THR Idulfitri PNS Pemkab Mesuji Dibagikan Mulai 22 Mei

Pemerintah Kabupaten Mesuji bersiap mencairkan anggaran untuk Tunjangan Hari Raya (THR) Idulfitri bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungannya.

Dikatakan Sekretaris Badan Pendapatan, Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Mesuji Hendra Cipta, alokasi anggaran yang disiapkan untuk THR tahun ini sebesar Rp 12.390.271.568,- dan rencananya akan dibagikan mulai tanggal 22 Mei 2019.

Sementara itu, dijelaskannya untuk pembagian gaji ke-13 akan dilaksanakan pada Bulan Juni ini, setelah libur Hari Raya Idulfitri.

“Anggaran sebesar itu diperuntukkan bagi 2.337 PNS, termasuk di dalamnya CPNS, sebesar penghasilan satu bulan. Sesuai dengan PP Nomor 36 Tahun 2019 dan atas petunjuk Bupati, THR akan dibagikan mulai tanggal 22 Mei,” jelasnya di kantornya, Jumat (17/05/2019).

21 Pejabat Pemkab Mesuji Ikuti Uji Kompetensi Jabatan Tinggi Pratama

Sebanyak 21 pejabat pimpinan tinggi pratama Pemerintah Kabupaten Mesuji mengikuti uji kompetensi dalam rangka evaluasi kinerja. Pelaksanaan uji kompetensi tersebut berlangsung selama tiga hari, yakni 14-16 Mei 2019 di Hotel Horison, Bandar Lampung.

Menurut Plt Kabag Humas dan Protokol Pemkab Mesuji Angga Pramudita, kegiatan ini dilakukan untuk mengetahui kompetensi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mesuji sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara dan Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil.

Lanjutnya, hasil dari uji kompetensi ini akan dijadikan sebagai bahan pertimbangan bagi pejabat pembina kepegawaian dalam menempatkan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama sesuai dengan kemampuan dan keahliannya dalam rangka memaksimalkan pelayanan kepada masyarkat.

“Penilaian dilakukan oleh panitia seleksi yang berasal dari unsur pejabat Pemprov Lampung, akademisi, dan widyaiswara berdasarkan hasil dari uji kompetensi, penulisan dan presentasi makalah, wawancara, penelusuran rekam jejak, dan kinerja sebelumnya,” terang Angga.

Sementara itu, dalam rapat pengarahan pelaksanaan uji kompetensi, Plt Bupati Mesuji Saply TH berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti semua tahapan uji komptensi ini dengan sungguh-sungguh agar mendapat hasil yang maksimal.

“Saya berpesan kepada panitia seleksi agar dapat bekerja sesuai dengan tugas masing-masing dan tidak terpengaruh oleh intervensi dari pihak manapun sehingga hasil dari uji kompetensi ini nantinya dapat dijadikan acuan dalam penataan Aparatur Sipil Negara, khususnya Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemkab Mesuji,” ucap Saply, Selasa (14/05/2019).

Tanamkan Cinta Alquran Sejak Dini, Radio Suara Mesuji Ajak Generasi Muda Ngaji Bersama

Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan 1440 Hijriah, Radio Suara Mesuji 97.0 FM menyelenggarakan kegiatan ngaji bersama.

Kabid Komunikasi dan Informatika Dishubkominfo Kabupaten Mesuji Imbron mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan rutin setiap bulan Ramadan menjelang waktu berbuka puasa dan diikuti oleh anak-anak dari tempat pengajian setempat.

Selain ngaji bersama, Radio Suara Mesuji juga melaksanakan buka bersama dengan takjil dari sumbangan organisasi perangkat daerah, masyarakat, dan donatur lainnya. Rencananya kegiatan ini akan berlangsung sampai dengan berakhirnya bulan Ramadan.

“Acara ngaji bersama ini diikuti oleh sekitar 25-30 anak di halaman Radio Suara Mesuji 97.0 FM di Desa Gedung Mulya. Harapan kami dengan dilaksanakan kegiatan ini mampu meningkatkan syiar Islam dan menumbuhkan generasi muda cinta Alquran,” terangnya saat acara ngaji bersama, Selasa (14/05/2019).

Pemkab Mesuji Awali Safari Ramadan di Desa Eka Mulya

Pemerintah Kabupaten Mesuji mengawali rangkaian kegiatan Safari Ramadan 1440 Hijriah di Masjid Attaqwa, Desa Eka Mulya, Kecamatan Mesuji Timur, Senin (13/05/2019). Hadir pada kesempatan itu, Plt Bupati Mesuji Saply TH, Kapolres Mesuji AKBP Edi Purnomo, Kepala Kantor Kemenag Mesuji Sanusi, Wakil Ketua Pengadilan Agama Mesuji Abdurrahman, Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Mesuji Indra Kusuma Wijaya, beserta jajaran pejabat Pemkab Mesuji.
Pada kegiatan tersebut, juga diserahkan bantuan bantuan genset, speaker pengeras suara, karpet masjid, dan alquran, serta menyerahkan sebanyak 22.361 kartu Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) BPJS Kesehatan untuk Kecamatan Mesuji Timur. Usai penyerahan bantuan, acara dilanjutkan dengan penyampaian tausiah dari ustaz KH Asnawi.
Kegiatan Safari Ramadan ini merupakan agenda rutin tahunan yang dilaksanakan oleh unsur Pemerintahan Daerah Kabupaten Mesuji, baik Pemerintah Kabupaten Mesuji, DPRD Kabupaten Mesuji, beserta jajaran Forkopimda Kabupaten Mesuji.
Tahun ini, kegiatan Safari Ramadan dilaksanakan oleh satu tim yang diketuai oleh Plt Bupati Mesuji dan akan berkeliling di tujuh kecamatan se-Kabupaten Mesuji. Selain menyemarakkan syiar di bulan suci Ramadan, kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antara Pemerintah Daerah dengan masyarakat.
Dalam sambutannya, Saply mengajak seluruh masyarakat untuk memaknai ibadah puasa sebagai wahana pengendalian diri. Berpuasa menurutnya, salah satu latihan untuk menahan emosi dan perilaku negatif karena dalam berpuasa seseorang dikondisikan untuk hidup sehat, ikhlas, sabar, taat, berdisiplin, tolong-menolong, dan menebar kasih sayang kepada sesama.
“Melalui kegiatan Safari Ramadan ini mudah-mudahan akan terbangun rasa persaudaraan dan kebersamaan antara unsur Pemerintahan Kabupaten Mesuji, dengan para para alim ulama, tokoh masyarakat, dan juga seluruh komponen masyarakat khususnya di bulan suci ini. Semoga di bulan penuh rahmat ini kita senantiasa diberikan kesehatan dan kemampuan untuk menunaikan ibadah puasa dan amalan ibadah lainnya secara sempurna, serta diterima semua amalan ibadah kita,” ucap Saply. (Humas Mesuji/CS)

Plt Bupati Saply Sampaikan LKPJ Bupati Mesuji Tahun 2018

Plt Bupati Mesuji Saply TH menyampaikan nota pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Mesuji Tahun Anggaran 2018. Itu dia sampaikan dalam Rapat Paripurna Pembicaraan Tingkat I Penyampaian LKPJ Bupati Mesuji Tahun Anggaran 2018 di Gedung DPRD Kabupaten Mesuji, Wiralaga Mulya, Senin (13/05/2019).
Penyampaian LKPJ ini didasarkan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah sebagaimana telah diubah beberapa kali, terakhir dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015 dan Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun 2007 tentang Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah kepada Pemerintah, Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Kepala Daerah kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, dan Informasi Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah kepada Masyarakat.
Ada tiga hal pokok yang menjadi fokus utama penyampaian LKPJ, yakni kebijakan umum pemerintah daerah, pengelolaan keuangan daerah, dan penyelenggaraan urusan pemerintahan daerah.
Arah kebijakan umum Pemerintah Kabupaten Mesuji Tahun Anggaran 2018 mengacu kepada Peraturan Daerah Kabupaten Mesuji Nomor 11 Tahun 2017 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Mesuji Tahun 2017-2022, yang memuat visi dan misi Pemerintah Kabupaten Mesuji yang dijabarkan dalam berbagai strategi, kebijakan, dan prioritas daerah yang dilaksanakan secara bertahap dan berkesinambungan.
“Dalam hal pengelolaan keuangan daerah, realisasi Pendapatan Daerah Tahun 2018 sebesar Rp.843.954.181.774,55 atau sebesar 97,44% dari target yang ditetapkan sebesar Rp.866.170.510.780,21 dan realisasi Belanja Daerah sebesar Rp.812.367.315.256,- atau mencapai 86% dari target sebesar Rp.946.641.796.292,-,” ucapnya.
Dalam pencapaian visi Kabupaten Mesuji, Pemerintah Kabupaten Mesuji menitikberatkan pada peningkatan infrastruktur guna menopang pertumbuhan ekonomi. Pemerintah Kabupaten Mesuji mengutamakan pembangunan jalan dan jembatan yang meliputi pembangunan ruas jalan dan jembatan, pelebaran jalan, perbaikan, maupun pemeliharaan jalan dan jembatan. Hal ini telah membuahkan hasil terhadap aksesibilitas pada 105 desa yang ada di Kabupaten Mesuji.
Di bidang perumahan rakyat, pada tahun 2018 Pemerintah Kabupaten Mesuji telah melakukan penanganan rumah layak huni sebanyak 1.882 unit rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah. Secara akumulatif, dari tahun 2012 sampai dengan tahun 2018 telah melakukan penanganan rumah tidak layak huni menjadi layak huni sebanyak total 8.835 unit.
Di bidang kesehatan, pada tahun 2018 Angka Kematian Bayi di Kabupaten Mesuji 10,4 per 1.000 kelahiran hidup. Sedangkan Angka Kematian Ibu pada tahun 2018 sebesar 2,13 per 1.000 kelahiran hidup dari target sebesar 2,39 per 1.000 kelahiran hidup.
Pada Indikator Cakupan Pelayanan Kesehatan Dasar bagi Masyarakat Miskin, pada tahun 2018 tercatat mencapai 100% Penduduk Miskin telah mendapat fasilitas Jaminan Kesehatan yang didanai oleh Pemerintah Daerah dengan masuk ke dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) atau Penerima Bantuan Iuran (PBI) Daerah dengan berkoordinasi dengan BPJS Kesehatan sebagai penyelenggaranya, sementara itu sebanyak 65.815 penduduk miskin menerima bantuan iuran yang berasal dari APBN (PBI Pusat).
Di bidang Pendidikan, berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, pada tahun 2018 Angka Partisipasi Kasar PAUD/TK mencapai 94,76%, Angka Partisipasi Kasar untuk SD/sederajat mencapai 97,69%, sedangkan Angka Partisipasi Kasar SMP/sederajat mencapai 97,41%.
Lanjutnya, keberhasilan dan kemajuan di segala bidang yang telah dicapai selama ini menurutnya merupakan hasil kerja keras dan upaya bersama, baik Pemerintah Daerah, DPRD, serta seluruh stakeholder terkait.
“Selaku eksekutif di daerah, kami telah berusaha semaksimal mungkin untuk melaksanakan tugas-tugas yang telah dipercayakan. Kami menyadari bahwa dalam pelaksanaan tugas-tugas tersebut tentunya masih banyak kendala dan permasalahan yang harus kita selesaikan bersama,” pungkasnya.

Enam Tahun Berjalan, Program Baperlahu Sukses Bangun 8.835 Unit Rumah Layak Huni

Dalam kurun waktu enam tahun, yakni dari tahun 2012 sampai dengan tahun 2018, program Bantuan Pembangunan Rumah Layak Huni (Baperlahu) yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Mesuji telah melakukan penanganan rumah tidak layak huni menjadi layak huni sebanyak total 8.835 unit.
Hal ini disampaikan Plt Bupati Mesuji Saply TH saat menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) dalam Rapat Paripurna Pembicaraan Tingkat I Penyampaian LKPJ Bupati Mesuji Tahun Anggaran 2018 di Gedung DPRD Kabupaten Mesuji, Wiralaga Mulya, Senin (13/05/2019).
“Di bidang perumahan rakyat, dengan berpedoman pada Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman dan Peraturan Pemerintah Nomor 64 Tahun 2016 tentang Pembangunan Perumahan Masyarakat Berpenghasilan Rendah, secara akumulatif dari tahun 2012 sampai dengan tahun 2018 telah melakukan penanganan rumah tidak layak huni menjadi layak huni sebanyak total 8.835 unit. Pada tahun 2018 Pemerintah Kabupaten Mesuji telah melakukan penanganan rumah layak huni sebanyak 1.882 unit rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah,” ucap Saply.
Ditambahkan Kabid Perumahan dan Bangunan Gedung Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Mesuji Andre Al Rendra, Baperlahu merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Kabupaten Mesuji dalam rangka mengentaskan rumah yang kurang layak huni menjadi rumah yang layak huni untuk ditinggali. Program ini muncul dilatarbelakangi masih banyaknya masyarakat yang masih tinggal di rumah yang kurang layak.
“Sejak dimulai tahun 2012, dari tahun ke tahun, program Baperlahu menjadi program prioritas sebagai wujud komitmen Pemkab Mesuji dalam mengatasi permasalahan kemiskinan masyarakat. Pada tahun 2019 ini, Pemerintah Kabupaten Mesuji telah mengalokasikan dana sebesar Rp 16,3 miliar untuk program Baperlahu. Rencananya, sebanyak 564 unit rumah akan dibangun tahun ini,” terang Andre.

Plt Bupati Saply Buka Bimtek Aparatur Perencana

Plt Bupati Mesuji Saply TH membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Aparatur Perencana pada lingkup Pemerintah Kabupaten Mesuji Tahun 2019 di Agro Wisata Gunung Mas, Puncak, Bogor, Jawa Barat, Senin (29/04/2019).

Hadir pada kesempatan itu, Plt Kepala Bappeda Kabupaten Mesuji Irhandi Juanesvant dan Kabid Pembinaan dan Pengembangan Jabatan Fungsional Perencana Pusat Pembinaan, Pendidikan dan Pelatihan Perencana (Pusbindiklatren) Bappenas Rita Miranda.

Plt Kepala Bappeda Irhandi Juannesvant mengatakan bimtek yang dilaksanakan ini, merupakan salah satu wujud nyata komitmen Pemkab Mesuji dalam rangka menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas dan profesional di bidang perencanaan pembangunan daerah.

“Bimtek berlangsung selama tiga hari tanggal 29 April – 1 Mei 2019 dan diikuti oleh 60 peserta yang berasal dari Bappeda dan unsur perencanaan dari organisasi perangkat daerah Pemkab Mesuji dengan narasumber dari Bappenas,” terangnya.

Dalam sambutannya, Plt Bupati Saply TH berharap melalui bimtek ini mampu menumbuhkan motivasi, demi meningkatkan pengetahuan, profesionalitas, dan kompetensi tenaga perencana demi pembangunan Kabupaten Mesuji yang lebih baik.

Saply juga berpesan agar pembangunan di Kabupaten Mesuji harus menunjukkan ciri kekhasan daerah Mesuji yang diselaraskan dengan kearifan lokal.

“Saya menginginkan ke depan Kabupaten Mesuji harus memiliki bangunan yang ikonik dan mewakili kebudayaan masyarakatnya sehingga nantinya mampu menjadi simbol khas Kabupaten Mesuji,” ucapnya.

Sulam Ulat Jadi Produk Unggulan Stan Mesuji di Inacraft 2019

Kerajinan sulam ulat menjadi produk kerajinan unggulan yang ditampilkan Pemerintah Kabupaten Mesuji di ajang Inacraft 2019 yang diselenggarakan di Jakarta Convention Center (JCC) pada 24-28 April 2019.

Selain sulam ulat, kerajinan lain yang ditampilkan antara lain kerajinan aksesoris, kalung, gelang, bros, hiasan dari batok kelapa, hiasan lampu dari pipa paralon, dan lain sebagainya.

Dikatakan Plt Bupati Mesuji Saply TH saat acara pembukaan, Rabu (24/04/2019), Inacraft merupakan agenda rutin tahunan yang diikuti Pemkab Mesuji dalam rangka mempromosikan kerajinan yang dimiliki Kabupaten Mesuji ke tingkat nasional dan internasional.

Lanjutnya, mengikuti pameran seperti Inacraft merupakan hal yang penting dalam memasarkan sebuah produk kerajinan. Pihaknya terus memfasilitasi dan berkoordinasi dengan para perajin dan pengusaha Industi Kecil Menengah (IKM) dalam promosi produknya.

“Ini adalah bentuk komitmen kami untuk terus mempromosikan kerajinan khas Mesuji, agar diketahui oleh dunia luar karena ajang Inacraft ini pengunjungnya tidak hanya dari dalam negeri, namun juga banyak pengunjung dari berbagai negara,” katanya.

Plt Bupati Mesuji Tinjau Pelaksanaan UNBK di SMP N 2 Mesuji

Plt Bupati Mesuji Saply TH meninjau pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMP Negeri 2 Mesuji, Desa Brabasan, Kecamatan Tanjung Raya, Senin (22/04/2019).

Saply TH didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Mesuji Syamsudin meninjau dari luar ruang kelas yang menjadi tempat pelaksanaan UNBK.

Saply TH mengatakan kedatangannya guna memantau pelaksanaan UNBK tingkat SMP sederajat di Kabupaten Mesuji. Sejauh ini menurutnya pelaksanaan UNBK berjalan lancar.

“Kedatangan kami ke sini guna memastikan pelaksanaan UNBK tingkat SMP sederajat ini berjalan lancar. Sampai sekarang belum ada kendala yang signifikan, semua masih berjalan lancar, belum ada laporan kendala pada hari pertama pelaksanaan UNBK,” kata Saply TH.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Mesuji Syamsudin mengatakan ada 29 sekolah tingkat SMP sederajat di Kabupaten Mesuji baik sekolah negeri maupun swasta yang melaksanakan UNBK dengan total peserta 1.288 siswa. Untuk menghindari terjadi pemadaman listrik, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan pihak PLN setempat.

“Pelaksanaan UNBK tingkat SMP sederajat dilaksanakan 29 sekolah pada tahun ini. Sedangkan sekolah yang belum melaksakan UNBK, pada hari ini melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Kertas Pensil (UNKP) yang diikuti 38 sekolah dengan total peserta 1.548 siswa,” ucapnya.

Kabupaten Mesuji Tampilkan Potensi Kerajinan dan Capaian Pembangunan di Lampung Fair 2019

Berbagai potensi unggulan yang dimiliki Kabupaten Mesuji dipamerkan di anjungan Kabupaten Mesuji dalam event Lampung Fair 2019 yang digelar di PKOR Way Halim, Bandar Lampung yang berlangsung pada tanggal 19 April sampai dengan 3 Mei 2019.
Sesuai dengan tema Lampung Fair 2019 kali ini, “Kilau Lampung, Semarak Sumatera”, anjungan Kabupaten Mesuji menampilkan sejumlah potensi unggulan diantaranya produk kerajinan, capaian pembangunan, potensi pariwisata, dan lain sebagainya. Berbagai potensi disuguhkan melalui beberapa stan kecamatan-kecamatan dan organisasi perangkat daerah.
Beberapa hasil kerajinan diantaranya adalah kain sulam ulat yang menjadi primadona dan ciri khas Mesuji. Tak ketinggalan juga ditampilkan beraneka ragam panganan khas Mesuji dari tujuh kecamatan yang ada, diantaranya sambelingkung, kerupuk ikan, kemplang, pempek, dan lain sebagainya. 
Beberapa stan, seperti Dinas Kesehatan menyediakan cek kesehatan gratis, sementara stan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana menyediakan pelayanan pemasangan implan gratis, serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu juga menyediakan informasi perizinan dan undian berhadiah.
Sejumlah potensi wisata juga dipamerkan dalama kesempatan ini, antara lain Waterpark Taman Kehati dan wisata Sungai Mesuji. Selain itu, juga ditampilkan berbagai capaian pembangunan yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Mesuji melalui program-program yang inovatif dan berbagai penghargaan yang diterima dari Pemerintah dan Pemerintah Provinsi Lampung.
Plt Bupati Mesuji Saply TH berharap melalui kegiatan ini dapat menjadi ajang promosi dalam rangka memperkenalkan potensi Kabupaten Mesuji, serta berbagai capaian pembangunan sebagai salah satu kabupaten baru yang ada di Provinsi Lampung kepada masyarakat.
“Harapan kita melalui kegiatan ini dapat menarik calon investor untuk dapat menanamkan modalnya di Kabupaten Mesuji dengan kemudahan dalam perizinannya yang didukung dengan keberadaan Jalan Tol Trans Sumatera dan infrastruktur lainnya. Bila investor masuk ke Mesuji akan semakin mendorong dan meningkatkan roda perekonomian masyarakat,” harapnya, saat menerima kunjungan Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Lampung, Kolonel Laut (P) Albertus Agung Priyo S. saat upacara pembukaan Lampung Fair 2019 di PKOR Way Halim, Bandar Lampung, Jumat (19/04/2019).