamami Lantik Adi Sukamto Jadi Penjabat Sekda

Category : Informasi

Kepala BPPKAD Kabupaten Mesuji Adi Sukamto resmi dilantik menjadi Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Mesuji. Pelantikan dilakukan oleh Bupati Mesuji Khamami di Taman Kehati Mesuji, Mekar Sari, Kamis (11/10/2018). Hadir pada kesempatan itu, Wakil Bupati Mesuji Saply, Kapolres Mesuji AKBP Edi Purnomo, Dandim 0426/Tulang Bawang Letkol Arm Kus Fiandar Yusuf, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Mesuji Musholi Rais, dan Wakil Ketua Pengadilan Negeri Menggala Aris Fitra Wijaya.

Pelantikan Adi Sukamto menjadi Penjabat Sekda didasarkan atas Keputusan Bupati Mesuji Nomor: 821/1604/V.03/KPTS/MSJ/2018 tentang Pengangkatan Penjabat Sekretaris Daerah di Lingkup Pemerintah Kabupaten Mesuji dengan merujuk pada rekomendasi Gubernur Lampung melalui Surat Nomor: 800/2516/VI.04/2018 tanggal 4 Oktober 2018.

Dalam sambutannya, Bupati Khamami mengatakan bahwa jabatan sekda mempunyai peran yang sangat penting, karena sekda berkewajiban membantu Kepala Daerah dalam menyusun kebijakan, serta membina hubungan kerja dengan dinas, lembaga teknis dan unit pelaksana lainnya. Oleh karena itu, dengan fungsi yang demikian maka sekda merupakan motor penggerak organisasi pemerintahan daerah.

“Saya atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Mesuji mengucapkan selamat bertugas dan semoga dapat mengemban amanah ini dengan sebaik-baiknya. Saya yakin dan percaya bahwa Saudara akan mampu melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang dipercayakan oleh pemerintah daerah dengan sebaik-baiknya, demi kemajuan dan kemakmuran masyarakat,” ucapnya.


Karang Taruna Mesuji OKI Studi Tiru ke Kabupaten Mesuji

Category : Informasi

Rombongan Karang Taruna Kecamatan Mesuji Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Provinsi Sumatera Selatan mengunjungi Kabupaten Mesuji dalam rangka studi tiru pembangunan. Rombongan yang berjumlah 22 orang tersebut diterima Bupati Mesuji Khamami di rumah dinasnya, Rabu (10/10/2018) didampingi beberapa kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Mesuji.

Disampaikan Ketua Karang Taruna Kecamatan Mesuji OKI Sumarwanto selaku pimpinan rombongan, kunjungan tersebut dalam rangka studi tiru pembangunan dalam bidang pelayanan publik, pembangunan desa, bantuan sosial dan kepemudaan, serta kelompok usaha produktif karena pembangunan di Kabupaten Mesuji Provinsi Lampung dinilai berhasil. Atas dasar itulah, mereka bermaksud meninjau langsung dan belajar pembangunan yang dilakukan oleh Pemkab Mesuji.

Sumarwanto berharap ilmu yang diperoleh di Kabupaten Mesuji akan menjadi pengalaman yang berharga untuk diterapkan di Kecamatan Mesuji OKI, terlebih kedua wilayah secara geografis dan demografis memiliki kesamaan.

“Saya kagum dengan Bupati Mesuji Bapak Khamami dan setelah dari sini saya akan sampaikan kepada camat terkait ilmu yang kami dapat dari kabupaten tetangga Mesuji Lampung dan akan kami tularkan ilmu kepada pemuda pemudi karang taruna di tempat kami,” ucapnya.

Sementara itu Bupati Mesuji Khamami menyambut baik atas kunjungan tersebut. Dikatakannya APBD Kabupaten Mesuji merupakan yang terkecil kedua di Provinsi Lampung. Namun, dengan jumlah APBD yang kecil, mampu memaksimalkan pembangunan dengan program-program inovatif yang pro rakyat. Secara signifikan, pembangunan secara swakelola yang diterapkan di Mesuji sangat menghemat anggaran dan hasil yang maksimal.

“Jika melihat APBD yang sangat kecil perlu maksimal dalam pengelolaan keuangan melalui program-program yang pro rakyat. Pemkab Mesuji saat ini fokus pada pembangunan infrastruktur dan pengentasan kemiskinan,” jelasnya.

 


Beri Motivasi Tenaga Kesehatan, Bupati Mesuji Ingatkan Agar Selalu Berikan Senyuman

Category : Informasi

Bupati Mesuji Khamami meminta jajaran tenaga kesehatan di Kabupaten Mesuji untuk senantiasa memberikan pelayanan kesehatan yang maksimal bagi masyarakat. Hal itu diungkapkannya saat menerima silaturahmi dokter, bidan, dan tenaga kesehatan lainnya dari Puskesmas Brabasan, Tri Karya Mulya, Sidomulyo, Wiralaga, Panggung Jaya, dan Sungai Sidang di rumah dinasnya, Rabu (10/10/2018).

Selain itu, Bupati Khamami minta agar tenaga kesehatan selalu memberikan senyuman bagi pasien. Menurutnya, kesembuhan pasien tidak hanya dengan obat semata. Namun, juga dengan senyuman dan pelayanan yang tulus.

Tambahnya, dia meminta tenaga kesehatan khusunya yang bertugas di puskesmas untuk banyak berkoordinasi dengan kepala desa dan banyak turun ke masyarakat. Jika ada masyarakat yang sedang sakit ataupun menderita penyakit agar segera dibantu.

Dia juga mewanti-wanti agar mobil ambulans yang ada digunakan sepenuhnya untuk melayani masyarakat dan tidak boleh digunakan di luar fungsinya.

“Berikan pelayanan yang tulus bagi masyarakat. Ingat untuk selalu senyum, sapa, dan salam,” ujarnya.


Imunisasi MR Capai 95,11%, Pemkab Mesuji Raih Penghargaan dari Kemenkes RI

Category : Informasi

Pemerintah Kabupaten Mesuji dijadwalkan akan menerima penghargaan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI bersama 51 pemerintah daerah se-Indonesia. Penghargaan itu didapat atas capaian pelaksanaan Imunisasi Measles Rubella (MR) di Kabupaten Mesuji.

Dijelaskan Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mesuji Ardi Umum, capaian imunisasi MR di Kabupaten Mesuji mencapai 50.455 jiwa dari target 53.050 jiwa atau mencapai 95,11%. Atas prestasi ini Kementerian Kesehatan RI akan memberikan Piagam Penghargaan Pencapaian Target Kampanye Imunisasi MR Fase II.

Lanjutnya, di tingkat Provinsi Lampung sendiri, Kabupaten Mesuji menempati peringkat ke-6 dari 13 kabupaten/kota, di bawah Kabupaten Pesisir Barat, Tulang Bawang, Lampung Barat, Way Kanan, dan Tanggamus.

“Penghargaan akan diberikan bertepatan dengan kegiatan Pencanangan Nasional Bulan Eliminasi Kaki Gajah Tahun 2018 di Sorong, Papua Barat pada tanggal 15 Oktober 2018. Rencananya penghargaan akan diterima oleh Wakil Bupati Mesuji,” terangnya, Rabu (10/10/2018).


Lagi, Bupati Mesuji Diundang Kemendes-PDTT Jadi Narasumber

Category : Informasi

Bupati Mesuji Khamami kembali diminta Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes-PDTT) untuk menjadi narasumber. Informasi ini didapat dari Plt Kasubbag Protokol Pemkab Mesuji Ardiansyah Lubis, Senin (08/10/2018).

Dikatakannya, kabar diperoleh dari salah seorang staf Direktorat Jenderal Pembangunan Kawasan Perdesaan Kemendes-PDTT. Bupati Khamami dijadwalkan akan menjadi narasumber acara Dialog Interaktif dengan tema “Pengembangan Produk Unggulan Kawasan Perdesaan: Solusi Mengatasi Kemiskinan dan Mengurangi Pengangguran” bersama akademisi sekaligus Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi Prof. Dr. Ahmad Erani Yustika, praktisi dari PT Berau Coal dan PT Dua Kelinci, serta Bupati Berau.

Dialog interkaktif tersebut merupakan salah satu rangkaian acara Rapat Koordinasi Nasional Pembangunan Kawasan Perdesaan Tahun Anggaran 2018 yang akan digelar di Sultan Hotel, Jakarta pada 16 Oktober 2018 yang diikuti oleh 27 gubernur, 60 bupati/walikota, serta kepala bappeda dan kepala dinas PMD dari 60 pemerintah provinsi dan kabupaten/kota se-Indonesia.

Seperti diketahui, ini merupakan kali kedua Bupati Khamami diundang menjadi narasumber di konferensi tingkat nasional. Sebelumnya Bupati Khamami pernah diundang menjadi narasumber saat Rapat Koordinasi Lintas Sektor Pengembangan Kawasan Transmigrasi pada tahun 2017 lalu.

“Bupati Khamami menyatakan kesiapannya menjadi narasumber, untuk berbagi pengalaman dan ilmu dengan para peserta rakor lainnya dari berbagai daerah,” terang Lubis.