Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Mesuji menggelar seleksi ujian tertulis bagi Bakal Calon Kepala Desa (balon kades) Sungai Cambai, Rabu (12/07/2017). Hal ini dilakukan karena membanjirnya pendaftar calon kepala desa, yakni sejumlah 10 balon kades. Seleksi ujian tertulis dilaksanakan di Aula Rumah Dinas Bupati Mesuji, Brabasan dan diikuti oleh kesepuluh balon kades.

Dalam seleksi tes tertulis tersebut, para balon kades mengerjakan sebanyak 60 soal pilihan ganda dan diberi waktu selama 90 menit untuk mengerjakan. Dari hasil yang diperoleh, sebanyak lima balon kades berhak untuk mengikuti tahap selanjutnya, sedangkan lima balon kades lainnya harus gugur.

Adapun kelima balok kades yang mendapat peringkat lima terbaik, yaitu Sulindah (46 poin), Karnedi (41 poin), Ibadah (28 poin), Hartono (28 poin), dan Ali Imron (28 poin).

Kepala Dinas PMD Kabupaten Mesuji, Budiman Jaya mengatakan tes dilaksanakan secara jujur dan terbuka, tidak ada dukung-mendukung dalam upaya meloloskan bakal calon.

“Alhamdulillah terlaksana dengan sukses. Seleksi berjalan secara fair dan jujur sesuai amanat Pak Bupati dan terbukti tes dapat diterima dengan rasa puas dari bakal calon yang tidak lolos karena semua jujur dan terbuka,” terangnya

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mesuji menerima penghargaan Paramesti dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia terkait penetapan peraturan tentang kawasan tanpa rokok (KTR).

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI, Asjikin Iman Hidayat Dachlan dan diterima Wakil Bupati Mesuji Saply TH pada acara pertemuan Aliansi Bupati dan Walikota peduli KTR se-Indonesia di The Alana Hotel and Convention, Yogyakarta, Rabu (12/07/2017).

Wakil Bupati Saply mengatakan penghargaan tersebut merupakan apresiasi dari Pemerintah Pusat melalui Kemenkes RI berdasarkan surat keputusan bersama Menteri Kesehatan Nomor 7 Tahun 2017 kepada daerah-daerah yang berkomitmen menerapkan kawasan tanpa rokok.

“Alhamdulillah, atas nama masyarakat dan Pemkab Mesuji mengucapkan terima kasih dan kita patut berbangga dengan diserahkannya penghargaan ini, karena telah mampu menetapkan peraturan tentang kawasan tanpa rokok,” terangnya.

Dikatakannya, bahwa penghargaan tersebut didasarkan karena Kabupaten Mesuji sudah menerapkan kawasan tanpa rokok yang ditetapkan melalui Peraturan Bupati (Perbup) Mesuji Nomor 34 Tahun 2014 tentang Kawasan Tanpa Rokok.

“Harapannya dengan mendapatkan penghargaan ini, tentunya semakin memotivasi penerapan kawasan tanpa rokok untuk dapat diimplementasikan sepenuhnya di Kabupaten Mesuji,” pungkasnya.

Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Mesuji Elviana Khamami menerima penghargaan Manggala Karya Kencana dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) pada Malam Resepsi Penganugerahan Penghargaan dalam rangka Hari Keluarga Nasional (Harganas) XXIV Tahun 2017 Tingkat Nasional di Mahan Agung, Bandarlampung, Jumat (14/07/2017).

Penghargaan tersebut diberikan secara langsung oleh Ketua TP PKK Pusat, Enti Guntarti Tjahjo Kumolo dan disaksikan Kepala BKKBN Surya Chandra Surapaty, Sekjen Mendagri Hadi Prabowo, dan Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo.

Kepala BKKBN, Surya Chandra Surapaty, mengatakan penghargaan di bidang program kependudukan, keluarga berencana, dan pembangunan keluarga (KKBPK) merupakan bentuk apresiasi Pemerintah melalui BKKBN atas dukungan dalam menyukseskan program KB dan pembangunan keluarga di daerah.

Sementara itu Ketua TP PKK Kabupaten Mesuji Elviana Khamami mengatakan, penghargaan ini diharapkan menjadikan pemicu untuk terus mensosialisasikan program KB menuju masyarakat yang sejahtera dan mandiri, juga bentuk revolusi mental membentuk manusia yang yang berkarakter dan berkualitas.

“Penghargaan ini kami persembahkan untuk seluruh anggota Tim Penggerak PKK Kabupaten Mesuji, jajaran Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana, serta segenap masyarakat Mesuji. Semoga dengan ini semakin meningkatkan motivasi untuk meningkatkan pengabdian kami bagi masyarakat,” ucapnya.

Penghargaan Manggala Karya Kencana merupakan penghargaan yang diberikan oleh Pemerintah melalui BKKBN pada setiap peringatan Hari Keluarga Nasional kepada kepala daerah atau tokoh masyarakat atas prestasi yang menonjol dan komitmen serta kepemimpinan dalam menggerakkan program kependudukan, KB, dan pembangunan keluarga untuk mewujudkan keluarga kecil bahagia sejahtera.

Pemerintah Kabupaten Mesuji melakukan perubahan pada lambang daerahnya. Perubahan ini ditandai dengan persetujuan bersama Pemkab Mesuji dan DPRD Kabupaten Mesuji atas rancangan peraturan daerah (raperda) tentang perubahan Peraturan Daerah Kabupaten Mesuji Nomor 5 Tahun 2011 tentang Lambang Daerah, beserta dengan sembilan raperda lainnya, Rabu (26/07/2017) pada Rapat Paripurna Penandatanganan Nota Kesepakatan Persetujuan Bersama Raperda Kabupaten Mesuji di Ruang Sidang Paripurna DPRD, Gedung Ram.

Perubahan signifikan pada lambang daerah yang terbaru yaitu hilangnya gambar pohon kelapa sawit dan pohon karet, serta berubahnya semboyan Sai Bumi Serasan Segawe menjadi Bumi Ragab Begawe Caram yang diambil dari Bahasa Mesuji yang memiliki makna Kabupaten Mesuji yang dihuni oleh masyarakat yang bekerja cepat, damai, dalam kebersamaan dan gotong royong.

Kabag Humas dan Protokol Pemkab Mesuji, Ronal Nasution seusai acara rapat paripurna mengatakan pergantian lambang daerah ini merupakan usulan dari tokoh-tokoh masyarakat Mesuji dan menyesuaikan dengan kearifan lokal Kabupaten Mesuji. Dikatakannya setelah persetujuan bersama ini, selanjutnya akan diserahkan kepada Gubernur Lampung selaku wakil Pemerintah untuk dilakukan evaluasi sebelum disahkan menjadi peraturan daerah.

“Dengan perubahan lambang daerah ini diharapkan semakin dapat mewakili kondisi Kabupaten Mesuji yang ada sesuai dengan potensi dan kekayaan alamnya, dan masyarakat yang beraneka ragam yang hidup harmonis, damai, dan penuh kegotong-royongan,” terangnya.

Page 1 of 2

© 2017 Pemerintah Kabupaten Mesuji.