You cannot copy content of this page

Peringati HUT Ke-67, IBI Mesuji Gelar Syukuran dan Seminar

Category : Informasi

Dalam rangka memperingati Hari Ulang tahun (HUT) ke-67, Pengurus Cabang Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Mesuji menggelar syukuran di Aula Pemkab Mesuji, Brabasan, Kamis (26/07/2018). Hadir pada kesempatan itu, Wakil Bupati Mesuji Saply, Ketua Seksi Pendidikan dan Pelatihan Pengurus Daerah IBI Lampung  Usnawati, Ketua Pengurus Cabang IBI Mesuji Indar Sulistiyanti, Sekretaris Daerah Kabupaten Mesuji Rizal Fauzi, Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Mesuji Nelliwati Saply, dan Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Mesuji Halmaryati Rizal Fauzi. Pada saat yang sama juga digelar seminar sehari tentang Measles Rubella.

Wakil Bupati Saply berharap melalui momentum ini, IBI semakin meningkatkan soliditas organisasi, serta meningkatkan peran sebagai wadah profesi bidan dalam mewujudkan bidan yang profesional dan berdaya saing tinggi dalam menghadapi tantangan ke depannya.

Menurutnya, profesi bidan memiliki peran strategis dalam memberikan pelayanan kesehatan pada ibu dan anak, Keluarga Berencana dan kesehatan reproduksi, serta pelayanan kesehatan lainnya. Untuk itu, apresiasi dan ucapan terima kasih juga dia sampaikan atas jasa dan pengabdian bidan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di Kabupaten Mesuji.

“Semoga IBI Cabang Mesuji semakin profesional dan senantiasa menjadi mitra pemerintah daerah dalam upaya peningkatan pelayanan kesehatan di Kabupaten Mesuji,” ucap Saply.


8 Agustus, Pelepasan Jemaah Calon Haji Mesuji

Category : Informasi

Jemaah calon haji asal Kabupaten Mesuji dijadwalkan akan dilepas pada 8 Agustus 2018 mendatang. Dikatakan Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkab Mesuji Slamet Sulaiman, rombongan jemaah calon haji akan dilepas di Masjid Agung Al Muhajirin, Simpang Pematang.

Lanjutnya, jemaah calon haji dari Kabupaten Mesuji pada tahun ini sebanyak 84 orang dari tujuh kecamatan yang ada, dengan rincian Kecamatan Mesuji sebanyak enam orang, Kecamatan Tanjung Raya sebanyak 25 orang, Kecamatan Simpang Pematang sebanyak 10 orang, Kecamatan Way Serdang sebanyak 23 orang, Kecamatan Rawa Jitu Utara sebanyak dua orang, Kecamatan Mesuji Timur sebanyak 12 orang, dan Kecamatan Panca Jaya sebanyak enam orang. Jemaah calon haji Kabupaten Mesuji akan tergabung dalam kloter 50 gelombang ke-2.

“Pada tahun ini jumlah total calon haji sebanyak 84 orang dengan komposisi 43 orang jemaah laki-laki dan 41 orang jemaah perempuan, sedangkan calon haji yang tertua berusia 39 tahun atas nama Ali Muis Cikman. Rombongan jemaah akan didampingi oleh lima orang petugas, antara lain seorang Tim Pendamping Haji Daerah (TPHD) dari Kabupaten Mesuji, seorang Tim Pemandu Haji Indonesia (TPHI), seorang Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI), seorang Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI), dan dua orang tim medis,” terang Slamet Sulaiman usai mengikuti rapat persiapan pemberangkatan calon haji Kabupaten Mesuji di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mesuji, Simpang Pematang, Kamis (26/07/2018).


Sambut Torch Relay Asian Games 2018, Pemkab Mesuji Siapkan Tiga Titik Penyambutan

Category : Informasi

Pemerintah Kabupaten Mesuji akan menyiapkan tiga lokasi penyambutan Torch Relay Asian Games 2018 saat melintas di wilayah Mesuji. Informasi itu didapat saat rapat persiapan penyambutan Torch Relay Asian Games 2018 yang dihadiri oleh Bupati Mesuji, Wakil Bupati Mesuji, Kapolres Mesuji, Pabung 0426/TB, Sekretaris Daerah, dan jajaran OPD terkait di rumah dinas Bupati Mesuji, Selasa (24/07/2018).

Ketiga lokasi tersebut diantaranya Alun-Alun Mulya Agung, Simpang Pematang, dan Simpang Asahan. Namun demikian, penyambutan akan dilakukan di Alun-Alun Mulya Agung dan hanya berlangsung selama 15 menit. Sedangkan di dua lokasi lainnya, hanya akan dilewati rombongan.

Berdasarkan rapat tersebut, diperoleh informasi terakhir bahwa rombongan Torch Relay Asian Games 2018 akan berangkat dari Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir pada pukul 15.00 WIB dan diperkirakan akan tiba di Mesuji pada pukul 17.00 WIB.

“Direncanakan penyambutan akan dilakukan di Alun-Alun Mulya Agung, Kecamatan Simpang Pematang. Untuk memeriahkan penyambutan, kami telah menginstruksikan kepada OPD terkait dan kepala desa untuk melibatkan guru, perangkat desa, linmas, dan warga. Meskipun tidak ada acara khusus, yang jelas Mesuji harus meriah menyambut Asian Games 2018,” ucap Khamami.


Dilewati Torch Relay Asian Games 2018, Bupati Khamami Pastikan Mesuji Aman

Category : Informasi

Bupati Mesuji Khamami memastikan wilayah Kabupaten Mesuji aman saat dilintasi rombongan Torch Relay atau Pawai Obor Asian Games 2018. Itu disampaikannya saat melakukan rapat dengan Wakil Bupati Mesuji, Kapolres Mesuji, Pabung 0426/TB, Sekretaris Daerah, dan jajaran OPD terkait di rumah dinasnya, Selasa (24/07/2018).

Dirinya bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Mesuji akan melakukan koordinasi dengan Polres Mesuji dan Kodim 0426/Tulang Bawang terkait pengamanan selama melintas di wilayah Kabupaten Mesuji. Sedangkan dari jajaran Pemerintah Kabupaten Mesuji melalui Dinas Perhubungan dan Satuan Polisi Pamong Praja juga siap mengamankan.

“Selain itu, dirinya juga telah berkoordinasi dengan Kementerian PUPR agar melakukan perbaikan Jalan Lintas Sumatera di wilayah Kabupaten Mesuji dalam minggu ini dan dipastikan dalam kondisi mulus saat dilintasi rombongan Torch Relay Asian Games 2018,” terangnya.

 


7 Agustus, Torch Relay Asian Games 2018 Dijadwalkan Singgah di Mesuji

Category : Informasi

Torch Relay atau Pawai Obor Asian Games 2018 dijadwalkan singgah di Mesuji pada 7 Agustus 2018. Kepastian itu diperoleh saat rapat persiapan pelaksanaan Torch Relay Asian Games 2018 di Provinsi Lampung di Ruang Rapat Utama Mapolda Lampung, Bandarlampung, Kamis (19/07/2018).

Dalam rapat yang dipimpin oleh Karo Ops Polda Lampung Kombes Yosi Hariyoso juga dihadiri perwakilan dari pemerintah kabupaten/kota dan para kapolres yang dilintasi rombongan Pawai Obor, serta seluruh stakeholder terkait.

Wakil Bupati Mesuji Saply saat mengikuti rapat, mengatakan bahwa Kabupaten Mesuji akan melakukan penyambutan semeriah mungkin saat Tim Pawai Obor melintas, meskipun arahan dari panitia hanya diperbolehkan singgah selama hanya 15 menit.

“Kami akan menyambut tim Pawai Obor dengan semeriah mungkin karena Kabupaten Mesuji ini khan pintu gerbang Provinsi Lampung, jadi harus sebaik mungkin yang kita tampilkan. Apalagi Asian Games ini khan event internasional yang belum tentu dalam 50 tahun lagi akan digelar di Indonesia, ini akan menjadi sejarah tak terlupakan bagi masyarakat Mesuji,” ucapnya.

Sesuai rundown yang disusun, Tim Torch Relay Asian Games 2018 akan melintas di Provinsi Lampung pada 7-8 Agustus 2018 dan singgah di dua lokasi, yakni di Menggala dan Bandarlampung. Sedangkan di Kabupaten Mesuji sendiri, Tim Torch Relay Asian Games 2018 diperkirakan akan tiba di Mesuji pada pukul 14.00 WIB setelah diberangkatkan dari Kabupaten Ogan Komering Ilir, Provinsi Sumatera Selatan pada pukul 12.30 WIB.

Secara umum, pelaksanaan Torch Relay Asian Games 2018 akan melintasi 54 kota di 18 provinsi selama 35 hari. Prosesi Torch Relay akan berakhir di Monumen Nasional Jakarta pada 17 Agustus 2018. Keesokan harinya, api obor tersebut akan dipakai untuk pesta pembukaan Asian Games 2018.


Desa Mulya Agung Ikuti Lomba Desa Tingkat Provinsi Lampung

Category : Informasi

Desa Mulya Agung yang berada di Kecamatan Simpang Pematang mewakili Kabupaten Mesuji dalam Lomba Desa Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2018. Penilaian dilakukan oleh Tim penilai lomba desa dari Provinsi Lampung yang dipimpin Staf Ahli Gubernur Lampung Bidang Pemerintah Hukum dan Politik Theresia Sormin, Rabu (18/07/2018).

Turut menyambut tim penilai dalam kesempatan itu Wakil Bupati Mesuji Saply, Sekretaris Daerah Rizal Fauzi, Perwira Penghubung Kodim 0426/Tulang Bawang Mayor Arh Wahyudi, Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Mesuji Nelliwati Saply, dan para kepala OPD.

Menurut Wabup Saply, terpilihnya Desa Mulya Agung pada lomba Tingkat Provinsi ini berdasarkan beberapa faktor yang cukup menonjol, yang dijadikan sebagai pertimbangan, antara lain perkembangan desa yang sangat baik, tersedianya sarana dan prasarana kesehatan yang memadai yang diikuti dengan kesadaran masyarakatnya akan kesehatan telah cukup baik.

Selain itu, desa ini telah memiliki sarana dan prasarana pendidikan yang memadai, serta tingkat kesadaran masyarakat dalam berbangsa dan bernegara cukup tinggi, kondisi perekonomian masyarakat yang stabil, dan partisipasi masyarakat terhadap pembangunan juga sangat baik.

“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas segala persiapan, upaya, dan usaha yang sudah dilakukan oleh Kepala Desa Mulya Agung bersama aparaturnya, Camat Simpang Pematang, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Mesuji, dan masyarakat Desa Mulya Agung dalam rangka suksesnya Penilaian Lomba Desa ini, saya yakin akan mampu meraih prestasi yang membanggakan untuk Kabupaten Mesuji,” terang Saply.

Sementara itu, dalam sambutan Gubernur Lampung yang dibacakan Staf Ahli Bidang Pemerintah Hukum dan Politik Theresia Sormin, berpesan kepada kepala desa agar terus mendorong peran serta masyarakat dalam proses pembangunan.

“Peran serta masyarakat dalam proses pembangunan harus didorong dalam rangka meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan melalui berbagai program,” ucap Theresia.

Sementara itu, Kepala Desa Mulya Agung Sonny Imawan berharap desanya mampu menjadi juara pertama dan mewakili Provinsi Lampung di tingkat nasional nantinya.

“Pada prinsipnya Desa Mulya Agung sudah siap mengikuti lomba dan siap menang dengan menampilkan berbagai inovasi pembangunan desa. Harapan kami Desa Mulya Agung mampu menjadi yang terbaik,” ujarnya.

 


166 PNS Mesuji Terima Kenaikan Pangkat

Category : Informasi

Sebanyak 166 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mesuji menerima kenaikan pangkat periode 1 April 2018. Surat Keputusan (SK) Kenaikan Pangkat diserahkan secara simbolis oleh Wakil Bupati Mesuji Saply bertepatan dengan apel bulanan di halaman Kantor Bupati Mesuji, Wiralaga Mulya, Selasa (17/07/2018).

Jumlah keseluruhan PNS yang menerima kenaikan pangkat terdiri atas 39 orang PNS Golongan II, 107 orang PNS Golongan III, dan 20 orang PNS Golongan IV.

Wakil Bupati Saply mengatakan, bahwa kenaikan pangkat bagi seorang PNS merupakan sebuah penghargaan yang diberikan atas prestasi, dedikasi, loyalitas, dan pengabdiannya serta telah memenuhi persyaratan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Dia berharap pemberian kenaikan pangkat ini hendaknya dapat dimaknai sebagai sebuah motivasi untuk semakin meningkatkan kinerja, seiring dengan tugas dan tanggung jawab yang semakin meningkat.

“Saya berpesan kepada seluruh PNS hendaknya dapat terus meningkatkan kedisiplinan kerja, tanamkan rasa tanggung jawab sebagai pelayanan masyarakat, hendaknya senantiasa memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat,” ucap Saply.


12 Pejabat Pemkab Mesuji Ikuti Diklatpim III di BPSDM Kemendagri

Category : Informasi

Sebanyak 12 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mesuji mengikuti Diklat Kepemimpinan (Diklatpim) Tingkat III Pemerintah Daerah Tahun 2018 yang diselenggarakan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Pembukaan dilaksanakan di BPSDM Kemendagri, Kalibata, Jakarta, Selasa (17/07/2018) oleh Kepala BPSDM Kemendagri Teguh Setyabudi dan dihadiri oleh Bupati Mesuji Khamami.
Pelaksanaan Diklatpim III ini diikuti oleh 32 peserta yang berasal dari pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota. Pemerintah Kabupaten Mesuji menjadi pemerintah daerah yang terbanyak mengirimkan peserta.
Dalam sambutannya, Kepala BPSDM Kemendagri Teguh Setyabudi mengatakan Diklatpim III ini akan dilaksanakan pada tanggal 17 Juli 2018 sampai dengan 9 November 2018 dengan mekanisme pembelajaran di kampus (on campus), taking ownership, dan Laboratorium Kepemimpinan (off campus) di instansi masing-masing.
“Pelaksanaan Diklatpim tidak hanya sebatas peningkatan kompetensi teknis semata, namun juga kompetensi manajerial, dan struktural. Pejabat saat ini harus inovatif, serta mampu menjadi agen perubahan dan menjadi perekat NKRI,” ucapnya.
Sementara itu, Bupati Khamami berpesan agar seluruh peserta dapat mengikuti Diklatpim III dengan sebaik-baiknya sehingga seluruh tahapan pembelajaran dapat diikuti dengan sebaik-baiknya dan dapat diimplemetasikan di Kabupaten Mesuji.
“Pemerintah Kabupaten Mesuji konsisten dalam upaya pengembangan kompetensi aparatur sesuai dengan amanat UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara kompetensi, dengan menjalin kerjasama dengan berbagai instansi diklat kedinasan, salah satunya BPSDM Kemendagri. Dengan meningkatnya kompetensi aparatur diharapkan berimplikasi pada peningkatan kinerja dan pelayanan bagi masyarakat,” ujarnya.


Dinkes Mesuji Targetkan 55.347 Anak Ikuti Imunisasi Measles Rubella

Category : Informasi

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mesuji Ardi Umum, menargetkan sebanyak 55.347 anak akan mengikuti imunisasi Measles Rubella (MR) pada bulan Agustus dan September 2018. Itu disampaikannya saat acara Advokasi, Sosialisasi dan Koordinasi Kampanye Introduksi Vaksin Measles Rubella di Hotel Azzam, Brabasan, Senin (16/07/2018).

Imunisasi tersebut dilakukan dalam rangka upaya memutuskan penularan virus campak dan rubella di wilayah Kabupaten Mesuji, terutama pada anak usia 9 bulan sampai dengan 15 tahun, tanpa mempertimbangkan status imunisasi sebelumnya.

Dia menjelaskan pelaksanaan imunisasi akan dilaksanakan dalam dua tahap, yakni tahap pertama di bulan Agustus pemberian imunisasi MR dilakukan di seluruh sekolah yakni PAUD, TK, SD/MI, dan SMP/MTs.

Sedangkan pada tahap kedua di bulan September pemberian imunisasi di pos-pos pelayanan imunisasi lainnya seperti posyandu, polindes, poskesdes, puskesmas, puskesmas pembantu, dan rumah sakit.

“Selanjutnya imunisasi MR akan rutin dilakukan bagi anak berusia 9 bulan, 18 bulan, dan murid kelas 1 SD mulai bulan Oktober 2018. Ini dilakukan guna memutuskan transmisi penularan virus campak dan rubella pada anak usia 9 bulan sampai dengan di bawah 15 tahun dengan sasaran kurang lebih 55.347 anak,” ucap Ardi.

 


Cegah Virus Campak dan Rubella, Dinkes Mesuji Gelar Sosialisasi

Category : Informasi

Dalam rangka upaya memutuskan penularan virus campak dan rubella di wilayah Kabupaten Mesuji, Dinas Kesehatan Kabupaten Mesuji bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Provinsi Lampung dan GAVI CESAP menggelar acara Advokasi, Sosialisasi dan Koordinasi Kampanye Introduksi Vaksin Measles Rubella (MR) di Hotel Azzam, Brabasan, Senin (16/07/2018).

Acara yang dihadiri Wakil Bupati Mesuji Saply, Perwira Penghubung Kodim 0426/Tulang Bawang Mayor Arh Wahyudi, Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Mesuji Nelliwati Saply, para kepala OPD, pimpinan instansi lintas sektoral, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan selaku narasumber yakni Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Drg. Anita, serta dirangkai dengan pendatanganan kesepakatan Komitmen Bersama Dukungan Imunisasi Measles Rubella di Kabupaten Mesuji.

Wakil Bupati Mesuji Saply saat membuka acara, mengatakan MR merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang memerlukan upaya pencegahan efektif. Karena itu, pemerintah berkomitmen untuk memutus penularan virus campak dan rubella pada anak usia 9 bulan sampai dengan 15 tahun melalui kegiatan ini. Oleh sebab itu, dirinya berharap agar seluruh lapisan masyarakat ikut berperan aktif menyukseskan kegiatan tersebut.

“Guna mencegah virus campak dan rubella ini, tentu kita memerlukan sumber daya manusia yang benar-benar faham, logistik terpenuhi, dan yang paling penting adalah dukungan dan peran aktif seluruh lintas sektoral, lintas program maupun masyarakat. Saya berharap melalui kegiatan ini, semua elemen masyarakat baik pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh organisasi profesi untuk bersama sama mensosialisasikan program ini,” ujar Saply.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mesuji Ardi Umum, menjelaskan pelaksanaan vaksinasi akan dilaksanakan dalam dua tahap, yakni tahap pertama di bulan Agustus pemberian imunisasi MR dilakukan di seluruh sekolah yakni PAUD, TK, SD/MI, dan SMP/MTs. Sedangkan pada tahap kedua di bulan September pemberian imunisasi di pos-pos pelayanan imunisasi lainnya seperti posyandu, polindes, poskesdes, puskesmas, puskesmas pembantu, dan rumah sakit.

“Selanjutnya imunisasi MR akan rutin dilakukan bagi anak berusia 9 bulan, 18 bulan, dan murid kelas 1 SD mulai bulan Oktober 2018. Ini dilakukan guna memutuskan transmisi penularan virus campak dan rubella pada anak usia 9 bulan sampai dengan di bawah 15 tahun, tanpa mempertimbangkan status imunisasi sebelumnya, dengan sasaran kurang lebih 55.347 anak,” terang Ardi.