Sekjen Kemendes: KTM Mesuji Terbaik di Indonesia

Sekretaris Jenderal Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT), dan Transmigrasi, Anwar Sanusi melakukan kunjungan kerja di Kawasan Terpadu Mandiri (KTM) Mesuji di Kecamatan Mesuji Timur, Sabtu (07/10/2017).

Turut hadir dalam rombongan diantaranya Presiden Komisaris PT Mitra BUMDes Imam Subowo, Direktur Jenderal Pengembangan Kawasan Transmigrasi Muhammad Nurdin, Direktur Jaringan PT Bank BNI Adi Sulistiowati, perwakilan dari Kantor Staf Kepresidenan Riza Damanik, Direktur Pembiayaan Pertanian Kementerian Pertanian Sri Kuntarsih, serta didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Sutono, Wakapolda Lampung Brigjen Pol. Agnesta Romano Yoyol, dan Bupati Mesuji Khamami.

Saat bertatap muka dengan masyarakat, sekaligus menyalurkan berbagai bantuan di lokasi Rice Milling Plant (RMP) di Desa Wonosari, Sekjen Kemendes menyebut KTM Mesuji sebagai KTM yang terbaik se-Indonesia. Menurutnya keberadaan Kabupaten Mesuji ini sangat ditopang dari para transmigran.

“Program transmigrasi erat kaitannya dengan Provinsi Lampung karena pertama kali transmigrasi dilakukan di Lampung pada tahun 1905 pada masa Pemerintahan Hindia Belanda. Tujuan utama dari transmigrasi yaitu mengentaskan kemiskinan di daerah asal dan menciptakan kekayaan di daerah baru. Saat ini transmigrasi telah membentuk dua provinsi dan 105 kabupaten, salah satunya Mesuji,” ujarnya.

Lanjutnya, sejak dibangun tahun 2007 (waktu itu masih wilayah Kabupaten Tulang Bawang), Pemerintah melalui Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi telah menggelontorkan dana sebesar Rp 92,4 milyar untuk KTM Mesuji yang diwujudkan dalam berbagai program, salah satunya pembangunan RMP.

“Pada kunjungan kali ini, kami mengikutsertakan secara lengkap beberapa pejabat tinggi terkait karena KTM Mesuji ini kami nilai sebagai yang terbaik se-Indonesia. Kami memiliki komitmen untuk membangun Mesuji, karena Mesuji memiliki potensi yang sangat baik untuk maju kedepan. Kita bangun Mesuji jadi nomer siji,” ucapnya.

Dalam rangkaian kunjungannya tersebut, Sekjen Kemendes bersama rombongan melakukan panen raya jagung di Desa Tanjung Mas Rejo, mengunjungi lokasi pembangunan perluasan pasar KTM di Desa Tanjung Mas Makmur, menyaksikan pertandingan bola voli raga desa, pameran produk unggulan, pasar murah, serta melakukan peletakan batu pertama pembangunan gudang Bulog di Desa Wonosari.

Adapun bantuan yang diberikan pada kesempatan itu, diantaranya kendaraan roda empat jenis L300, hand tracktor, motor roda tiga, bantuan modal untuk BUMDes bagi lima desa masing-masing sebesar Rp 50 juta, bantuan beasiswa, dan bantuan untuk pondok pesantren.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *