You cannot copy content of this page

RSUD Mesuji Dapat Bantuan Empat Dokter Spesialis

Category : Informasi

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ragab Begawe Caram Mesuji mendapat bantuan penempatan empat dokter spesialis dari Kementerian Kesehatan. Kepastian ini disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mesuji Ardi Umum, saat mengikuti acara Pembekalan Peserta Wajib Kerja Dokter Spesialis (WKDS) Angkatan Kedelapan Tahun 2018 dan Desk Nota Kesepahaman WKDS di Jakarta, Kamis (31/05/2018).

Adapun empat dokter spesialis itu diantaranya dokter spesialis bedah, dokter spesialis anak, dokter spesialis penyakit dalam, dan dokter spesialis kandungan melengkapi dokter spesialis yang sudah ada. Penempatan dokter spesialis ini merupakan tindak lanjut dari usulan Dinas Kesehatan Kabupaten Mesuji melalui program WKDS kepada Kementerian Kesehatan guna mengatasi kekurangan dokter spesialis di wilayah Kabupaten Mesuji sesuai dengan amanah Peraturan Presiden Nomor 4 Tahun 2017 tentang Wajib Kerja Dokter Spesialis.

“Alhamdulillah, Pemkab Mesuji mendapat penempatan bantuan dokter spesialis bedah, spesialis anak, spesialis penyakit dalam, dan spesialis kandungan dari program WKDS Kemenkes. Dengan adanya bantuan dokter spesialis ini diharapkan RSUD Mesuji mampu menjadi pusat rujukan di wilayah Mesuji, sehingga tidak perlu rujukan ke luar Mesuji. Semoga ini menjadi awal yang baik bagi perkembangan RSUD Ragab Begawe Caram Mesuji,” ujarnya.


Bupati Khamami: Catat Nomor Handphone Saya, Jika Ada Pungli, Laporkan!

Category : Informasi

Bupati Mesuji Khamami meminta kepada seluruh guru, kepala sekolah, pengawas, dan seluruh tenaga non Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan pemerintahnya untuk menyimpan nomor handphone pribadinya.

Itu disampaikannya saat memberikan sambutan dalam acara penyerahan tambahan penghasilan (tamsil) bagi tenaga pendidik dan kependidikan non PNS yang dilaksanakan di Gedung Serba Guna Taman Kehati Mekar Jaya itu, Rabu (30/05/2018). Itu dilakukannya guna memudahkan masyarakat untuk melaporkan segala bentuk pungutan liar (pungli) di wilayahnya.

Dalam setiap kesempatan, Bupati Khamami memang selalu meminta kepada masyarakat agar tidak segan-segan melapor kepadanya jika menemukan tindakan pungli, terutama dalam pemberian bantuan dari Pemerintah Kabupaten Mesuji kepada masyarakat.

“Silakan catat nomor handphone saya 0811725803, laporkan kepada saya jika terjadi pungli, segera akan ditindaklanjuti. Segala tindakan pungli tidak akan saya tolerir,” ujarnya.


Pemkab Mesuji Kembali Raih Opini WTP dari BPK RI

Category : Informasi

Pemerintah Kabupaten Mesuji kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan RI (BPK RI). Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Mesuji Tahun Anggaran 2017 diserahkan langsung oleh Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Lampung, Sunarto kepada Bupati Mesuji Khamami dan Ketua DPRD Kabupaten Mesuji Fuad Amrulloh di Auditorium BPK RI Perwakilan Provinsi Lampung, Bandarlampung, Senin (28/05/2018).

Opini WTP ini merupakan keempat kalinya berturut-turut yang diraih Pemkab Mesuji dalam kurun waktu empat tahun terakhir. Raihan WTP ini diawali pada tahun anggaran 2014, disusul pada tahun anggaran 2015 dan 2016, serta tahun anggaran 2017 yang diberikan hari ini. Selain Pemkab Mesuji, pada kesempatan itu juga diserahkan LHP terhadap LKPD Pemkab Way Kanan, Lampung Selatan, Pringsewu, Tanggamus, dan Pemkot Metro.

“Syukur alhamdullilah, pada hari ini, Pemkab Mesuji kembali mempertahankan opini WTP dari BPK RI. Ini merupakan sebuah anugerah bagi Pemkab Mesuji dan masyarakat Kabupaten Mesuji di bulan suci Ramadan. Selanjutnya hal-hal yang menjadi rekomendasi dari BPK RI akan segera kami tindak lanjuti secepatnya,” ucap Bupati Khamami.

Keberhasilan mempertahankan opini WTP ini menurutnya, merupakan salah satu bukti kerja nyata yang dilakukan Pemkab Mesuji yang konsisten dalam mewujudkan pengelolaan keuangan daerah yang semakin baik dari waktu ke waktu. Predikat WTP ini menggambarkan bahwa pengelolaan keuangan di Kabupaten Mesuji secara umum telah sesuai dan taat terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku serta sistem pengendalian internal (SPI) telah berjalan dengan cukup baik.

”Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak, khususnya kepada BPK-RI Perwakilan Provinsi Lampung atas kerjasama, perhatian, dan pembinaannya selama ini. Tak lupa kami ucapkan terima kasih kepada DPRD Kabupaten Mesuji atas kerjasama dan sinergitas selama ini dalam membangun Kabupaten Mesuji. Tentunya ini menjadi kebanggaan sendiri bagi pemerintah daerah dan masyarakat pada umumnya,” pungkasnya.


Tak Boleh Sebarkan Hoax, 8 Hal Ini Harus Diperhatikan ASN dalam Bermedsos

Category : Informasi

JAKARTA – Aparatur Sipil Negara (ASN) harus dapat berperan dalam membangun suasana kondusif di media sosial, yang dewasa ini telah menjadi sarana komunikasi yang sangat dinamis. Karena itu, dalam menggunakan media sosial pegawai ASN harus menjunjung  tinggi nilai dasar, kode etik dan kode perilaku ASN.

Untuk menghadapi dan mengantisipasi hal tersebut, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) menerbitkan Surat Edaran Nomor. 137/2018 tentang Penyebarluasan Informasi Melalui Media Sosial bagi ASN. “Pak Menpan sudah menandatangani Surat Edaran Nomor 137 Tahun 2018 tentang Penyebarluasan Informasi Melalui Media Sosial Bagi ASN. Ada delapan hal yang harus diperhatikan ASN dalam penyebarluasan informasi melalui media sosial,” ujar Karo Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian PANRB Herman Suryatman di Jakarta, Rabu (23/05).

Pertama, ASN harus memegang teguh ideologi Pancasila, setiap serta mempertahankan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta pemerintahan yang sah, mengabdi kepada negara dan rakyat Indonesia, serta menjalankan tugas secara profesional dan tidak berpihak. Kedua, ASN harus memelihara dan menjunjung tinggi standar etika yang luhur, memegang teguh nilai dasar ASN dan selalu menjaga reputasi dan integritas ASN.

Herman menambahkan, ASN juga harus menjaga kerahasiaan yang menyangkut kebijakan negara, memberikan informasi secara benar dan tidak menyesatkan kepada pihak lain yang memerlukannya terkait kepentingan dinas. Keempat, tidak menyalahgunakan informasi intern negara untuk mendapat atau mencari keuntungan atau manfaat bagi diri sendiri atau orang lain. Dalam ber-medsos, ASN diharapkan menggunakan sarana media sosial secara bijaksana, serta diarahkan untuk mempererat persatuan dan kesatuan NKRI.

Keenam, ASN harus memastikan bahwa informasi yang disebarluaskan jelas sumbernya, dapat dipastikan kebenarannya, dan tidak mengandung unsur kebohongan. Ketujuh, ASN tidak boleh membuat dan menyebarluaskan berita palsu (Hoax), fitnah, provokasi, radikalisme, terorisme, dan pornografi melalui media sosial atau media lainnya.

Selain itu, ASN tidak boleh memproduksi dan menyebarluaskan informasi yang memiliki muatan yang menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, ras, agama, dan antar golongan (SARA), melanggar kesusilaan, penghinaan dan/atau pencemaran nama baik, pemerasan dan/atau pengancaman.

Menurut SE yang ditandatangani Menteri PANRB Asman Abnur itu, apabila terdapat pelanggaran atas ketentuan tersebut di atas, Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) diminta memberikan sanksi sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

SE tersebut ditujukan  kepada para Menteri Kabinet Kerja, Panglima TNI, Kapolri, Jaksa Agung, Sekretaris Kabinet, para Kepala LPNK, para pimpinan Kesekretariatan Lembaga Negara, para pimpinan Kesekretariatan Lembaga Non Struktural, para Gubernur, Bupati dan Walikota. Tembusan SE tersebut disampaikan kepada Presiden RI, Wakil Presiden RI, Gubernur Bank Indonesia dan Ketua Otoritas Jasa Keuangan.


Pemkab Mesuji Jalin Kerjasama dengan Kodim 0426/TB dan Polres Mesuji

Category : Informasi

Pemerintah Kabupaten Mesuji menjalin kerjasama dengan Kodim 0426/Tulang Bawang dan Polres Mesuji dalam pembinaan keamanan, ketertiban, dan ketenteraman masyarakat dalam rangka optimalisasi penyelenggaraan tugas pemerintahan serta pembangunan desa dan Kabupaten Mesuji. Kerjasama ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman antara Bupati Mesuji Khamami, Dandim 0426/Tulang Bawang, dan Kapolres Mesuji AKBP Edi Purnomo di Gedung Serba Guna Taman Kehati, Mekar Jaya, Rabu (23/05/2018).

Adapun kerjasama yang tertuang dalam Nota Kesepahaman kerjasama ini, meliputi pembinaan sistem keamanan, ketertiban, dan ketenteraman lingkungan, pembinaan generasi muda, pencegahan peredaran senjata api ilegal, senjata tajam, dan penyalahgunaan narkoba, karya bakti, serta dukungan terhadap penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan yang berbasis di desa.

Pemkab Mesuji tahun ini menyalurkan Dana Desa sebesar Rp 87 milyar dan Alokasi Dana Desa sebesar Rp 47,6 milyar ke 105 desa. Bupati Khamami mengingatkan kepada seluruh kepala desa agar selalu melibatkan Babinsa dan Bhabinkamtibmas dalam setiap musyawarah desa dan pelaksanaan pembangunan di desa. Untuk menunjang tugas Babinsa dan Bhabinkamtibmas di desa akan diberikan tunjangan sebesar Rp 1 juta per bulan.

“Saya berharap dengan ditandatanganinya Nota Kesepahaman ini semakin meningkatkan sinergitas antara Pemkab Mesuji, Kodim 0426/Tulang Bawang, dan Polres Mesuji khususnya dalam rangka mendukung pembangunan di Kabupaten Mesuji,” ujar Khamami.

Usai penandatanganan Nota Kesepahaman dilanjutkan dengan sosialisasi Peraturan Bupati Mesuji Nomor 8 Tahun 2018 tentang Perubahan atas Peraturan Bupati Mesuji Nomor 15 Tahun 2016 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Kegiatan Pembinaan Keamanan, Ketertiban, dan Ketenteraman Masyarakat dan Peraturan Bupati Mesuji Nomor 24 Tahun 2018 tentang Tata Cara Pengadaan Barang/Jasa di Desa dan dihadiri oleh seluruh kepala desa, sekretaris desa, bendahara, tim pengelola kegiatan, tim pendamping desa, dan tim pendamping lokal desa.


Bupati Mesuji Awali Safari Ramadan di Desa Mukti Karya

Category : Informasi

Bupati Mesuji Khamami mengawali rangkaian kegiatan Safari Ramadan 1439 Hijriah di Masjid Al Muttaqin, Desa Mukti Karya, Kecamatan Panca Jaya, Selasa (23/05/2018). Bupati Khamami hadir pada kesempatan itu bersama istri Elviana Khamami, beserta jajaran kepala OPD dan pejabat Pemkab Mesuji, anggota DPRD Kabupaten Mesuji, serta Perwira Penghubung Kodim 0426/Tulang Bawang Mayor Arh. Wahyudi.

Pada kegiatan tersebut, selain menyampaikan program-program pembangunan Pemkab Mesuji di tahun 2018, Bupati Khamami juga menyerahkan bantuan karpet masjid dan Alquran, serta dilanjutkan tausiah dari Ketua MUI Kabupaten Mesuji KH Husni Fadil.

Kegiatan Safari Ramadan ini merupakan agenda rutin tahunan yang dilaksanakan oleh unsur Pemerintahan Daerah Kabupaten Mesuji, baik Pemerintah Kabupaten Mesuji, DPRD Kabupaten Mesuji, beserta jajaran Forkopimda Kabupaten Mesuji.

Tahun ini, kegiatan Safari Ramadan dibagi menjadi tiga tim, yaitu Tim I yang diketuai oleh Bupati Mesuji, Tim II yang diketuai oleh Wakil Bupati Mesuji, dan Tim III yang diketuai oleh Ketua DPRD Kabupaten Mesuji yang akan berkeliling di tujuh kecamatan se-Kabupaten Mesuji.

Selain dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Mesuji, seperti tahun-tahun sebelumnya, Safari Ramadan juga dilaksanakan oleh para camat ke desa-desa, serta para kepala desa ke lingkungan kampung-kampung.

“Selain menyemarakkan syiar di bulan suci Ramadan, kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antara Pemerintah Daerah dengan masyarakat. Melalui kegiatan ini mudah-mudahan akan terbangun rasa persaudaraan dan kebersamaan antara unsur Pemerintahan Kabupaten Mesuji, dengan para para alim ulama, tokoh masyarakat, dan juga seluruh komponen masyarakat yang ada di Kabupaten Mesuji,” ucap Khamami.


Peringati Harkitnas, Wabup Mesuji Ajak Manfaatkan Peluang di Era Digital

Category : Informasi

Upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-110 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mesuji berlangsung khidmat di halaman Kantor Pemkab Mesuji, Wiralaga Mulya, Senin (21/05/2018). Peringatan harkitnas tahun ini mengambil tema “Pembangunan Sumber Daya Manusia Memperkuat Pondasi Kebangkitan Nasional di Era Digital”.

Pada kesempatan itu, Wakil Bupati Mesuji Saply selaku inspektur upacara (irup) saat membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Informatika mengatakan peringatan harkitnas dilaksanakan setiap tahun untuk memperingati kebangkitan semangat nasionalisme warga bangsa, persatuan, kesatuan dan kesadaran untuk memperjuangkan kemerdekaan Indonesia yang ditandai dengan lahirnya organisasi Boedi Oetomo pada tanggal 20 Mei 1908.

“Boedi Oetomo menjadi salah satu penanda utama bahwa bangsa Indonesia untuk pertama kali menyadari pentingya persatuan dan kesatuan. Boedi Oetomo memberi contoh bagaimana dengan berkumpul dan berorganisasi tanpa melihat asal-muasal primordial akhirnya bisa mendorong tumbuhnya semangat nasionalisme yang menjadi bahan bakar utama kemerdekaan,” ucapnya.

Peringatan Harkitnas ini menurutnya, harus dimaknai dengan upaya-upaya penyadaran setiap masyarakat untuk mengembangkan diri dan merebut setiap peluang di era digital ini. Digitalisasi di berbagai bidang saat ini juga membuka jendela peluang dan ancaman yang sama, akan menjadi berkah jika mampu menaklukannya.

“Oleh sebab itu, mari bersama-sama kita jauhkan dunia digital dari anasir-anasir pemecah-belah dan konten-konten negatif agar anak-anak kita bebas berkreasi, bersilaturahmi, berekspresi, dan mendapatkan manfaat darinya,” pungkasnya.


Pemkab Mesuji Sesuaikan Jam Kerja ASN Selama Ramadan

Category : Informasi

Pemkab Mesuji menetapkan jam kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) selama Ramadan 1439 Hijriah. Selama bulan puasa, jam kerja pemkab berkurang dibanding hari-hari biasa. Penetapan jam kerja baru tersebut tercantum dalam Surat Edaran (SE) Bupati Mesuji Nomor 800/1583/I.02/MSJ/2018 tentang Penetapan Jam Kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Bulan Suci Ramadan 1439 H / 2018 di Lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Mesuji yang diterbitkan 14 Mei 2018.

Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab Mesuji Hamdan mengatakan, SE tersebut merupakan tindak lanjut SE Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Nomor 336 Tahun 2018 tanggal 8 Mei 2018. SE Menpan-RB mengatur penetapan jam kerja aparatur sipil negara (ASN), TNI, dan Polri pada bulan Ramadan. Perubahan jam kerja ini semata-mata demi peningkatan kualitas pelaksanaan ibadah puasa bagi umat muslim.

Lanjut Hamdan, perubahan jam kerja yang dimaksud yakni hari Senin sampai dengan Kamis dimulai pukul 08.00 WIB sampai 16.00 WIB dengan jam istirahat selama 30 menit pada pukul 12.00 WIB-12.30 WIB. Sedangkan untuk hari Jumat jam kerja dimulai pukul 08.00 WIB sampai dengan pukul 10.50 WIB.

Sementara itu, untuk unit-unit kerja yang melayani masyarakat secara langsung pengaturan jam kerja dilakukan secara internal masing-masing unit kerja agar pelayanan tidak terganggu. Selama bulan Ramadan, kegiatan apel, upacara, dan senam ditiadakan.

“Meski jam kerjanya berkurang, kami mengimbau agar seluruh ASN bisa merampungkan pekerjaan tepat waktu. Jangan sampai ada pekerjaan yang tertunda gara-gara puasa. Justru dengan semangat puasa, kita harus lebih produktif,” ujarnya, Kamis (17/05/2018).


Pemkab Mesuji Bagikan 14 Handtracktor Bantuan Kementan

Category : Informasi

Sebanyak 14 kelompok tani dari 12 desa di Kabupaten Mesuji menerima bantuan 14 handtracktor bantuan dari Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Program Peningkatan Percepatan Tanam dari APBN Tahun 2018.

Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Bupati Mesuji Khamami di rumah dinasnya, Rabu (09/05/2018) didampingi Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mesuji Sri Purwanti.

Penerima bantuan 14 kelompok tani antara lain berasal dari Desa Tebing Karya Mandiri, Wonosari, Pangkal Mas Jaya, Tanjung Menang, Fajar Asri, Fajar Indah, Adi Mulyo, Labuhan Batin, Wiralaga II, Suka Maju, Sidmulyo, Tirtalaga, dan Bangun Mulyo.

Khamami dalam arahannya mengatakan bahwa bantuan yang diberikan ini tidak ada pungutan biaya apapun. Dia juga mengingatkan agar penggunaan bantuan handtracktor dimanfaatkan bersama oleh kelompok tani.

“Gunakan handtracktor ini dengan sebaik-baiknya untuk kepentingan anggota kelompok tani, tidak hanya ketuanya saja. Berkaitan dengan penggunaan handtracktor harus melalui musyawarah kelompok. Silakan lapor saya jika handtracktor tidak digunakan semestinya,” tegasnya.


Wakili Lampung, Tim Sepakbola U-12 SSB Mesuji Dilepas Bupati Khamami

Category : Informasi

Tim sepakbola U-12 SSB Mesuji dilepas Bupati Mesuji Khamami di rumah dinasnya, Rabu (09/05/2018). Tim tersebut akan berangkat menuju ke Medan, Sumatera Utara untuk mengikuti kompetisi Turnamen Sepakbola U-12 Tingkat Nasional Tahun 2018 yang diselenggarakan oleh Badan Liga Sepakbola Pelajar Indonesia (BLISPI) Kementerian Pemuda dan Olahraga mewakili Provinsi Lampung.

Bupati Khamami mengaku bangga atas prestasi yang diraih Tim U-12 SSB Mesuji yang mampu mewakili Provinsi Lampung ke tingkat nasional. Dia berpesan kepada seluruh pemain agar menjaga kesehatan selama mengikuti turnamen.

“Ini menjadi catatan sejarah bagi Kabupaten Mesuji karena mampu mewakili Provinsi Lampung ke tingkat nasional. Mudah-mudahan sukses mengikuti turnamen ini. Selalu bersemangat, jaga konsentrasi, dan selalu berdoa,” ucap Khamami.

Sementara itu, manajer Tim U-12 SSB Mesuji Aipda Sunu Waspodo mengatakan dalam mengikuti turnamen yang berlangsung pada 11-13 Mei 2018 membawa 14 pemain untuk bersaing dengan 33 tim yang mewakili seluruh provinsi se-Indonesia.

“Mohon doa restu dari masyarakat Mesuji agar tim ini bisa memberikan prestasi yang membanggakan Kabupaten Mesuji dan Provinsi Lampung di kancah nasional,” ujar Sunu.