You cannot copy content of this page

Pengumuman Perubahan Jadwal Pendaftaran Seleksi JPTP

Category : Informasi

Berikut merupakan pengumuman perubahan waktu pendaftaran seleksi jabatan terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Kabupaten Meuji Tahun 2018:

 


Peringati Hari Kartini, Wabup Saply Ajak Kaum Perempuan Tingkatkan Peran dalam Pembangunan

Category : Informasi

Peringatan Hari Kartini dilaksanakan di Gedung Serba Guna Taman Kehati, Mekar Jaya, Tanjung Raya, Selasa (24/04/2018) dan dihadiri oleh Wakil Bupati Mesuji Saply TH, Kapolres Mesuji AKBP Edi Purnomo, Sekretaris Daerah Kabupaten Mesuji Rizal Fauzi, beberapa anggota DPRD Kabupaten Mesuji, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Mesuji Elviana Khamami, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Mesuji Halmaryati Rizal Fauzi, Ketua Ikatan Keluarga Anggota DPRD Kabupaten Mesuji Dewi Apriyanti, dan beberapa kepala OPD di lingkungan Pemkab Mesuji.

Peringatan Hari Kartini dilaksanakan setiap tahunnya dalam rangka mengenang kembali jasa-jasa RA Kartini selaku pelopor emansipasi perempuan Indonesia, sehingga posisi perempuan Indonesia sudah bisa sejajar dengan kaum laki-laki. Pada peringatan kali ini mengambil tema “Dengan Semangat Kartini Kita Tingkatkan Kualitas Hidup Perempuan melalui Pendidikan dan Pemberdayaan Ekonomi Kreatif serta Melestarikan Budaya untuk Mewujudkan Keluarga Berkualitas.”

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Saply mengatakan bahwa di Kabupaten Mesuji peran perempuan dalam mewujudkan pembangunan telah terlihat, terbukti dengan pada banyaknya perempuan yang duduk sebagai Anggota DPRD, pimpinan OPD, kepala desa, dan lain sebagainya.

“Hal ini menunjukkan bahwa potensi yang dimiliki kaum perempuan cukup besar, apabila dapat ditingkatkan kualitasnya, diberi peluang dan kesempatan, serta dibekali kemampuan dan keterampilan untuk berperan di berbagai bidang pembangunan. Dengan lebih banyaknya perempuan sebagai pengambil keputusan dalam kebijakan, diharapkan perwujudan hak-hak perempuan di Indonesia, khususnya di Kabupaten Mesuji semakin dapat terpenuhi,” ucapnya.

Tambahnya, sejalan dengan upaya pemberdayaan perempuan dan pembangunan berwawasan gender, Pemkab Mesuji akan selalu berupaya memberikan kesempatan dan apresiasi atas keterlibatan kaum perempuan dalam mendukung pembangunan di Kabupaten Mesuji melalui peran dan kontribusi positif, baik secara individu maupun melalui berbagai organisasi yang ada.

“Semoga melalui Peringatan Hari Kartini ini dapat semakin memotivasi Kartini-Kartini Mesuji untuk ikut memainkan peran dan partisipasinya, untuk ikut serta memberikan yang terbaik bagi kemajuan pembangunan di Kabupaten Mesuji,” pungkasnya.


Atasi Kekurangan Dokter Spesialis, Dinkes Mesuji Usulkan WKDS ke Kemenkes

Category : Informasi

Guna mengatasi kekurangan dokter spesialis di wilayah Kabupaten Mesuji, Dinas Kesehatan Kabupaten Mesuji mengajukan usulan penempatan Wajib Kerja Dokter Spesialis (WKDS) kepada Kementerian Kesehatan. Dikatakan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mesuji Ardi Umum, pihaknya telah mengajukan sebelas dokter spesialis untuk dapat bertugas di Mesuji.

Dokter spesialis yang diusulkannya akan bertugas di RSUD Mesuji, antara lain dokter spesialis anak, spesialis kandungan, spesialis bedah, spesialis radiologi, spesialis anestesi, dan spesialis penyakit dalam.

Menurutnya, dengan diterbitkan Peraturan Presiden Nomor 4 Tahun 2017 tentang Wajib Kerja Dokter Spesialis memungkinkan Mesuji menjadi lokasi tujuan WKDS untuk pemerataan dokter spesialis dalam rangka peningkatan akses dan pemenuhan kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan spesialistik.

Dalam peraturan tersebut mewajibkan setiap dokter spesialis lulusan pendidikan profesi program dokter spesialis dari perguruan tinggi negeri di dalam negeri dan perguruan tinggi di luar negeri wajib mengikuti Wajib Kerja Dokter Spesialis sebagai bentuk pengabdian kepada negara guna meningkatkan mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Jadi, setiap dokter spesialis yang baru lulus pendidikan profesi program dokter spesialis dari perguruan tinggi negeri memiliki kewajiban untuk menjadi peserta WKDS dan ditempatkan di rumah sakit pemerintah pusat dan pemerintah daerah, terutama dikhususkan pada daerah terpencil, perbatasan, dan kepulauan. Dijadwalkan Selasa ini (24/10/2018), tim dari Kementerian Kesehatan akan hadir meninjau lokasi RSUD Mesuji untuk melakukan verifikasi,” terangnya, Jumat (20/04/2018).


Satu-satunya se-Lampung, Mesuji Dapat Hibah Kapal Pelra dari Kemenhub

Category : Informasi

Kabupaten Mesuji mendapatkan bantuan hibah satu unit kapal pelayaran rakyat (pelra) dari Kementerian Perhubungan. Penandatanganan serah terima hibah naskah perjanjian dan berita acara kapal pelayaran rakyat dilakukan Bupati Mesuji Khamami didampingi Kepala Dishubkominfo Widada Prawira di Terminal Penumpang Pelabuhan Soekarno Hatta, Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (19/04/2018) dan dihadiri oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

“Mesuji menjadi satu-satunya kabupaten di Provinsi Lampung yang mendapat bantuan kapal pelayaran rakyat ini. Rencananya kapal ini akan dioperasikan untuk transportasi dengan rute Wiralaga – KTM – Sungai Sidang melintasi Sungai Mesuji. Selain itu, kapal ini juga dapat menunjang wisata air di Kabupaten Mesuji,” ucap Khamami saat acara.

Adapun kapal yang akan dihibahkan untuk Mesuji adalah KM Banawa Nusantara 7 yang terbuat dari bahan dasar kayu dengan spesifikasi panjang 13,5 meter dan lebar empat meter, dengan kapasitas 24 tempat duduk dan muatan maksimal 15 ton. Tahun ini, pihaknya juga masih mengupayakan penambahan bantuan kapal lagi dari Kementerian Perhubungan.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi pada kesempatan itu menyerahkan 24 unit kapal pelra kepada 24 kabupaten/kota. Budi mengatakan penyerahan kapal ini sebagai upaya pelayaran rakyat di daerah agar akses mudah dijangkau. Tujuan ini sesuai Nawa Cita Presiden Joko Widodo membangun dari pinggiran dengan konektivitas.

Adapun dana yang digelontorkan Pemerintah untuk 24 kapal pelra tersebut adalah sekitar Rp 58 milyar yang berasal dari APBN Tahun Anggaran 2017. Sementara untuk tahun 2018, Kementerian Perhubungan mengalokasikan dana sebesar Rp 300 milyar untuk 100 kapal pelra.


Wabup Mesuji Apresiasi Pencanangan Zona Integritas KPP Pratama Kotabumi

Category : Informasi

Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Kotabumi melaksanakan pencanangan zona integritas menuju wilayah bebas dari korupsi bertempat di Hotel Le’Man Unit II Tulang Bawang, Kamis (19/04/2018). Secara simbolik, acara pembacaan deklarasi dan penandatanganan Piagam Pencanangan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi dilakukan oleh Kepala KPP Pratama Kotabumi Verizal Suryadi beserta jajaran dan disaksikan oleh Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Bengkulu dan Lampung Erna Sulistyawati.

Hadir pada acara tersebut diantaranya Wakil Bupati Mesuji Saply TH, Sekretaris Daerah Kabupaten Tulang Bawang Anthoni, Kabag Perekonomian Pemkab Tulang Bawang Barat Deswanto, perwakilan wajib pajak badan/perseorangan, dan para stakeholder lainnya, serta seluruh pegawai KPP Pratama Kotabumi dan KP2KP Menggala

Kepala KPP Pratama Kotabumi Verizal Suryadi dalam sambutannya mengatakan pencanangan zona integritas ini mengacu pada Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme dan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 52 Tahun 2014 tentang Pedoman Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) di Lingkungan Instansi Pemerintah.

“Tujuan dari pencanangan ini dimaksudkan sebagai langkah awal menciptakan lingkungan KPP Pratama Kotabumi menuju wilayah bebas korupsi sehingga dapat dilaksanakan secara terarah,” jelas Verizal.

Sementara itu, Kepala Kanwil DJP Bengkulu dan Lampung Erna Sulistyawati mengatakan pencanangan zona integritas ini merupakan yang terakhir dilakukan di wilayah kerjanya. Dia juga berharap kepada seluruh wajib pajak untuk tidak segan-segan melaporkan jika ada petugasnya melakukan tindak penyimpangan.

“Pencanganan ini merupakan komitmen kami yang tulus menuju wilayah bebas korupsi. Untuk itu, kami mohon dukungan dari seluruh stakeholder yang ada untuk dapat mewujudkan komitmen kami dengan sebaik-baiknya,” ucap Erna.

Pada kesempatan itu, Wakil Bupati Mesuji Saply TH mengapresiasi dan mendukung penuh hal ini sebagai bentuk komitmen bersama dalam upaya mewujudkan lingkungan wilayah bebas korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Pencanangan Zona menurtunya mutlak untuk diterapkan dalam rangka reformasi birokrasi. Selain memperkokoh integritas yang sudah terbangun selama ini, tingginya tuntutan masyarakat akan birokrasi yang transparan, akuntabel, serta bebas dari Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) mengakibatkan reformasi birokrasi merupakan hal yang harus dilakukan oleh instansi Pemerintah.

“Dengan dicanangkannya Zona Integritas oleh KPP Pratama Kotabumi ini merupakan salah satu langkah nyata yang patut diapresiasi sebagai perwujudan pelaksanaan reformasi birokrasi tersebut. Saya berharap, semoga melalui momentum ini mampu memberikan dampak positif bagi peningkatan kinerja pelaksanaan tugas dan peningkatan pelayanan, serta semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga yang tugas utamanya adalah mengawal sumber penerimaan terbesar negara ini,” ucapnya.


13 Pejabat Tinggi Pratama Pemkab Mesuji Ikuti Uji Kompetensi

Category : Informasi

Sebanyak 13 pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mesuji mengikuti Uji Kompetensi Jabatan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (PPTP) di Hotel Asoka, Bandarlampung, Selasa (17/04/2018).

Menurut Kepala Bidang Pembinaan, Pengembangan, dan Mutasi Jabatan BKDD Kabupaten Mesuji, Indra Saputra mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menjalankan amanah Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil Pasal 132.

Lanjutnya, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari surat Komisi Paratur Sipil Negara (KASN) Nomor: B-227/KASN/1/2018 tentang Rekomendasi Evaluasi Kinerja dan Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Mesuji.

Tahapan evaluasi yang dijalani, yaitu tes kompetensi dan pendalaman materi. Tes kompetensi terdiri atas kompetensi teknis, kompetensi sosio-kultural, dan kompetensi manajerial. Sedangkan tes pendalaman materi atau wawancara dilakukan satu per satu di depan panitia seleksi dan tim assesor.

“Uji kompetensi dilaksanakan selama dua hari, yakni pada 17-18 April 2018. Tahapan evaluasi yang dijalani, yaitu tes kompetensi dan pendalaman materi atau wawancara. Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi kesesuaian jabatan dengan kompetensi masing-masing pejabat yang telah menjabat minimal selama dua tahun,” ujar Indra.

 


Wujudkan Sentra Perikanan, Bupati Mesuji Kunjungi Desa Tri Karya Mulya

Category : Informasi

Sebagai tindak lanjut bantuan dari Kementerian Ketenagakerjaan melalui program Perluasan Kesempatan Kerja tahun 2017 lalu, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Mesuji terus melaksanakan pendampingan secara intensif kepada masyarakat di Desa Tri Karya Mulya, Kecamatan Tanjung Raya.
“Bantuan ini digulirkan akhir tahun 2017, untuk 25 orang pembudidaya ikan, namun dalam perkembangannya, sektor perikanan di desa tersebut sangat berkembang pesat. Saat ini hampir seluruh rumah memiliki kolam dan memelihara ikan,” terang Arif Arianto, Sekretaris Disnakertrans Mesuji.
Hal tersebut mengundang keinginan Bupati Mesuji Khamami untuk melihat secara langsung usaha sektor perikanan di desa tersebut. Ditemui saat meninjau salah satu kolam milik warga, Sabtu (07/04/2018), Bupati Khamami mengapresiasi dengan hasil yang dicapai dan dia berjanji akan terus membantu kelompok pembudidaya ikan dengan pendampingan dari mulai pembibitan hingga penjualan.
Ketua Kelompok Pembudidaya Ikan Desa Tri Karya Mulya, Sujari, berterima kasih atas perhatian yang diberikan pemerintah sehingga keinginan kami didukung penuh oleh Bupati Mesuji. Dia berharap ke depan sentra Perikanan di desanya segera terwujud.

Pemkab Mesuji Sampaikan Empat Raperda ke Dewan

Category : Informasi

Pemerintah Kabupaten Mesuji menyampaikan usulan empat rancangan peraturan daerah (raperda) dalam Rapat Paripurna Pembicaraan Tingkat I Penyampaian Empat Raperda Kabupaten Mesuji Tahun 2018, di Gedung DPRD Kabupaten Mesuji, Wiralaga Mulya, Rabu (04/04/2018). Paripurna dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Mesuji Fuad Amrulloh, dan dihadiri 13 anggota dewan dari total 35 anggota yang ada.

Adapun keempat Raperda yang disampaikan, antara lain Raperda tentang Rencana Pembangunan Industri Kabupaten Mesuji Tahun 2017-2035, Raperda tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Pemerintah Desa, Raperda tentang Penyidik Pegawai Negeri Sipil, dan Raperda tentang Ketertiban Umum.

Wakil Bupati Mesuji Saply dalam sambutannya menyampaikan bahwa dalam penyusunan Raperda tersebut berdasarkan pada UU Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan, UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah sebagaimana diubah dengan UU Nomor 9 Tahun 2015, Perpres Nomor 87 Tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksanaan Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan, dan Permendagri Nomor 80 Tahun 2015 tentang Pembentukan Produk Hukum Daerah.

Lanjutnya, Raperda yang disampaikan didasarkan atas skala prioritas dan telah melalui tahapan penelitian, pengkajian naskah akademis, dan pembahasan dengan berbagai pertimbangan. Namun demikian, dia mengharapkan saran-saran dari anggota DPRD dalam pembahasan Raperda tersebut.

“Mudah-mudahan dengan dilandasi semangat untuk memberikan yang terbaik bagi kemajuan Kabupaten Mesuji, empat Raperda tersebut dapat segera dibahas bersama sesuai dengan tahapan dan ketentuan yang ada sehingga nantinya setelah disetujui bersama dapat menjadi payung hukum yang bermanfaat bagi kemajuan pembangunan di Kabupaten Mesuji,” ujar Saply.


Kepala LAN RI Puji Pembangunan Swakelola Ala Bupati Khamami

Category : Informasi

Menurut Adi, inovasi selalu diperlukan untuk mengatasi tantangan dan keterbatasan yang ada. Setiap daerah memiliki kondisi dan tantangan yang berbeda satu sama lain sehingga inovasi yang dihasilkan juga berbeda-beda.

Selain Bupati Mesuji, pada kesempatan itu Kepala LAN RI juga melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman dengan empat kepala daerah lain, diantaranya Walikota Probolinggo Rukmini, Bupati Banggai Herwin Yatim, Bupati Tuban Fathul Huda, dan Bupati Agam Indra Catri. Dia mengapresiasi seluruh kepala daerah yang hadir mewakili Pemerintah Daerah masing-masing yang menandakan komitmen yang tinggi dari kepala daerah untuk melakukan perubahan dan berinovasi.

“Penandatanganan Nota Kesepahaman ini merupakan kloter pertama di tahun 2018 yang dilakukan oleh LAN RI dengan Pemerintah Daerah. Saya berharap kerjasama ini tidak hanya berhenti di atas kertas, namun yang lebih penting adalah tindak lanjutnya untuk memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat,” ujarnya.

Seperti diketahui, saat ini Pemkab Mesuji memiliki kurang lebih sebanyak 60 alat berat yang siap digunakan untuk mendukung pembangunan secara swakelola di Kabupaten Mesuji kapan pun dan di mana pun. Inovasi ini telah dimulai sejak tahun 2013 dan saat ini kondisi infrastuktur jalan telah jauh meningkat pesat dari kondisi sebelumnya.

Pada tahun 2018 ini, pembangunan secara swakelola berlanjut pada pembangunan jalan yang menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten Mesuji dengan rigid beton kurang lebih sepanjang 100 kilometer sampai tahap lean concrete. Dengan skema penyediaan material dilakukan oleh pihak ketiga, untuk pekerjaan job mix menggunakan alat berat milik Pemkab Mesuji, sedangkan pelaksanaannya menggunakan tenaga kerja masyarakat sekitar yang sudah terlatih secara padat karya (cash for work).


Bupati Mesuji dan Kepala LAN RI Tanda Tangani Kerjasama Inovasi Daerah

Category : Informasi

Pemerintah Kabupaten Mesuji menjalin kerjasama dengan Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (LAN RI). Kerjasama ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman antara Bupati Mesuji Khamami dan Kepala LAN RI Adi Suryanto di Jakarta, Selasa (03/04/2018).

Melalui penandatanganan Nota Kesepahaman ini akan menjadi landasan hukum bagi kerjasama yang lebih luas antara Pemerintah Kabupaten Mesuji dan LAN RI dalam hal kajian kebijakan, pelatihan dan pengembangan kompetensi inovasi administrasi negara, serta pendidikan tinggi guna mendorong terwujudnya pembangunan yang inovatif dan mendukung pencapaian visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Mesuji tahun 2017-2022.

Selain Bupati Mesuji, pada kesempatan itu Kepala LAN RI juga melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman dengan empat kepala daerah lain, diantaranya Walikota Probolinggo Rukmini, Bupati Banggai Herwin Yatim, Bupati Tuban Fathul Huda, dan Bupati Agam Indra Catri.

Bupati Mesuji Khamami dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada LAN RI atas kerjasamanya sehingga dapat terlaksana penandatanganan Nota Kesepahaman pada hari ini. Dikatakan Khamami, Kabupaten Mesuji merupakan kabupaten baru dengan jumlah APBD yang terkecil di Provinsi Lampung yakni sebesar Rp 886 milyar, sementara masalah yang dihadapi masih banyak dan tantangan kondisi alam yang berbeda dengan daerah lain.

Dengan anggaran yang terbatas itu, Pemerintah Kabupaten Mesuji terus mengupayakan inovasi dengan pembangunan secara swakelola guna menghemat anggaran yang ada dengan capaian hasil yang lebih maksimal. Dia mencontohkan, saat ini Pemkab Mesuji memiliki kurang lebih sebanyak 60 alat berat yang siap digunakan untuk mendukung pembangunan secara swakelola di Kabupaten Mesuji kapan pun dan di mana pun. Inovasi ini telah dimulai sejak tahun 2013 dan terbukti saat ini kondisi infrastuktur jalan telah jauh meningkat pesat dari kondisi sebelumnya.

Sambutan dari Bupati Khamami mendapat respon yang positif dari Kepala LAN RI, para kepala daerah, dan seluruh hadirin, sehingga sambutan yang sedianya hanya diberikan waktu lima menit, berlanjut hingga hingga 15 menit, lebih lama dari sambutan kepala daerah-kepala daerah lain.

“Melalui kerjasama dengan LAN RI ini, saya berharap mampu melahirkan inovasi-inovasi baru lainnya yang dapat kami kembangkan serta dapat ditularkan kepada daerah-daerah lain, sehingga mampu memberikan inspirasi dan memberikan manfaat secara lebih luas bagi masyarakat pada umumnya,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala LAN RI Adi Suryanto mengatakan penandatanganan Nota Kesepahaman ini merupakan kloter pertama di tahun 2018 yang dilakukan oleh LAN RI dengan Pemerintah Daerah. Dia mengapresiasi para kepala daerah yang hadir yang menandakan komitmen yang tinggi dari kepala daerah untuk melakukan perubahan dan berinovasi.

Adi juga mengapresiasi langkah cemerlang yang dilakukan oleh Bupati Khamami di Kabupaten Mesuji dengan pembangunan secara swakelola. Dia menjanjikan dalam waktu dekat akan mengunjungi Kabupaten Mesuji. Menurutnya, inovasi selalu diperlukan untuk mengatasi tantangan dan keterbatasan yang ada. Setiap daerah memiliki kondisi dan tantangan yang berbeda satu sama lain sehingga inovasi yang dihasilkan juga berbeda-beda.

“Ukuran keberhasilan dari kerjasama ini bukan pada penandatanganan Nota Kesepahaman saja, tidak hanya berhenti di atas kertas, namun yang lebih penting adalah tindak lanjutnya untuk memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat,” ujarnya.