You cannot copy content of this page

Mantapkan Inovasi Daerah, Pemkab Mesuji Akan Gandeng LAN RI

Category : Informasi

Pemerintah Kabupaten Mesuji dalam waktu dekat ini akan melaksanakan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) kerjasama dengan Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (LAN RI).

Dikatakan Sekretaris Bappeda Kabupaten Mesuji Irhandi Juanesvant, kerjasama tersebut dalam rangka memantapkan inovasi daerah atau pembaruan dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah sebagai implementasi Pasal 390 Undang-Undang (UU) Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah sebagaimana diubah dengan UU Nomor 9 Tahun 2015 dan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 38 Tahun 2017 tentang Inovasi Daerah.

Lanjutnya, sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 57 Tahun 2013 tentang Lembaga Administrasi Negara, LAN merupakan lembaga pemerintah yang salah satu tugasnya adalah untuk pengembangan inovasi administrasi negara di bidang tata pemerintahan, pelayanan publik, serta kelembagaan dan sumber daya aparatur. Atas dasar itulah, Pemkab Mesuji menggandeng LAN.

Melalui MoU tersebut Pemkab Mesuji akan bekerjasama dengan LAN dalam hal kajian kebijakan, pelatihan dan pengembangan kompetensi inovasi administrasi negara, serta pendidikan tinggi guna mendorong terwujudnya pembangunan yang inovatif dan mendukung pencapaian visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Mesuji tahun 2017-2022.

Ditambahkan pria yang akrab disapa Anest itu, penandatanganan MoU sendiri dijadwalkan akan dilakukan oleh Bupati Mesuji Khamami dan Kepala LAN RI Adi Suryanto bertempat di Kantor LAN RI di Jakarta pada Selasa ini (03/04/2018).

Selain dengan Pemkab Mesuji, pada kesempatan itu nantinya bersamaan dengan penandatanganan kerjasama LAN RI dengan Pemkab Banggai, Sulawesi Tengah serta Pemkab Probolinggo dan Pemkab Tuban, Jawa Timur.

“Ini menjadi salah satu komitmen Pemkab Mesuji di bawah arahan Bupati Khamami untuk terus mengembangkan inovasi di Kabupaten Mesuji. Bahkan, beliau berharap dapat menularkan berbagai inovasi yang ada di Mesuji kepada daerah lain, sehingga mampu memberikan inspirasi bagi daerah lain dan memberikan manfaat secara lebih luas bagi masyarakat,” ujar Anest, Sabtu (31/03/2018).


Serahkan Laporan Keuangan ke BPK, Pemkab Mesuji Optimistis Pertahankan Opini WTP

Category : Informasi

Pemerintah Kabupaten Mesuji menyerahkan Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2017 un-audited ke Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Lampung, Kamis (29/03/2018).

Penyerahan laporan keuangan dilakukan oleh Bupati Mesuji Khamami kepada Kepala BPK RI Perwakilan Lampung Sunarto. Turut hadir pada kesempatan itu, Sekretaris Daerah Rizal Fauzi, Inspektur Supratomo, Kepala BPPKAD Adi Sukamto, dan beberapa pejabat Pemkab Mesuji.

Penyerahan laporan keuangan tersebut merupakan implementasi dari ketentuan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara Pasal 56 ayat (3), di mana disebutkan bahwa gubernur, bupati, dan walikota menyerahkan laporan keuangan paling lambat tiga bulan setelah tahun anggaran berakhir.

Bupati Khamami pada kesempatan itu mengatakan, laporan keuangan Pemkab Mesuji yang diserahkan tersebut meliputi tujuh aspek, yakni laporan realisasi APBD, laporan operasional, neraca, laporan arus kas, laporan perubahan ekuitas, laporan perubahan saldo anggaran lebih, dan catatan atas laporan keuangan.

Khamami mengaku optimistis tahun ini Pemkab Mesuji akan kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI yang sebelumnya dipertahankan selama tiga kali berturut-turut.

“Kami ingin menyampaikan apresiasi atas pendampingan, bimbingan, koreksi, masukan dari BPK RI selama ini. Kita berharap tahun ini predikat WTP dapat kita dipertahankan,” ujar Khamami.


Tinjau Pelaksanaan Program Pemerintah, Setkab RI Kunjungi Mesuji

Category : Informasi

Sekretariat Kabinet Republik Indonesia (Setkab RI) melalui Bidang Transmigrasi Deputi Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) melakukan kunjungan di Kabupaten Mesuji, Rabu (28/03/2018).

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Mesuji Ripriyanto saat mendampingi Tim Setkab RI, menjelaskan kunjungan tersebut dalam rangka pemantauan pelaksanaan kebijakan dan program pemerintah di bidang transmigrasi. Dalam kunjungan ini, tim mengunjungi lokasi cetak sawah, Pasar KTM, dan Rice Milling Plant (RMP).

“Kunjungan ini merupakan tindak lanjut atas kunjungan Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu di Kabupaten Mesuji terkait program unggulan kawasan pedesaan (Prukades). Selain itu, tim dari Setkab RI juga mengaku puas atas pelaksanaan cetak sawah di Kabupaten Mesuji yang terhitung berhasil,” jelasnya Ripriyanto.

Sementara itu, Kepala Bidang Transmigrasi Deputi PMK Setkab RI Vina mengatakan dalam kunjungan ini melakukan pemantauan ke lokasi penggilingan padi, cetak sawah, dan pasar. Hal itu dilakukan untuk melihat sendi-sendi perekonomian rakyat yang penting bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Atas monitoring dan evaluasi yang telah kami lakukan akan disampaikan ke kementerian dan lembaga terkait agar instruksi dari Bapak Presiden saat berkunjung di Mesuji dapat segera ditindaklanjuti sehingga kehadiran pemerintah dapat dirasakan oleh masyarakat,” ucap Vina.


Pisah Sambut Kapolres Mesuji, Wabup Saply Ajak Tingkatkan Sinergitas

Category : Informasi

Acara pisah sambut Kapolres Mesuji digelar di Markas Polres Mesuji, Wirabangun, Kecamatan Simpang Pematang, Senin (19/03/2018). Pisah sambut dilakukan antara Kapolres Mesuji sebelumnya, yakni AKBP Prianto Teguh Nugroho kepada Kapolres Mesuji yang baru AKBP Edi Purnomo.

Tampak hadir pada kesempatan itu Wakil Bupati Mesuji Saply, Ketua DPRD Mesuji Fuad Amrulloh, jajaran Polres Mesuji, Pabung 0426/TB Mayor Arm Agus Sutono, Komisoner KPU, Panwaslu, kepala OPD di lingkup Pemkab Mesuji, camat, kepala desa, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.

AKBP Prianto Teguh Nugroho dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada semua stakeholder dan tokoh masyarakat Mesuji yang telah membantu tugasnya sebagai Kapolres Mesuji selama 10 bulan 1 hari.

“Selaku manusia, saya banyak kesalahan selama bertugas di Mesuji baik dalam tutur kata dan perbuatan, saya dan keluarga mohon maaf,” ujarnya.

Sedangkan Kapolres Mesuji yang baru, AKBP Edi Purnomo, dalam sambutannya mengharapkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat Kabupaten Mesuji. Dia juga berharap adanya jalinan kerjasama lintas sektoral antara Polres Mesuji dengan segenap Pemerintahan Daerah dan institusi vertikal lainnya.

“Kondisi Kabupaten Mesuji yang kondusif selama ini, tercipta berkat sinergisitas antar semua elemen. Untuk itu, saya mohon dukungan dari seluruh elemen masyarakat dalam menjalankan tugas,” ucapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Mesuji Saply mewakili Pemerintah Daerah dan masyarakat Kabupaten Mesuji mengucapkan selamat jalan kepada AKBP Prianto Teguh Nugroho yang berpindah tugas sebagai Wadir Sabhara Polda Lampung. Wabup Saply berharap dengan kepempimpinan Kapolres yang baru agar terus melanjutkan program-program kerja Polres Mesuji dan meningkatkan hubungan sinergitas antara Polres Mesuji dengan Pemerintah Daerah semakin terjalin erat.

“Kabupaten Mesuji memiliki posisi strategis yang merupakan pintu gerbang Provinsi Lampung. Oleh karena itu, peran dan fungsi kepolisian menjadi sangat penting dalam hal keamanan dan ketertiban masyarakat guna menciptakan dan membina suasana yang senantiasa nyaman dan kondusif,” pungkas Saply.


Umat Hindu di Mesuji Arak Ogoh-Ogoh Jelang Nyepi

Category : Informasi

Menjelang hari raya Nyepi Tahun Baru Saka 1940, umat Hindu di beberapa wilayah Kabupaten Mesuji melaksanakan upacara Tawur Agung Kesanga dan mengarak ogoh-ogoh keliling desa. Pemandangan tersebut salah satunya terlihat di Pura Agung Desa Bukoposo, Kecamatan Way Serdang, Jumat (16/03/2018).

Sebelum mengarak ogoh-ogoh, ratusan umat Hindu berkumpul melakukan sembahyang untuk mensucikan diri dengan berpakaian adat Bali. Bermacam-macam bentuk dan warna ogoh-ogoh dirangkai dan dihias untuk menyambut hari raya nyepi yang disimbolkan dengan sosok buta kala.

Pawai ogoh-ogoh tidak hanya diikuti oleh orang dewasa saja, tetapi juga belasan anak-anak kecil juga turut antusias mengikuti jalannya pawai. Para anak kecil itu juga turut membawa ogoh-ogoh mini. Usai diarak, kemudian diadakan pembakaran ogoh-ogoh.

Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Mesuji yang juga Pelaksana Tugas Camat Way Serdang I Komang Sutiaka mengungkapkan ogoh-ogoh yang dibakar merupakan simbol dari menghapus sifat jahat dan niat buruk yang dilakukan manusia agar ke depannya tidak diulangi perbuatannya dan menjadi lebih baik lagi.

“Setelah upacara Tawur Agung Kesanga dan pawai ogoh-ogoh ini selesai, kita mempersiapkan untuk melaksanakan Catur Brata penyepian, serta bagi yang mampu diharapkan melaksanakan tapa, brata, yoga dan semadhi. Melalui momentum hari raya Nyepi ini, saya mengajak seluruh umat Hindu di Kabupaten Mesuji untuk berintropeksi diri serta merekatkan hubungan antarumat,” ucapnya.


Akhir Maret ini, Mesuji Dapat Bantuan Hibah Kapal dari Kemenhub

Category : Informasi

Kabupaten Mesuji akan mendapatkan bantuan hibah satu unit kapal dari Kementerian Perhubungan. Kepastian ini didapat dari Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Mesuji Widada Prawira saat mengikuti Rapat Pembahasan Final Hibah Pelayaran Rakyat di Jakarta, Kamis (15/03/2018).

Dikatakannya, ada 24 kapal bantuan yang diserahkan oleh Kementerian Perhubungan, salah satunya yang mendapat bantuan adalah Kabupaten Mesuji. Adapun kapal yang akan dihibahkan adalah KM Banawa Nusantara 7 yang berbahan dasar kayu dengan spesifikasi panjang 13,5 meter dan lebar empat meter, dengan kapasitas 24 tempat duduk dan muatan maksimal 15 ton.

Lanjutnya, rencananya kapal tersebut akan dioperasikan reguler untuk rute Wiralaga – KTM – Sungai Sidang melintasi Sungai Mesuji. Selain itu, kapal ini juga dapat menunjang wisata air di Kabupaten Mesuji. Tahun ini, dia juga masih mengupayakan penambahan bantuan kapal lagi dari Kementerian Perhubungan.

“Hibah KM Banawa Nusantara 7 dari Kementerian Perhubungan rencananya akan dilakukan pada Maret 2018. Kapal tersebut nantinya akan dimanfaatkan sebagai sarana transpotasi air dan sarana wisata air. Saat ini kapal tersebut masih berada di galangan kapal PT Empat Sekawan di Pasuruan, Jawa Timur. Semoga bermanfaat untuk masyarakat Mesuji,” ujarnya.


Pemkab Mesuji Terima Hibah Mesin Cetak dari Kemenkeu

Category : Informasi

Kementerian Keuangan (kemenkeu) melalui Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Kotabumi menyerahkan bantuan hibah satu unit mesin cetak kepada Pemerintah Kabupaten Mesuji. Bantuan hibah diserahkan oleh Kepala KPP Pratama Kotabumi Verizal Suryadi kepada Bupati Mesuji Khamami di rumah dinas Bupati Mesuji, Brabasan, Kamis (15/03/2018).

Bantuan hibah printer tersebut merupakan jenis Printonix P7720 akan digunakan untuk mencetak Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2).

Atas bantuan hibah yang diberikan, Bupati Khamami mengucapkan terima kasih. Dia berharap dengan bantuan ini mampu menunjang tugas Pemkab Mesuji dalam memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat.

“Perolehan pajak di Kabupaten Mesuji terus mengalami kenaikan, seiring dengan kesadaran dan ketaatan masyarakat terhadap kewajiban membayar pajak, juga peningkatan pelayanan yang diberikan,” jelasnya.

Sekretaris BPPKAD Kabupaten Mesuji Hendra Cipta mengatakan, tahun ini pihaknya harus mencetak sebanyak 117.000 lembar SPPT PBB-P2. Sedangkan, saat ini BPPKAD baru memiliki satu mesin cetak dan harus bekerja ekstra untuk mencetak SPPT sehingga kerap mengalami gangguan.

“Dengan tambahan mesin ini diharapkan mampu menunjang kinerja dalam mempercepat pencetakan SPPT guna menggenjot target perolehan pendapatan dari sektor PBB-P2 sebesar Rp 3,12 milyar untuk tahun ini,” ujarnya.

 


Serius Kembangkan Lada Perdu, 12 Petani Panca Jaya Terima Pembekalan

Category : Informasi

Sebanyak 12 petani dari Kecamatan Panca Jaya menerima pembekalan materi tentang pengembangan tanaman lada perdu oleh Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Panca Jaya, Senin (12/03/201) di Kantor Kecamatan Panca Jaya, Desa Adi Luhur.

Dikatakan Camat Panca Jaya Taufiq Widodo, ini merupakan salah satu model pembangunan berbasis pemberdayaan masyarakat. Harapannya, masyarakat dapat mengembangkan potensi diri dan lingkungan di sekitarnya guna meningkatkan kesejahteraan.

Lanjutnya, jika diasumsikan setiap hektar lahan ditanami 4.000 batang dengan harga bibit Rp 12.000 per batang, maka diperlukan dana sebesar Rp 48.000.000 per hektar. Namun, dengan model pemberdayaan yang tengah dilakukan ini diharapkan bisa memangkas biaya perolehan bibit sampai dengan 90 persen.

“Hari ini sebanyak 12 petani dibekali materi tentang tanaman lada perdu oleh rekan-rekan penyuluh. Dalam minggu ini rencananya para petani akan menyiapkan media tanam pembibitan menggunakan polybag. Minggu depan, akan dilaksanakan kunjungan sekaligus praktik pembibitan ke Dusun Umbul Ben, Desa Wiralaga II, Kecamatan Mesuji yang lebih dahulu sukses mengembangkan lada perdu,” terang Taufiq Widodo.


Tiga Kecamatan di Mesuji Kembangkan Tanaman Lada

Category : Informasi

Pemerintah Kabupaten Mesuji terus berupaya mengembangkan berbagai potensi di bidang pertanian dan perkebunan. Salah satu yang dikembangkan adalah tanaman lada.

Beberapa warga di Desa Fajar Asri Kecamatan Panca Jaya, Dusun Umbul Ben Desa Wiralaga II Kecamatan Mesuji, dan Desa Margo Jaya, Kecamatan Mesuji Timur saat ini tengah mencoba mengembangkan tanaman lada di kebun miliknya dengan pembinaan dari dinas terkait dan pemerintah kecamatan setempat.

Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian Kabupaten Mesuji Dahuri menjelaskan lada dapat tumbuh baik di Mesuji, yang penting tidak terendam air. Dengan kondisi yang ada, menanam lada perdu menurutnya lebih mudah perawatannya dibanding lada jalar karena tidak perlu lanjaran dan memanjat ketika memanennya.

Lanjutnya, lada perdu maupun jalar pada dasarnya sama, yang membedakan adalah cara pembibitannya. Jika lada jalar yang dijadikan bibit adalah sulur batangnya. Sedangkan lada perdu yang dijadikan bibit adalah sulur buahnya.

“Lada dahulu sempat menjadi komoditas unggulan di Provinsi Lampung. Tapi, bukan mustahil jika kelak Mesuji dapat berkontribusi sebagai daerah penghasil lada,” jelas Dahuri, Selasa (06/03/2018).

 

sumber: Kecamatan Panca Jaya


Sertijab Camat Rawa Jitu Utara, Samijo Minta Dukungan

Category : Informasi

Serah terima jabatan (sertijab) Camat Rawa Jitu Utara dari Agung Subandara kepada camat yang baru Samijo dilaksanakan Sabtu (03/03/2018) di GOR Rawa Jitu Utara, Panggung Jaya dan disaksikan Bupati Mesuji Khamami dan Wakil Bupati Mesuji Saply. Selain itu, juga dilaksanakan pelantikan Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Raw Jitu Utara.

Dalam kesempatan itu, Samijo yang sebelumnya menjabat Sekretaris Camat Rawa Jitu Utara mengucapkan terima kasih atas amanah yang diberikan untuk menjabat Camat Rawa Jitu Utara. Untuk itu dia minta dukungan dari seluruh stakeholder untuk menjalankan tugas membangun Rawa Jitu Utara.

“Terima kasih saya ucapkan kepada Bapak Bupati atas kepercayaannya. Saya ucapkan terima kasih juga kepada Pak Agung atas ilmunya yang diberikan selama menjabat camat, saya rasa ini terlalu cepat kami berpisah. Saya mohon dukungan dari seluruh pihak untuk menjalankan amanah ini,” ujar Samijo.

Sementara itu, Agung Subandara mengucapkan selmaat kepada camat yang baru. Dia meyakini jika di bawah kepemimpinan camat yang baru ini, Kecamatan Rawa Jitu Utara akan maju.

“Kurang lebih empat bulan 10 hari saya menjabat Camat Rawa Jitu Utara, belum banyak yang mampu saya berikan. Sebuah kebanggaan bagi saya pernah diberikan kepercayaan menjadi camat, karena tidak semua PNS dapat memakai seragam PDUB,” ucap Agung Subandara yang kini menjabat Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Permukiman Kabupaten Mesuji.